Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif

Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Solo – Kasus campak di Jawa Tengah mengalami peningkatan tajam sepanjang awal 2026, dengan total mencapai 1.720 kasus suspek yang tersebar di berbagai wilayah. Tiga kabupaten, yaitu Cilacap, Klaten, dan Pati, telah memenuhi kriteria kejadian luar biasa (KLB) secara epidemiologis, meskipun penetapan status resmi masih menunggu keputusan bupati masing-masing.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Heri Purnomo, menegaskan bahwa peningkatan tersebut memenuhi ambang batas KLB berdasarkan parameter epidemiologi. “Secara epidemiologi memang terjadi lonjakan kasus dan memenuhi kriteria, meski belum ditetapkan secara administratif,” ujar Heri pada akhir Maret lalu.

Peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius karena campak merupakan penyakit menular yang sangat cepat menyebar, terutama di kalangan anak-anak dengan cakupan imunisasi yang belum optimal. Faktor pasca-pandemi, seperti terganggunya program posyandu dan imunisasi rutin, diduga turut berkontribusi terhadap munculnya kantong-kantong kerentanan di masyarakat.

Di tengah situasi provinsi yang memprihatinkan, Kota Solo berhasil menjaga kondisi tetap terkendali. Wali Kota Surakarta Respati Ardi memastikan hingga kini belum ditemukan kasus campak positif di wilayahnya. “Alhamdulillah Surakarta masih terkontrol. Saya imbau seluruh masyarakat jangan takut vaksin, ini aman dan untuk kepentingan mencegah campak,” kata Respati saat ditemui di Loji Gandrung, Solo, Kamis (2/4/2026).

Respati menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam program imunisasi. Vaksin campak, menurutnya, dapat diakses dengan mudah melalui 17 puskesmas yang tersebar di Kota Solo serta fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Ia mempersilakan warga memanfaatkan layanan tersebut sebagai bentuk pencegahan dini.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo Retno Erawati Wulandari menambahkan, meskipun belum ada konfirmasi positif, pihaknya mendeteksi sekitar 50 kasus suspek campak yang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. “Kalau suspek itu belum tentu positif. Harus dipastikan dulu dengan pemeriksaan laboratorium,” jelas Retno.

Baca juga : Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Pengamanan Markas Jelang May Day: Antisipasi Ancaman untuk Jaga Stabilitas Keamanan

Mayoritas suspek berasal dari anak-anak yang datang ke fasilitas kesehatan maupun praktik dokter swasta. Gejala yang umum muncul meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, serta ruam merah pada kulit yang biasanya dimulai dari belakang telinga dan menyebar ke seluruh tubuh.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Solo Anom Yuliansyah menyatakan bahwa pihaknya terus memperketat langkah pencegahan melalui beberapa strategi simultan. Di antaranya adalah penguatan surveilans berbasis individu, di mana setiap kasus suspek akan menjalani penyelidikan epidemiologi, penanganan kasus, serta pengambilan spesimen untuk diagnosis pasti.

“Selain itu, kami gencarkan program imunisasi kejar atau catch-up campaign bagi balita dan anak yang dosisnya belum lengkap,” tambah Anom. Upaya komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) juga ditingkatkan, tidak hanya kepada masyarakat luas tetapi juga kepada tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan di seluruh kota.

Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa campak dapat menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, hingga ensefalitis jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, vaksinasi menjadi benteng utama pencegahan yang paling efektif dan aman.

Dengan situasi yang masih dinamis di tingkat provinsi, Dinas Kesehatan Kota Solo terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi untuk memantau perkembangan. Masyarakat diimbau segera membawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat jika menemukan gejala mencurigakan, serta memastikan jadwal imunisasi lengkap sesuai rekomendasi.

Pemerintah kota berharap kesadaran kolektif ini dapat mencegah penyebaran lebih luas, sehingga Solo tetap menjadi wilayah yang aman dari ancaman campak di tengah lonjakan kasus di Jawa Tengah.

Pewarta : Rendro P

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Pengamanan Markas Jelang May Day: Antisipasi Ancaman untuk Jaga Stabilitas Keamanan
Next: Bukittinggi Mengukir Jejak Diplomasi Global Jelang Satu Abad Jam Gadang

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by