Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Longsor Dahsyat Way Robok: Ancaman Ekologis di Balik Kerapuhan Infrastruktur Lampung Barat

Longsor Dahsyat Way Robok: Ancaman Ekologis di Balik Kerapuhan Infrastruktur Lampung Barat

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 bulan ago 4 minutes read
Longsor Dahsyat Way Robok
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Lampung Barat, 19 September 2025 – Di lereng hijau yang biasanya menjadi saksi bisu perjalanan harian warga, guyuran hujan deras Jumat sore ini justru membuka luka lama: longsor dahsyat yang menggerus badan jalan penghubung vital antara Pasar Liwa di Kecamatan Balikbukit dan Pekon Tanjung Raya di Kecamatan Sukau. Lokasi bencana, tepat di turunan Way Robok di bawah Perumahan Seranggas, bukan sekadar insiden alam biasa—ia menjadi peringatan mendesak tentang bagaimana perubahan iklim dan kurangnya adaptasi infrastruktur mengancam kehidupan masyarakat pedesaan Lampung Barat.

Hujan yang mengamuk sejak pukul 14.00 hingga 16.00 WIB tak hanya membasahi tanah, tapi juga merendam badan jalan dan menyusup ke pemukiman warga di sekitar. Air deras yang meluap membawa serta tanah gembur, meninggalkan parit longsor selebar separuh lebar jalan. “Ini seperti bumi yang marah, separuh badan jalan sudah lenyap, terbawa arus ke jurang di sisi kiri,” ungkap Marni, seorang pedagang sayur yang sering melintasi rute ini untuk menyuplai kebutuhan Tanjung Raya. Pengalamannya sebagai saksi mata menggambarkan kekacauan: kendaraan roda empat berjuang merayap, sementara truk besar roda enam terpaksa berhenti total, memaksa pengemudi mencari jalur alternatif yang berliku dan berbahaya.

Penyebabnya, menurut Marni, bukan hanya intensitas hujan yang ekstrem, tapi juga desain jalan yang rentan. “Konstruksi jalan menurun curam, ditambah jurang dalam di sisi kiri dari arah Pasar Liwa. Air hujan yang deras langsung mengalir deras ke jurang, menggerus fondasi tanah hingga amblas,” jelasnya dengan nada khawatir. Kisahnya mencerminkan realitas yang lebih luas di wilayah pegunungan Lampung Barat, di mana curah hujan tahunan yang meningkat—seperti dicatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) naik 15% dibandingkan dekade sebelumnya—sering kali bertabrakan dengan infrastruktur yang dibangun puluhan tahun lalu, tanpa mempertimbangkan dinamika erosi tanah vulkanik khas daerah ini.

Dalam perspektif yang lebih akademis, longsor Way Robok ini bukan fenomena terisolasi, melainkan manifestasi dari degradasi lingkungan yang dipercepat oleh aktivitas manusia. Penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2024 menyoroti bagaimana deforestasi di lereng Way Robok—akibat ekspansi perumahan seperti Seranggas—mengurangi daya serap air tanah hingga 30%, sehingga meningkatkan risiko longsor saat musim hujan. “Erosi ini seperti efek domino: hilangnya vegetasi akar membuat tanah longgar, hujan ekstrem menjadi pemicu, dan infrastruktur usang menjadi korban utama,” demikian analisis singkat dari Dr. Rina Susanti, pakar hidrologi dari Universitas Lampung, yang sering meneliti pola banjir di wilayah Sukau. Meski belum ada korban jiwa dilaporkan, dampak ekonomi sudah terasa: petani Tanjung Raya kesulitan mengirim hasil panen ke pasar, berpotensi merugikan hingga puluhan juta rupiah per hari, sementara anak sekolah terancam terlambat belajar akibat akses terputus.

Harapan Marni pun bergema di antara hembusan angin sore yang masih lembab: “Pemkab harus gerak cepat melalui BPBD dan Dinas PU. Perbaikan darurat esensial, atau longsor ini bisa membesar saat hujan berikutnya—air akan kembali mengalir ke parit longsor, memperlemah struktur lebih jauh.” Ia menekankan pentingnya bukan hanya tambal sulam, tapi intervensi holistik: penanaman vegetasi penahan erosi dan drainase modern yang bisa menyalurkan air tanpa menggerus tepi jalan.

Baca juga : Tragedi Bengawan Solo: Pria Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia

Respons pemerintah tampak sigap, meski masih dalam tahap awal. Mia Miranda, Pelaksana Harian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lampung Barat, membenarkan kejadian longsor di Way Robok. “Kami sudah menurunkan tim untuk memasang rambu peringatan dan police line, memastikan pengguna jalan waspada terhadap zona bahaya,” katanya saat dikonfirmasi via telepon. Miranda menjanjikan tinjauan mendalam: “Besok pagi, tim teknis akan melakukan survei detail, menghitung volume kerusakan, dan merancang penanganan sementara. Prioritas utama adalah membuka akses darurat sambil menyiapkan solusi jangka panjang, termasuk kajian geoteknik untuk mencegah rekurensi.”

Longsor Way Robok ini, di tengah musim hujan yang diprediksi BMKG berlanjut hingga Oktober, menjadi panggilan bagi kebijakan yang lebih adaptif. Bagi warga seperti Marni, ini bukan hanya soal jalan yang rusak, tapi masa depan komunitas yang bergantung pada harmoni antara alam dan pembangunan. Saat matahari terbenam di balik awan hitam, pertanyaan menggantung: akankah Lampung Barat belajar dari luka ini, atau longsor berikutnya akan datang lebih ganas? Hanya waktu—dan komitmen kita—yang akan menjawab.

Pewarta : IF

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Bengawan Solo: Pria Tenggelam Ditemukan Meninggal Dunia
Next: Kerusakan Dini pada Infrastruktur Jalan Sanggau-Sekadau: Analisis Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Teknis di Kawasan Semuntai

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 53 menit ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by