RI News. Jakarta – Sebuah ledakan mendadak mengguncang sebuah warung makan Tegal (warteg) di Jalan Manggarai Selatan II, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (31 Maret 2026) petang. Insiden tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka bakar ringan dan menimbulkan kerugian materi mencapai Rp230.280.000.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengkonfirmasi bahwa korban bernisial T (55) mengalami luka bakar ringan akibat peristiwa tersebut. “Satu orang terluka dengan inisial T berusia 55 tahun mengalami luka bakar ringan, sementara estimasi kerugian mencapai Rp230.280.000,” ujar Asril saat dihubungi Rabu (1 April 2026).
Menurut keterangan saksi yang merupakan tetangga korban, ledakan pertama kali terdengar sekitar pukul 19.00 WIB. Saksi tersebut langsung bergegas keluar dari area warteg sebagai langkah evakuasi diri. Namun, api dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera berupaya memadamkan api menggunakan ember berisi air sebelum tim pemadam kebakaran tiba. Sebanyak 120 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman awal dimulai pukul 19.53 WIB dan berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 21.00 WIB.
Warung yang terbakar tersebut merupakan warteg yang berlokasi tidak jauh dari SDN 09 Manggarai, menjadi titik acuan warga setempat. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan kebocoran gas atau korsleting listrik, meski belum ada pernyataan resmi yang menyimpulkan penyebab pasti.
Baca juga : Ancaman dari Hormuz ke Malaka: Pelabuhan Malaysia di Persimpangan Krisis Pelayaran Global
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran keselamatan di lingkungan usaha kecil menengah, khususnya warung makan yang kerap menggunakan peralatan gas dan instalasi listrik sederhana. Pihak Sudin Gulkarmat mengimbau kepada pemilik usaha sejenis untuk rutin memeriksa instalasi gas dan kelistrikan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Saat ini, korban telah mendapatkan perawatan medis dan kondisinya dilaporkan stabil. Polisi setempat bersama tim ahli masih mendalami kronologi kejadian untuk menentukan faktor pemicu ledakan yang menyebabkan kerugian cukup signifikan bagi pemilik warteg tersebut.
Pewarta : Yogi Hilmawan

