Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Lamongan Dorong Edukasi Perlindungan Anak Hingga Tingkat Desa

Lamongan Dorong Edukasi Perlindungan Anak Hingga Tingkat Desa

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 2 min read
Lamongan Dorong Edukasi Perlindungan Anak Hingga Tingkat Desa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News portal. Lamongan, Jawa Timur – Upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Lamongan kembali menjadi sorotan setelah munculnya kasus dugaan tindakan asusila terhadap dua balita di Kecamatan Tikung. Menanggapi hal ini, Ketua Komisi D DPRD Lamongan, Tulus Santoso, mendesak pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan edukasi perlindungan anak hingga ke tingkat desa.

“Edukasi soal perlindungan anak jangan hanya menyasar sekolah formal di perkotaan. Masyarakat desa, terutama para orang tua, juga harus memahami cara mencegah dan melindungi anak dari tindak kekerasan,” tegas Tulus, Kamis (17/7/2025).

Politisi Partai Golkar tersebut menilai kasus yang tengah ditangani Polres Lamongan merupakan peringatan keras bagi semua pihak. “Lingkungan yang aman bagi anak harus diciptakan, baik di rumah maupun masyarakat sekitar,” ujarnya. Ia mendorong agar sosialisasi tidak hanya dilakukan melalui jalur pendidikan formal, tetapi juga melalui komunitas desa seperti posyandu, pengajian, maupun forum RT, dengan melibatkan tokoh masyarakat dan kader perempuan sebagai penggerak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Lamongan, Umuronah, menyatakan bahwa pihaknya akan memperkuat kolaborasi lintas sektor. “Kami bersinergi dengan pemerintah desa, sekolah, perguruan tinggi, hingga organisasi perempuan dan keagamaan seperti Fatayat, Aisyiyah, dan Nasyiatul Aisyiyah. Edukasi dilakukan langsung ke masyarakat dan lembaga pendidikan,” ujarnya.

Selain edukasi, DP3A juga memberikan pendampingan psikologis kepada korban dan keluarga, serta mendorong pembentukan forum anak dan jejaring perlindungan anak terpadu di setiap desa. Berdasarkan data DP3A, sebanyak 20 kasus kekerasan seksual terhadap anak tercatat selama Januari–Juni 2025, sebagian besar terjadi di lingkungan terdekat korban.

Sebelumnya, Polres Lamongan menetapkan seorang pria berinisial WAS (46), warga Kecamatan Tikung, sebagai tersangka dugaan tindak asusila terhadap dua anak perempuan berusia 5 dan 3 tahun. Pelaku dijerat Pasal 82 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga : Surabaya Tingkatkan Daya Saing Investasi melalui Inovasi Layanan DPMPTSP

Kasus Lamongan menegaskan pentingnya strategi perlindungan anak berbasis komunitas. Pendekatan edukasi yang hanya mengandalkan sekolah formal terbukti kurang efektif menjangkau masyarakat pedesaan. Studi tentang perlindungan anak di daerah menunjukkan bahwa pencegahan kekerasan seksual memerlukan kombinasi edukasi, pengawasan, serta penguatan jejaring sosial berbasis kearifan lokal.

Dalam perspektif kebijakan publik, kolaborasi multisektor yang dilakukan DP3A sejalan dengan paradigma child-centered governance, yakni pelibatan lintas aktor, mulai dari pemerintah desa hingga organisasi keagamaan. Strategi ini juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya target 16.2: mengakhiri segala bentuk kekerasan terhadap anak.

Namun, efektivitas kebijakan ini bergantung pada konsistensi sosialisasi, pembiayaan, dan evaluasi program di tingkat akar rumput. Perlu adanya regulasi turunan di tingkat kabupaten berupa Peraturan Bupati (Perbup) tentang perlindungan anak berbasis desa, sehingga program edukasi tidak hanya bersifat ad hoc, melainkan terintegrasi dengan perencanaan pembangunan desa.

Pewarta : Wisnu

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Surabaya Tingkatkan Daya Saing Investasi melalui Inovasi Layanan DPMPTSP
Next: Trenggalek Tetapkan Aturan Penggunaan Sound System untuk Cegah Konflik Sosial

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 17 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.