Skip to content
11/02/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • KPK Luncurkan E-Learning Antikorupsi Massal: 5,85 Juta ASN Ditargetkan Bebas dari Korupsi Kecil-Kecilan

KPK Luncurkan E-Learning Antikorupsi Massal: 5,85 Juta ASN Ditargetkan Bebas dari Korupsi Kecil-Kecilan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
KPK Luncurkan E-Learning Antikorupsi Massal
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Yogyakarta, 8 Desember 2025 – Dalam momentum peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2025, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi meluncurkan program pendidikan daring (e-Learning) antikorupsi berskala nasional yang menargetkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) sebanyak 5,85 juta orang. Program ini dirancang khusus untuk membentuk budaya integritas sejak dini dan memutus rantai petty corruption atau korupsi kecil-kecilan yang selama ini sering dianggap sepele namun merusak sistem secara sistemik.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa pendekatan daring dipilih agar jangkauan pendidikan antikorupsi tidak lagi terbatas pada pelatihan tatap muka di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (ACLC) Jakarta. “Dengan e-Learning, semua ASN dari Sabang sampai Merauke, dari golongan terendah hingga pejabat eselon I, bisa mengakses materi kapan saja dan di mana saja. Materi mencakup pencegahan konflik kepentingan, penguatan integritas pribadi, gratifikasi, hingga mekanisme pelaporan dugaan korupsi,” ujar Setyo usai peluncuran di Yogyakarta, Senin (8/12).

Sebagai tahap percontohan hingga Januari 2026, KPK menggandeng 12 kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang mewakili beragam tipologi instansi pusat dan daerah. Ke-12 instansi tersebut adalah Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Banten, DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Pemerintah Kota Yogyakarta dan Kota Bandung.

Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana menjelaskan bahwa fase piloting ini krusial untuk menyempurnakan konten, mekanisme penyampaian, hingga sistem pelaporan hasil pembelajaran. “Februari 2026 kami lakukan evaluasi menyeluruh. Jika 12 instansi ini sudah berhasil—baik dari sisi partisipasi, pemahaman materi, maupun perubahan perilaku—maka tidak ada lagi ruang bagi kementerian atau pemda lain untuk menolak implementasi serentak,” tegas Wawan.

Ia menambahkan, program ini juga secara eksplisit menyasar pimpinan tinggi di semua jenjang. “Korupsi kecil sering kali terjadi karena pimpinan memberikan teladan yang salah atau membiarkan budaya ‘amplop’ dan ‘uang rokok’. Karena itu, modul khusus kepemimpinan berintegritas disiapkan bagi pejabat pembina kepegawaian hingga kepala daerah,” ungkapnya.

Pendekatan berbasis teknologi ini menjadi terobosan signifikan mengingat selama ini pendidikan antikorupsi KPK baru menjangkau kurang dari 500 ribu ASN melalui pelatihan tatap muka dan daring parsial sejak 2004. Dengan target 5,85 juta jiwa, program ini berpotensi menjadi kampanye pencegahan korupsi terbesar dalam sepanjang sejarah Indonesia.

Baca juga : Satu Tahun Memimpin Provinsi Termuda Indonesia: Elisa Kambu Laporkan Capaian Konkret Papua Barat Daya di Usia Ketiga

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Gadjah Mada, Dr. Agus Pramusinto, menilai langkah KPK sudah tepat waktu. “Petty corruption selama ini menjadi ‘pintu masuk’ korupsi besar. Jika 5,85 juta ASN benar-benar memahami dan menjalankan nilai integritas melalui e-Learning ini, dampaknya bukan hanya penghematan triliunan rupiah anggaran negara, tetapi juga pemulihan kepercayaan publik terhadap birokrasi,” katanya.

Hingga akhir 2025, KPK menargetkan setidaknya 1,5 juta ASN telah menyelesaikan seluruh modul wajib. Sertifikat kelulusan e-Learning antikorupsi ini rencananya akan menjadi salah satu syarat mutasi, promosi, dan pengisian jabatan bagi ASN mulai 2027 mendatang.

Dengan demikian, 2026 diproyeksikan menjadi tahun pertama Indonesia memiliki aparatur sipil negara yang secara massal dan terukur telah memperoleh vaksinasi perilaku antikorupsi berbasis digital.

Pewarta : Lee Anno

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Satu Tahun Memimpin Provinsi Termuda Indonesia: Elisa Kambu Laporkan Capaian Konkret Papua Barat Daya di Usia Ketiga
Next: ‘Wasiat Warisan’: Drama Keluarga Batak Toba yang Menggugat Makna Warisan di Tengah Danau Toba

Related Stories

Pasien Gangguan Jiwa Ditemukan Meninggal Setelah Hilang Tiga Hari
2 min read

Tragedi Tenggelam di Bengawan Solo: Pasien Gangguan Jiwa Ditemukan Meninggal Setelah Hilang Tiga Hari

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
KPK Bongkar Potensi Celah Baru Gratifikasi di Ranah Peradilan
3 min read

Modus Kamuflase Valuta Asing: KPK Bongkar Potensi Celah Baru Gratifikasi di Ranah Peradilan

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Lanal Yogyakarta Panen Kedelai Edamame di Lahan Pasir Bantul
2 min read

Lanal Yogyakarta Panen Kedelai Edamame di Lahan Pasir Bantul: Langkah Nyata Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Wewenang: Oknum Wali Nagari Diduga Jual Tanah Ulayat Air Haji Tanpa Persetujuan Masyarakat Adat
  2. Hermanto mengenai Pemerintah Nigeria Meluncurkan Operasi Militer Baru di Tengah Lonjakan Kekerasan: Serangan Mematikan di Kwara dan Pembebasan Puluhan Warga Kristen
  3. Sugeng Rudianto mengenai GAPSIDO Gelar Kopdar, Ajak Pemuda Jaga Kamtibmas Jelang Ramadhan
  4. Mayang Sari mengenai Aksi Keberanian Pelajar SMK Berujung Tragedi: Terseret Arus Banjir Saat Menolong Pengendara Motor
  5. Tukino gaul gaul mengenai Tim Marching Band SMPN 1 Padangsidimpuan Siap Pertahankan Gelar Juara Umum di Piala Sultan Deli

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Tragedi Tenggelam di Bengawan Solo: Pasien Gangguan Jiwa Ditemukan Meninggal Setelah Hilang Tiga Hari
  • Wapres Gibran: Produk Lokal Harus Jadi “Tuan Rumah” di Mal dan Ritel Modern Indonesia
  • Pemuda Trenggalek Menembus Panggung Global: Sembilan Talenta Terbaik Berangkat Kuliah Gratis ke Korea Selatan
  • Modus Kamuflase Valuta Asing: KPK Bongkar Potensi Celah Baru Gratifikasi di Ranah Peradilan
  • Indonesia Serap Rp58,8 Triliun Dana Hijau JETP-AZEC, Target 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru 2029
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.