Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin EDC di BRI, Wadirut BRI Kembali Diperiksa

KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin EDC di BRI, Wadirut BRI Kembali Diperiksa

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 2 min read
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin EDC di BRI
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 5 Juli 2025 — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi dalam proyek pengadaan mesin electronic data capture (EDC) di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pada Sabtu (5/7), KPK memeriksa Wakil Direktur Utama (Wadirut) BRI, Catur Budi Harto, untuk mendalami pengetahuannya terkait proses pengadaan teknologi perbankan bernilai triliunan rupiah tersebut.

“Ya benar ada pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Tentu didalami terkait dengan pengetahuannya dalam perkara dugaan korupsi pada pengadaan mesin EDC di BRI,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan tertulis.

Pemeriksaan ini berlangsung setelah KPK merampungkan serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya. Menurut keterangan resmi, penggeledahan dilakukan pada hari Selasa dan Rabu di lima rumah dan dua kantor, yang seluruhnya terhubung dengan penyidikan perkara tersebut.

“Penggeledahan ini untuk mendalami pembuktian dan menelusuri aliran dana dalam proyek pengadaan EDC di BRI,” lanjut Budi.

Dari hasil penggeledahan, tim penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan erat dengan tindak pidana korupsi. Di antaranya uang senilai Rp5,3 miliar yang sebelumnya tersimpan di rekening swasta dan kini telah dibekukan di rekening KPK. Selain itu, penyidik turut mengamankan bilyet deposito senilai Rp28 miliar, serta dokumen dan barang bukti elektronik lain yang relevan.

KPK juga telah menetapkan pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap Indra Utoyo, Direktur Utama Allobank, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi BRI. Pencegahan ini terkait posisinya di masa pengadaan mesin EDC yang diungkap menimbulkan potensi kerugian negara hingga Rp700 miliar.

“Benar,” kata Wakil Ketua KPK Fitroh Cahyanto saat dikonfirmasi pada Rabu (2/7), membenarkan status pencegahan Indra Utoyo oleh penyidik.

Baca juga : Kemenko Kumham Imipas Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Inklusif dan Berkeadilan

Berdasarkan catatan penyidik, nilai proyek pengadaan mesin EDC di BRI pada periode 2020 hingga 2024 mencapai sekitar Rp2,1 triliun. Proyek berskala nasional ini diklaim strategis dalam mendukung transformasi digital sistem pembayaran BRI, namun diduga sarat dengan praktik korupsi, termasuk dugaan pemberian fee ilegal kepada pihak tertentu.

Adapun proses hukum perkara ini telah beralih ke tahap penyidikan melalui surat perintah penyidikan (sprindik) umum. KPK menegaskan akan terus menelusuri dan mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, demi memastikan kerugian keuangan negara dapat dipulihkan.

Upaya pemberantasan korupsi di sektor perbankan strategis seperti BRI memiliki implikasi penting, tidak hanya bagi perlindungan aset negara, tetapi juga bagi kepercayaan publik terhadap layanan jasa keuangan nasional. Para ahli hukum tata negara menilai, kasus serupa menjadi pembelajaran agar pengadaan teknologi perbankan di masa mendatang dirancang dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan melekat.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kemenko Kumham Imipas Tegaskan Komitmen Tata Kelola Pemerintahan Inklusif dan Berkeadilan
Next: Gastrek Hutan Bhayangkara ke-79 di Lampung Timur: Sinergi Polri, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat dalam Merawat Kebersamaan

Related Stories

Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
2 min read

Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang
2 min read

Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang

Jurnalis RI News Portal Posted on 24 jam ago 0
Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.