Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Konflik Pedagang Lokal di Kawasan Industri Kendal: Pengusiran Berbasis Asal Daerah dan Upaya Mediasi Ormas

Konflik Pedagang Lokal di Kawasan Industri Kendal: Pengusiran Berbasis Asal Daerah dan Upaya Mediasi Ormas

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Pengusiran Berbasis Asal Daerah dan Upaya Mediasi Ormas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Kendal, 2 November 2025 – Dua pedagang perempuan skala kecil mendatangi kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sebuah organisasi masyarakat di Kabupaten Kendal pada awal pekan ini untuk melaporkan dugaan pengusiran yang dilakukan oleh oknum kelompok paguyuban di Kawasan Industri Kendal (KIK), Kecamatan Brangsong. Kasus ini menyoroti isu diskriminasi berbasis asal daerah yang berpotensi mengganggu harmoni sosial di wilayah industri strategis tersebut.

Kedua pedagang, yang enggan disebutkan identitasnya demi alasan keamanan, mengaku diusir dari lokasi berjualan karena dianggap bukan penduduk asli Brangsong. Mereka menyatakan bahwa tindakan tersebut menghambat mata pencaharian sehari-hari dan meminta perlindungan hukum dari organisasi masyarakat yang dikenal aktif membela kelompok rentan. Pengaduan ini menjadi pintu masuk bagi penelusuran lebih lanjut, mengungkap pola serupa yang dialami puluhan pedagang lain.

Tim satuan tugas organisasi tersebut segera melakukan verifikasi lapangan dan mendapati setidaknya 29 pedagang kecil lainnya menghadapi perlakuan identik. Para korban, yang mayoritas berjualan kebutuhan pokok seperti makanan ringan dan minuman di pinggir kawasan industri, menyatakan bahwa pengusiran dilakukan secara verbal dan fisik ringan, dengan alasan prioritas bagi warga lokal. “Kami hanya ingin mencari nafkah, tapi terus dianggap pendatang yang mengganggu,” ungkap salah satu pedagang yang ikut mengadukan nasibnya.

Respons cepat datang melalui proses mediasi yang melibatkan perwakilan paguyuban setempat serta Kasatuan Intelijen Kepolisian Resor Kendal. Dalam pertemuan yang berlangsung di lokasi kejadian, disepakati bahwa seluruh pedagang diperbolehkan kembali beroperasi tanpa syarat asal daerah. Kesepakatan ini mencerminkan prinsip inklusivitas ekonomi di kawasan industri yang seharusnya mendukung pertumbuhan bersama.

Namun, dinamika mediasi tidak sepenuhnya mulus. Salah satu anggota paguyuban melontarkan pernyataan provokatif yang memanaskan suasana, berpotensi memicu eskalasi. Ketegangan berhasil diredam setelah pimpinan organisasi masyarakat turun tangan secara langsung, menekankan dialog damai dan menghindari konfrontasi fisik. Pendekatan ini menunjukkan peran krusial aktor non-pemerintah dalam menyelesaikan konflik horizontal di tingkat lokal.

Agus Pajero, Ketua DPC organisasi masyarakat terkait, menekankan urgensi penyelesaian tanpa kekerasan. “Konflik seperti ini bisa membesar jika tidak ditangani secara bijak. Kami mendorong semua pihak untuk menahan emosi dan fokus pada solusi yang adil,” katanya. Ia进一步 menyerukan penguatan koordinasi antarlembaga, termasuk organisasi masyarakat, kelompok paguyuban, dan aparat keamanan, guna mencegah rekurensi di masa depan. Menurutnya, mekanisme ini esensial untuk menjaga ketertiban di KIK, yang menjadi pusat aktivitas ekonomi Kabupaten Kendal.

Baca juga : Pemdes Sugihan Resmikan Pasar Rakyat untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Kasus ini mengilustrasikan tantangan integrasi sosial di kawasan industri berkembang, di mana migrasi tenaga kerja sering memicu friksi antara penduduk asli dan pendatang. Pakar sosiologi dari universitas lokal yang enggan disebut namanya menyatakan bahwa diskriminasi berbasis etnis atau asal daerah dapat menghambat pembangunan inklusif, sebagaimana diamati dalam studi serupa di wilayah industri Jawa Tengah. “Perlunya regulasi yang jelas tentang hak berusaha bagi semua warga, tanpa memandang domisili, untuk mendukung stabilitas ekonomi,” ujarnya.

Pihak berwenang setempat belum memberikan pernyataan resmi, tetapi mediasi ini menjadi preseden positif bagi penanganan konflik serupa. Organisasi masyarakat berjanji akan terus memantau implementasi kesepakatan, memastikan para pedagang dapat berjualan tanpa ancaman. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya dialog lintas sektor dalam menjaga perdamaian di tengah dinamika pertumbuhan industri.

Pewarta : Miftahkul Ma’na

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemdes Sugihan Resmikan Pasar Rakyat untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Next: Barcelona Bangkit dari Bayang El Clasico: Tiga Gol ke Gawang Elche Kembalikan Harapan Juara

Related Stories

Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam

Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Jakarta Belajar dari Kopenhagen

Jakarta Belajar dari Kopenhagen: Menata Warisan Sejarah tanpa Kehilangan Jiwa Kota

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa

Profesionalisme Jurnalistik sebagai Pilar Pencerahan Bangsa: Pesan Ketua PWI di Tengah Tantangan Etika

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.