Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kerusakan Dini pada Infrastruktur Jalan Sanggau-Sekadau: Analisis Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Teknis di Kawasan Semuntai

Kerusakan Dini pada Infrastruktur Jalan Sanggau-Sekadau: Analisis Dugaan Ketidaksesuaian Spesifikasi Teknis di Kawasan Semuntai

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 2 min read
melawi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Sekadau, Kalimantan Barat – Proyek peningkatan jalan negara yang menghubungkan Kabupaten Sanggau dan Sekadau, khususnya di wilayah Semuntai, kini menjadi pusat perhatian masyarakat setempat akibat kerusakan prematur yang terjadi hanya dalam waktu sekitar satu tahun pasca-penyelesaian. Jalan yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas regional ini mengalami penurunan badan jalan secara signifikan, menyebabkan permukaan bergelombang dan berlubang di beberapa titik, yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas bagi pengendara, terutama mereka yang menggunakan kendaraan roda dua.

Dalam konteks pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat, proyek ini seharusnya menjadi contoh keberhasilan program pemerintah dalam memperkuat akses transportasi antar-kabupaten. Namun, kondisi saat ini menunjukkan gejala kegagalan struktural dini, di mana jalan terasa seperti “gelombang tsunami” saat dilalui, sebagaimana dirasakan oleh tim investigasi independen dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memantau langsung. Fenomena ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi ribuan pengguna jalan harian, termasuk petani dan pedagang yang bergantung pada rute ini untuk distribusi barang.

Dugaan utama yang muncul dari pengamatan lapangan adalah penggunaan material timbunan yang tidak memenuhi standar teknis. Secara spesifik, timbunan tanah yang digunakan diduga tidak sesuai dengan struktur geologi lokal, yang seharusnya menjadi prasyarat mutlak dalam perencanaan proyek infrastruktur sipil. Standar nasional, seperti yang diatur dalam Pedoman Teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menekankan bahwa timbunan harus memiliki komposisi yang stabil untuk mencegah penurunan akibat beban lalu lintas dan faktor lingkungan seperti curah hujan tinggi di wilayah tropis seperti Kalbar. Ketidaksesuaian ini diperkuat oleh adanya beberapa titik kerusakan tambahan, seperti retakan dan lubang yang mulai muncul di ruas-ruas lain, menandakan potensi masalah sistemik dalam pelaksanaan proyek secara keseluruhan.

Dampak dari kerusakan ini melampaui aspek teknis, menyentuh dimensi sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Di Sekadau Hilir dan sekitarnya, jalan rusak telah menghambat mobilitas, meningkatkan biaya transportasi, dan bahkan memperlambat distribusi barang kebutuhan pokok. Warga setempat, termasuk komunitas pedesaan, sering kali terpaksa mengambil rute alternatif yang lebih panjang, yang pada gilirannya memengaruhi produktivitas ekonomi regional. Dalam perspektif akademis, kasus ini mengilustrasikan tantangan klasik dalam manajemen proyek publik di Indonesia: ketidakcermatan dalam pengawasan kontraktor dan kurangnya integrasi data geoteknik dalam tahap desain.

Baca juga : Longsor Dahsyat Way Robok: Ancaman Ekologis di Balik Kerapuhan Infrastruktur Lampung Barat

Pihak berwenang, termasuk Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Kalbar, diharapkan segera melakukan investigasi mendalam untuk memverifikasi dugaan ini. Respons cepat tidak hanya diperlukan untuk perbaikan darurat, tetapi juga untuk mencegah preseden buruk dalam proyek infrastruktur masa depan. Masyarakat dan LSM terus mendesak transparansi, dengan harapan bahwa temuan ini dapat menjadi bahan evaluasi kebijakan nasional dalam pembangunan jalan berkelanjutan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari kontraktor atau instansi terkait mengenai langkah remediasi yang akan diambil.

Pewarta : Lisa Susanti

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Longsor Dahsyat Way Robok: Ancaman Ekologis di Balik Kerapuhan Infrastruktur Lampung Barat
Next: Dugaan Mangkraknya Proyek Perkuatan Tebing Sungai di Kapuas Hulu: Pembiaran Supervisi dan Kerugian Negara yang Terabaikan

Related Stories

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren
3 min read

Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
2 min read

Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
'raj 2026
2 min read

Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara pada Penutupan Libur Isra Mi’raj 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 15 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.