Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ungkap Kasus Penyanderaan Anggota Polri Saat Aksi May Day 2025 di Semarang

Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ungkap Kasus Penyanderaan Anggota Polri Saat Aksi May Day 2025 di Semarang

TEAM BUSER BERITA Posted on 11 bulan ago 3 min read
Kepolisian Resor Kota Besar Semarang Ungkap Kasus Penyanderaan Anggota Polri Saat Aksi May Day 2025 di Semarang
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Dalam negara hukum demokratis, hak menyampaikan pendapat di muka umum dijamin konstitusi, tetapi bukan tanpa batas. Ketika aksi turun ke jalan disertai kekerasan atau merampas hak orang lain, maka negara berhak hadir melalui instrumen hukum.”

RI News Portal. Semarang, 17 Mei 2025 – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus penyanderaan dan tindak kekerasan terhadap aparat penegak hukum yang terjadi saat aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2025. Peristiwa yang berlangsung di kawasan Jl. Imam Bardjo, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, ini memunculkan diskursus serius terkait batas antara hak menyampaikan pendapat di muka umum dan jaminan perlindungan terhadap aparat negara yang sedang menjalankan tugas konstitusionalnya.

Korban, Brigadir ERF (29), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), mengalami penyanderaan dan kekerasan fisik saat tengah mendokumentasikan aksi massa yang diduga telah merusak fasilitas umum di sekitar kawasan Bank Indonesia, Semarang. Berdasarkan keterangan korban kepada penyidik, ia mengalami pemukulan berulang di bagian kepala, dada, dan perut, serta penyiksaan berupa penyundutan rokok di punggung dan penyiraman cairan yang diduga thiner. Selain itu, korban juga mengalami intimidasi verbal untuk menghapus rekaman video dari perangkat komunikasi pribadinya.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahduddi, mengonfirmasi bahwa dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, yakni MRS (20) dan RSB (20), yang keduanya tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang. Keduanya dijerat dengan Pasal 333 ayat (1) KUHP tentang perampasan kemerdekaan dengan ancaman pidana penjara selama delapan tahun, serta Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang dengan ancaman pidana tujuh tahun penjara.

Polisi juga mengungkap bahwa proses penyidikan masih berlangsung terhadap beberapa terduga pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut, berdasarkan keterangan para tersangka dan bukti pendukung lainnya.

Peristiwa ini membuka ruang refleksi terhadap relasi antara kebebasan berekspresi dan prinsip supremasi hukum. Aksi demonstrasi merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh UUD 1945 Pasal 28E, namun hak tersebut tidak bersifat absolut dan dibatasi oleh hak orang lain serta ketertiban umum sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 28J UUD 1945. Dalam konteks ini, tindakan kekerasan dan penyanderaan terhadap aparat yang menjalankan tugas negara jelas merupakan pelanggaran hukum yang tidak dapat ditoleransi atas nama kebebasan berpendapat.

Baca juga : Kebijakan Penerimaan Murid Baru di Lampung: Menuju Sistem Pendidikan yang Inklusif dan Berkeadilan

Lebih jauh, tindakan penyiksaan terhadap aparat bukan hanya delik pidana konvensional, namun juga dapat dikaji dalam perspektif hak asasi manusia (HAM), terutama yang menyangkut larangan terhadap penyiksaan sebagaimana diatur dalam Konvensi Anti Penyiksaan (CAT) yang telah diratifikasi Indonesia melalui UU No. 5 Tahun 1998.

Keterlibatan mahasiswa dalam aksi yang berujung kekerasan ini memunculkan pertanyaan penting tentang arah gerakan mahasiswa kontemporer, serta urgensi pendidikan politik yang berbasis pada etika demokrasi dan non-kekerasan. Kejadian ini juga menantang pemerintah, aparat penegak hukum, serta institusi pendidikan tinggi untuk membina ruang dialog yang sehat antara negara dan masyarakat sipil.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan kembali dukungannya terhadap gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di Ankara pada Selasa (13/5). Erdogan mengatakan bahwa Turki tengah meningkatkan upaya diplomatiknya untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi.

Dalam pernyataannya, Kapolrestabes menegaskan komitmen aparat untuk menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas: “Siapa pun yang terlibat dalam penyanderaan anggota Polri akan diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.”

Kasus penyanderaan anggota Polri pada May Day 2025 di Semarang menjadi cerminan kompleksitas dinamika demokrasi di Indonesia. Penanganan hukum yang tegas, namun tetap menghormati prinsip due process of law, akan menjadi indikator penting dalam menjaga keseimbangan antara hak sipil dan ketertiban umum dalam negara hukum yang demokratis.

Pewarta : Nandang Bramantyo

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

TEAM BUSER BERITA

Author

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Kebijakan Penerimaan Murid Baru di Lampung: Menuju Sistem Pendidikan yang Inklusif dan Berkeadilan
Next: Indikasi Ketidakwajaran Anggaran Rumah Tangga di Setda Tapanuli Selatan Tahun 2022–2024, Dalam Waktu Dekat Aliansi LSM – Pers Akan Laporkan ke Tipidkor Polres Tapsel.

Related Stories

Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
2 min read

Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang
2 min read

Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban
3 min read

Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban: Jaringan Obat Terlarang yang Mengancam Generasi Muda Pekalongan Terbongkar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.