Skip to content
22/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kematian Aktivis Sharif Hadi: Dua Tersangka Ditangkap di India, Diplomasi Ekstradisi Mulai Berjalan

Kematian Aktivis Sharif Hadi: Dua Tersangka Ditangkap di India, Diplomasi Ekstradisi Mulai Berjalan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Kematian Aktivis Sharif Hadi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Dhaka, Bangladesh – Upaya penegakan hukum lintas batas mulai menunjukkan titik terang dalam kasus penembakan fatal terhadap Sharif Osman Hadi, aktivis politik dan pemimpin mahasiswa yang tewas pada Desember 2024. Dua warga negara Bangladesh yang diduga sebagai pelaku penembakan ditangkap oleh kepolisian India di wilayah perbatasan Bongaon, Distrik North 24 Parganas, Bengal Barat, pada akhir pekan lalu.

Faisal Karim Masud dan Alamgir Hossain ditangkap dalam operasi khusus yang dilakukan tim kepolisian setempat. Pengadilan di India langsung memerintahkan penahanan keduanya untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Penangkapan ini menjadi perkembangan signifikan setelah polisi Bangladesh sebelumnya menyatakan bahwa para pelaku diduga telah melintasi perbatasan dan bersembunyi di wilayah India.

Inspektur Jenderal Kepolisian Bangladesh, Mohammed Ali Hossain Fakir, mengonfirmasi bahwa Kementerian Luar Negeri sedang mengupayakan pemulangan kedua tersangka melalui mekanisme perjanjian ekstradisi yang telah ada antara kedua negara. “Proses diplomatik sudah berjalan. Kami berharap kerja sama yang baik dari pihak India agar kasus ini dapat diselesaikan secara hukum dan transparan,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (13/3/2026).

Sementara itu, Wakil Menteri Luar Negeri Bangladesh, Shama Obaed, menegaskan pentingnya akses konsuler sebagai langkah awal. “Akses konsuler diperlukan agar petugas kami dapat memverifikasi identitas kedua orang tersebut secara langsung. Setelah itu, proses ekstradisi dapat dilanjutkan sesuai prosedur bilateral,” katanya. Pemerintah Bangladesh saat ini masih menanti respons resmi dari New Delhi terkait permintaan tersebut.

Sharif Osman Hadi, yang dikenal sebagai juru bicara Inquilab Mancha—kelompok pemuda yang mengkampanyekan perubahan budaya dan politik pasca-penggulingan Sheikh Hasina—ditembak di Dhaka pada 12 Desember 2024. Ia sempat dirawat di Singapura, namun meninggal dunia enam hari kemudian, tepatnya 18 Desember.

Kematian Hadi langsung memicu gelombang protes nasional. Kerumunan massa di Dhaka bahkan menyerbu kantor dua surat kabar besar, mencerminkan tingginya emosi publik terhadap kasus ini. Pendukung Hadi secara terbuka menuding keterlibatan pihak eksternal serta lingkaran mantan perdana menteri yang telah berlindung di India sejak Agustus 2024. Di sisi lain, sebagian kalangan liberal menilai Hadi turut bertanggung jawab atas polarisasi karena gaya komunikasinya yang keras dan basis pendukungnya yang kuat di kalangan pemuda Islamis.

Baca juga : Keheningan di Selat Taiwan: Mengapa Pesawat Tempur Tiongkok Tiba-tiba ‘Menghilang’ dan Apa Artinya bagi Stabilitas Regional?

Penangkapan di Bongaon menambah dimensi baru pada narasi yang selama ini berkembang. Pihak kepolisian India menyatakan bahwa kedua tersangka sempat berlindung di daerah perbatasan dengan rencana kembali ke Bangladesh. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa motif dan jaringan di balik pembunuhan tersebut mungkin lebih kompleks dari sekadar konflik politik domestik.

Sementara proses hukum dan diplomasi berjalan, kasus Sharif Osman Hadi tetap menjadi salah satu ujian terberat bagi hubungan Bangladesh-India pasca-pergantian kekuasaan 2024. Bagi banyak pengamat, penyelesaian kasus ini tidak hanya menyangkut keadilan bagi korban, tetapi juga menjadi indikator sejauh mana kedua negara mampu menangani isu sensitif lintas batas di tengah ketegangan politik yang masih membara.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Keheningan di Selat Taiwan: Mengapa Pesawat Tempur Tiongkok Tiba-tiba ‘Menghilang’ dan Apa Artinya bagi Stabilitas Regional?
Next: Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Mengalir: Ribuan Kendaraan Memasuki Jawa Tengah di Hari Pertama Operasi Ketupat Candi

Related Stories

Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Gencatan Senjata Rapuh: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Puluhan Warga Pasca-Kesepakatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Persimpangan Sejarah yang Mengguncang Persahabatan Polandia-Ukraina

Persimpangan Sejarah yang Mengguncang Persahabatan Polandia-Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Serangan Rusia Terus Meluluhlantakkan Kota-Kota Ukraina

Serangan Rusia Terus Meluluhlantakkan Kota-Kota Ukraina: Korban Sipil Tak Berhenti Berjatuhan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Festival Bakcang Singkawang: Ribuan Bakcang dan Es Kacang Hijau Gratis Pererat Kebersamaan Budaya
  • Veda Ega Pratama Rayakan Perjuangan Heroik dari Posisi ke-20 hingga Finis Kelima di Moto3 GP Ceko 2026
  • Surabaya Fashion Festival 2026: Catwalk Raksasa Jalan Tunjungan yang Menggerakkan Ekonomi Kreatif Kota Pahlawan
  • Sahabat Anggur 1 Dominasi Putri Krora, Melaju Gagah ke Perempat Final Idul Adha Cup
  • Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pembukaan Mandiri Jogja Marathon 2026: Olahraga yang Menyatukan Semangat dan Pariwisata Budaya
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .