Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kelayakan Pengiriman Rudal Tomahawk AS ke Ukraina: Tantangan Logistik dan Implikasi Strategis

Kelayakan Pengiriman Rudal Tomahawk AS ke Ukraina: Tantangan Logistik dan Implikasi Strategis

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 min read
Kelayakan Pengiriman Rudal Tomahawk AS ke Ukraina
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta 3 Oktober 2025 – Dalam perkembangan terbaru perang Ukraina-Rusia, keinginan Pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memasok rudal jelajah jarak jauh Tomahawk ke Kyiv tampaknya menghadapi hambatan signifikan akibat keterbatasan persediaan milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Seorang pejabat AS dan tiga sumber yang mengetahui pelatihan serta distribusi rudal tersebut menyatakan bahwa stok saat ini telah dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan operasional militer AS, termasuk misi di wilayah konflik lain seperti Laut Merah. Rudal Tomahawk, dengan jangkauan hingga 2.500 kilometer, sering dimanfaatkan untuk serangan presisi terhadap target darat, tetapi pejabat tersebut menegaskan tidak ada kekurangan senjata utama ini secara keseluruhan—hanya prioritas alokasi yang membuat pengiriman ke Ukraina tidak realistis.

Pernyataan Wakil Presiden JD Vance pada akhir pekan lalu menimbulkan spekulasi luas, di mana ia mengonfirmasi bahwa Washington sedang mengevaluasi permintaan Ukraina untuk rudal ini, yang berpotensi menimbulkan gangguan besar di wilayah Rusia, termasuk ibu kota Moskow. Namun, sumber-sumber internal mempertanyakan kelayakan teknis dan logistik, menyarankan alternatif seperti senjata jarak pendek atau memungkinkan sekutu Eropa membeli rudal jarak jauh lain untuk diteruskan ke Kyiv. “Tomahawk sepertinya tidak akan terjadi,” kata pejabat AS, meskipun AS terbuka terhadap mekanisme pembelian melalui mitra NATO.

Dokumen anggaran Pentagon mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS, sebagai pengguna utama, telah mengakuisisi 8.959 rudal Tomahawk dengan harga rata-rata 1,3 juta dolar AS per unit. Meskipun produksi berlanjut, tingkat pengadaan tahunan yang rendah—seperti hanya 22 unit yang direncanakan untuk tahun fiskal 2025—menunjukkan tantangan dalam menjaga stok di tengah penggunaan intensif di berbagai teater operasi. Pengiriman ke Ukraina berisiko mengurangi kemampuan respons AS terhadap ancaman global, termasuk potensi konflik di Indo-Pasifik atau Timur Tengah.

Perubahan sikap Trump terhadap konflik Ukraina dalam beberapa pekan terakhir menjadi konteks penting. Awalnya skeptis, presiden kini mengisyaratkan bahwa Kyiv bisa merebut kembali seluruh wilayah yang diduduki Rusia, menyebut militer Rusia sebagai “harimau kertas” yang gagal mencapai tujuan strategisnya. Retorika ini mencerminkan frustrasi atas kegagalan negosiasi damai, di mana Trump sebelumnya menjanjikan penyelesaian cepat namun kini mendorong dukungan Eropa yang lebih besar. Salah satu manifestasi konkret adalah keputusan AS untuk berbagi intelijen dengan Ukraina mengenai target infrastruktur energi Rusia jarak jauh, seperti kilang minyak dan pipa gas, yang bertujuan melemahkan pendanaan perang Moskow melalui ekspor energi.

Baca juga : Bali Gubernur dan Wamen Bahas Solusi Perumahan dan Mitigasi Bencana Pasca-Banjir

Langkah intelijen ini, yang disetujui Trump baru-baru ini, memungkinkan Ukraina menargetkan aset strategis yang saat ini berada di luar jangkauan rudal konvensionalnya, termasuk pangkalan militer, pusat logistik, dan bandara. Meskipun Kremlinus menyatakan bahwa dukungan semacam ini sudah rutin dari NATO, Moskow memperingatkan eskalasi jika Tomahawk disetujui, dengan juru bicara Dmitry Peskov menyebutnya sebagai “ronde ketegangan baru” yang memerlukan respons “yang sesuai.” Rusia, yang mengandalkan ekspor energi sebagai sumber utama pendanaan militer, telah merespons dengan serangan balik terhadap infrastruktur Ukraina, memperburuk siklus balas dendam.

Secara strategis, pasokan Tomahawk bisa merevolusi kemampuan Ukraina dengan memungkinkan serangan presisi ke kedalaman Rusia, tetapi risiko geopolitiknya tinggi. Analis menilai bahwa prioritas AS untuk menjaga stok rudal bagi keamanan nasionalnya sendiri lebih mendominasi, sementara opsi melalui sekutu Eropa—seperti program Prioritized Ukraine Requirements List (PURL)—bisa menjadi jalan tengah tanpa menguras persediaan langsung. Trump, yang sempat menolak permintaan serupa di masa lalu, kini tampak mendorong tekanan ekonomi terhadap Rusia melalui sanksi tambahan terhadap pembeli minyak seperti India dan Turki.

Sementara itu, Ukraina terus mengembangkan rudal domestik seperti Flamingo, meskipun produksinya terbatas. Keputusan akhir Trump mengenai Tomahawk tetap menjadi ujian bagi komitmen “America First” versus dukungan sekutu, di tengah kekhawatiran eskalasi yang bisa menyeret NATO lebih dalam ke konflik. Pengamat internasional menunggu langkah selanjutnya, yang berpotensi mengubah dinamika perang yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun ini.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bali Gubernur dan Wamen Bahas Solusi Perumahan dan Mitigasi Bencana Pasca-Banjir
Next: KPU Tapanuli Selatan Tetapkan 225.230 Pemilih dalam Rapat Pleno PDPB Triwulan III 2025

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.