Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Olah Raga
  • Kekalahan Dramatis AS Roma di Coppa Italia: Taktis dan Implikasi Strategis

Kekalahan Dramatis AS Roma di Coppa Italia: Taktis dan Implikasi Strategis

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 4 minutes read
Kekalahan Dramatis AS Roma di Coppa Italia
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Di tengah musim kompetitif Serie A 2025/26, AS Roma mengalami pukulan telak dengan tersingkirnya mereka dari Coppa Italia di babak 16 besar. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico pada Rabu dini hari waktu Indonesia bagian barat ini berakhir dengan kekalahan 2-3 atas Torino, menandai akhir prematur dari perjalanan I Lupi di turnamen piala domestik tersebut. Kekalahan ini tidak hanya menyoroti kerentanan defensif Roma, tetapi juga menggarisbawahi dinamika permainan yang semakin kompetitif di level piala Italia, di mana tim-tim underdog seperti Torino mampu mengeksploitasi celah taktis lawan.

Pertandingan ini merupakan debut Roma di Coppa Italia musim ini, sementara Torino datang dengan momentum positif setelah sukses menyingkirkan Modena dan Pisa di babak sebelumnya. Bermain di kandang sendiri, Roma diharapkan mendominasi, tetapi justru tampil di bawah tekanan sejak awal. Analisis pertandingan menunjukkan bahwa formasi 3-4-2-1 yang diterapkan pelatih Roma gagal memberikan keseimbangan antara serangan dan pertahanan, terutama di lini belakang yang sering kali terlalu maju, meninggalkan ruang bagi serangan balik lawan.

Gol pembuka Torino datang pada menit ke-35 melalui Che Adams, yang memanfaatkan kesalahan koordinasi di pertahanan Roma. Pemain asal Skotlandia itu menyelesaikan umpan dengan tenang, mengubah skor menjadi 0-1. Ini menjadi indikasi awal dari masalah struktural Roma, di mana bek-bek mereka seperti Ziolkowski dan Ghilardi kesulitan mengantisipasi pergerakan cepat penyerang Torino. Roma baru mampu menyamakan kedudukan di awal babak kedua, tepatnya menit ke-48, berkat aksi individu Mario Hermoso. Bek Spanyol itu maju ke depan dan melepaskan tembakan mendatar yang tak terbendung oleh kiper Torino, membuat skor 1-1. Gol ini menunjukkan potensi Roma dalam memanfaatkan set-piece dan serangan dari belakang, sebuah elemen yang sering menjadi senjata andalan mereka di kompetisi liga.

Namun, keunggulan sementara itu cepat sirna. Hanya empat menit kemudian, pada menit ke-52, Che Adams kembali mencetak gol keduanya, kali ini menyambar umpan terobosan akurat dari Nikola Vlasic. Gol ini menggarisbawahi kekuatan Torino dalam transisi cepat, di mana gelandang seperti Ilkhan dan Gineitis mampu mengontrol tempo permainan dan memberikan suplai bola ke lini depan. Skor 1-2 membuat Roma semakin terdesak, memaksa mereka untuk lebih agresif menyerang, yang justru membuka ruang bagi Torino.

Baca juga : Pemilu Uganda 2026: Kekuasaan Lama versus Aspirasi Generasi Muda di Tengah Tantangan Demokrasi

Upaya Roma untuk bangkit terlihat pada menit ke-81, ketika pemain muda Antonio Arena mencetak gol penyama melalui sundulan setelah menyambut umpan silang dari Wesley. Gol ini tidak hanya menjaga asa tuan rumah, tetapi juga menyoroti peran pemain akademi dalam skuad Roma, yang semakin diandalkan di tengah rotasi pemain akibat jadwal padat. Namun, dramatisasi mencapai puncaknya di menit-menit akhir. Pada menit ke-90, dari situasi sepak pojok, Ermirkhan Ilkhan memanfaatkan bola liar akibat penangkapan tidak sempurna oleh kiper Roma, Mile Svilar, untuk mencetak gol penentu. Skor akhir 2-3 memastikan kemenangan Torino, yang kini melaju ke perempat final untuk menghadapi Inter Milan.

Dari perspektif akademis, kekalahan ini mengilustrasikan tantangan taktis yang dihadapi Roma di bawah manajemen saat ini. Susunan pemain Roma—dengan Svilar di gawang, diikuti Celik, Ziolkowski, Ghilardi di belakang; Rensch, Cristante, Pisilli, Wesley di tengah; serta Soule, El Shaarawy, dan Bailey di depan—menunjukkan ketergantungan pada kreativitas individu daripada kolektivitas tim. Sebaliknya, Torino dengan Paleari sebagai kiper; Tameze, Ismajli, Coco di pertahanan; Lazaro, Ilkhan, Gineitis, Vlasic, Aboukhlal di lini tengah; serta Simeone dan Adams di serangan—menerapkan pendekatan lebih disiplin, fokus pada counter-attack yang efektif.

Implikasi jangka panjang dari hasil ini patut dicermati. Bagi Roma, tersingkirnya dari Coppa Italia berarti hilangnya peluang untuk meraih trofi alternatif di musim yang penuh tekanan, terutama dengan persaingan ketat di Serie A dan kompetisi Eropa. Ini bisa memengaruhi moral tim dan memaksa evaluasi strategi, mungkin dengan penambahan kedalaman skuad di jendela transfer mendatang. Sementara itu, kemenangan Torino memperkuat narasi tentang demokratisasi kompetisi piala, di mana tim menengah mampu menantang raksasa melalui persiapan matang dan eksekusi presisi.

Secara keseluruhan, pertandingan ini bukan sekadar kekalahan, melainkan pelajaran berharga tentang adaptasi taktis di sepak bola modern. Roma perlu merefleksikan performa mereka untuk menghindari kegagalan serupa di kompetisi lain, sementara Torino membuktikan bahwa ketekunan dan opportunisme bisa mengubah nasib di lapangan.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pemilu Uganda 2026: Kekuasaan Lama versus Aspirasi Generasi Muda di Tengah Tantangan Demokrasi
Next: Pelanggaran Israel terhadap Resolusi PBB di Lebanon Selatan Memicu Kekhawatiran Stabilitas Regional

Related Stories

Harry Kane Cetak Gol Sundulan

Harry Kane Cetak Gol Sundulan, Inggris Menang Tipis atas Selandia Baru di Laga Pemanasan Piala Dunia 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Anis Hadj Moussa Cetak Gol Penyelamat

Anis Hadj Moussa Cetak Gol Penyelamat, Aljazair Tumbangkan Belanda 1-0 di De Kuip

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Pio Esposito Cetak Gol Tunggal

Pio Esposito Cetak Gol Tunggal, Italia Tundukkan Luksemburg di Laga Uji Coba

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Trump Menggoyang Selat Taiwan: Siap Telepon Lai Ching-te Meski Beijing Murka
  • Pelanggaran Gencatan Senjata: Serangan Israel di Lebanon Selatan Tewaskan Perwira Tinggi Militer Lebanon
  • Leo XIV di Spanyol: Paus Amerika yang Menyuarakan Perdamaian di Tengah Badai Polarisasi Eropa
  • Desta, Vino, dan Tora Hidupkan Kembali Semangat Persahabatan Warkop DKI di Layar Lebar
  • Harry Kane Cetak Gol Sundulan, Inggris Menang Tipis atas Selandia Baru di Laga Pemanasan Piala Dunia 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.