Skip to content
21/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Insiden Penguncian Radar di Langit Okinawa: Eskalasi Baru Ketegangan Jepang–China di Laut China Timur

Insiden Penguncian Radar di Langit Okinawa: Eskalasi Baru Ketegangan Jepang–China di Laut China Timur

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Insiden Penguncian Radar di Langit Okinawa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tokyo – Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan bahwa dua jet tempur J-15 milik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) telah dua kali melakukan tindakan “penguncian radar senjata” (fire-control radar illumination) terhadap pesawat tempur F-15J Pasukan Bela Diri Udara Jepang (ASDF) di wilayah udara internasional tenggara Okinawa pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Insiden pertama berlangsung selama tiga menit antara pukul 16.32–16.35 waktu Jepang (14.32–14.35 WIB), ketika sebuah J-15 yang lepas landas dari kapal induk Liaoning mengarahkan radar pengendali tembaknya ke F-15J yang sedang melakukan prosedur intercept standar untuk mencegah pendekatan ke Ruang Informasi Penerbangan (FIR) Jepang. Insiden kedua terjadi pada rentang waktu yang lebih panjang, pukul 18.37–19.08 waktu Jepang, melibatkan J-15 lain yang kembali mengunci radar pada F-15J berbeda di koordinat yang sama.

Kementerian Pertahanan Jepang menegaskan bahwa tidak ada kerusakan pada pesawat maupun cedera pada awak, namun menilai tindakan tersebut “sangat berbahaya, dapat memicu kecelakaan udara, dan jelas melanggar norma keselamatan penerbangan internasional.” Tokyo menyatakan telah menyampaikan protes diplomatik keras melalui saluran militer dan diplomatik serta menuntut Beijing mencegah pengulangan.

Penguncian radar senjata – berbeda dengan radar pencarian biasa – merupakan langkah terakhir sebelum penembakan misil udara-ke-udara dan dalam protokol militer internasional dianggap sebagai tindakan yang setara dengan ancaman penggunaan kekuatan.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, dalam pidato kebijakan luar negeri pertamanya di hadapan Diet pada 3 Desember 2025, menyatakan bahwa “serangan bersenjata Republik Rakyat China terhadap Taiwan akan menciptakan situasi darurat yang mengancam kelangsungan hidup Jepang.” Pernyataan tersebut merupakan formulasi paling tegas dari pemerintahan Takaichi yang menempatkan skenario konflik Taiwan sebagai “ancaman eksistensial” bagi Jepang, sehingga membenarkan respons kolektif bersama Amerika Serikat berdasarkan Pedoman Pertahanan Jepang–AS 2015 dan legislasi keamanan 2015–2022.

Beijing mengecam pernyataan Takaichi sebagai “campur tangan kasar dalam urusan dalam negeri China” dan “mendukung separatisme Taiwan.” Pada 5 Desember 2025, Kementerian Luar Negeri China memanggil Duta Besar Jepang Kenji Kanasugi untuk menyampaikan protes resmi.

Baca juga : Mesir Desak Penempatan Pasukan Pemantau Internasional Segera di “Garis Kuning” Gaza

Kementerian Pertahanan China belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diturunkan, namun sumber di Beijing yang mengetahui isu tersebut menyebut aktivitas PLAN di Laut China Timur sebagai “patroli rutin kedaulatan” dan menuduh pesawat Jepangkatan Jepang melakukan “pendekatan berbahaya” terhadap formasi kapal induk Liaoning.

Profesor Emeritus Universitas Pertahanan Nasional Jepang, Satoshi Morimoto, menilai insiden ini sebagai “eskalasi paling serius sejak insiden radar 2013” di mana kapal perang China juga pernah mengunci radar ke kapal Jepang di dekat Kepulauan Senkaku/Diaoyu. “Penggunaan radar senjata oleh pesawat tempur terhadap pesawat tempur lain di wilayah udara internasional merupakan pelanggaran berat terhadap Code for Unplanned Encounters at Sea (CUES) dan standar ICAO,” ujar Morimoto.

Sementara itu, peneliti senior Institut Studi Maritim China di Universitas Ocean Hainan, Dr. Hu Bo, berpendapat bahwa “Jepang sengaja memperbesar insiden untuk membenarkan peningkatan postur militernya di Kepulauan Nansei dan memperkuat narasi ancaman China menjelang revisi National Security Strategy 2026.”

Insiden ini mempertegas pola baru di mana Laut China Timur dan perairan sekitar Taiwan semakin menjadi arena konfrontasi langsung antara aset militer China dan Jepang–AS. Kehadiran kapal induk Liaoning beserta kelompok tempurnya di Pasifik Barat sejak akhir November 2025 – termasuk latihan pendaratan malam hari – menunjukkan upaya Beijing memperluas jangkauan operasional Angkatan Lautnya hingga mendekati garis pertahanan pertama Jepang.

Di sisi lain, Pasukan Bela Diri Jepang telah meningkatkan frekuensi scramble pesawat tempur di wilayah barat daya menjadi rata-rata 70 kali per bulan sepanjang 2025, mayoritas merespons pesawat China.

Dengan tensi politik yang terus meningkat pasca-pernyataan PM Takaichi, para pengamat memperingatkan risiko salah kalkulasi di udara atau laut kini berada pada titik tertinggi sejak normalisasi hubungan Jepang–China tahun 1972.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mesir Desak Penempatan Pasukan Pemantau Internasional Segera di “Garis Kuning” Gaza
Next: Indonesia dan Tujuh Negara Arab-Islam Serukan Penolakan Tegas Pengusiran Paksa Warga Gaza

Related Stories

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv
3 min read

Kontroversi Kepolisian di Tengah Tragedi Kyiv: Pelarian Dua Petugas Soroti Celah Respons Darurat di Ukraina

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali
3 min read

Korea Utara Uji Rudal Berhulu Ledak Bom Kluster untuk Kedua Kali: Sinyal Eskalasi di Tengah Peluang Diplomasi dengan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global
3 min read

Ketegangan di Selat Hormuz: Penyitaan Kapal Iran oleh AS Mengancam Gencatan Senjata dan Pasokan Energi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Respons Sigap Polres Mitra Redam Konflik Antar Kelompok di Belang: Masyarakat Akui Keamanan Kembali Terjaga
  • Prajurit Kodim 0730/Gunungkidul Dibekali “Hukum sebagai Panglima” di Tengah Era Digital
  • Kecelakaan Beruntun di Pantura Pemalang: Truk Trailer Pengangkut Pakan Ayam Tabrak Truk Colt Diesel Saat Hendak Masuk SPBU
  • Damai di Tengah Hutan: Bhabinkamtibmas Padangsidimpuan Selesaikan Dugaan Pencurian Kayu Lewat Mediasi Kekeluargaan
  • Berantas Narkoba hingga ke Pelosok Desa: Polres Tapsel Ungkap Jaringan Sabu di Warung Doorsmeer Paluta
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.