Skip to content
04/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Indonesia Serap Rp58,8 Triliun Dana Hijau JETP-AZEC, Target 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru 2029

Indonesia Serap Rp58,8 Triliun Dana Hijau JETP-AZEC, Target 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru 2029

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Juta Lapangan Kerja Baru 2029
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta – Indonesia telah berhasil memanfaatkan dana sebesar 3,5 miliar dolar AS (setara Rp58,79 triliun dengan kurs Rp16.799 per dolar AS) dari dua inisiatif internasional utama untuk mempercepat pengembangan ekonomi hijau nasional. Angka tersebut mencakup realisasi pendanaan dari Just Energy Transition Partnership (JETP) dan Asia Zero Emission Community (AZEC) hingga saat ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa total komitmen pembiayaan hijau melalui JETP untuk Indonesia mencapai 21,4 miliar dolar AS (Rp359,49 triliun), sementara AZEC menyumbang alokasi khusus senilai 500 juta dolar AS (Rp8,39 triliun). “Percepatan kedua program ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam mewujudkan ekonomi hijau dan proses dekarbonisasi secara bertahap,” ujar Airlangga dalam pernyataannya di Jakarta, Selasa lalu.

Dari keseluruhan komitmen JETP yang telah meningkat secara signifikan meskipun ada penyesuaian dari beberapa mitra internasional, pemerintah telah menyalurkan dan memanfaatkan hampir 3,5 miliar dolar AS secara kumulatif dari kedua skema tersebut. Langkah ini menjadi bagian integral dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sambil mempertahankan pertumbuhan ekonomi.

Selain mengandalkan dukungan internasional, pemerintah juga mengalokasikan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp404,2 triliun (sekitar 23,95 miliar dolar AS) khusus untuk memperkuat ketahanan energi, termasuk melalui pengembangan sektor hijau. Beberapa proyek strategis sedang diprioritaskan, di antaranya Green Energy Corridor Sulawesi (GECS) yang difokuskan pada pembangunan jaringan transmisi hijau untuk menghubungkan sumber energi terbarukan, serta Green Bond Development Facility (GBDF) yang didukung langsung oleh fasilitas JETP.

Indonesia juga sedang memaksimalkan potensi energi baru terbarukan (EBT) yang mencapai 3.686 gigawatt (GW). Potensi ini akan dimanfaatkan untuk membangun green supergrid sepanjang 70 kilometer guna mendistribusikan listrik bersih secara lebih efisien ke berbagai wilayah.

Melalui entitas Danantara Indonesia, pemerintah berencana memulai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau waste-to-energy pada Maret 2026, sebagai upaya mengintegrasikan pengelolaan limbah dengan produksi energi berkelanjutan.

Baca juga : Jawa Timur Raih Posisi Runner-up Nasional dalam Partisipasi Cek Kesehatan Gratis

Di sektor industri, hilirisasi baterai kendaraan listrik dan panel surya terus digenjot, disertai pengembangan bahan bakar nabati mulai dari B40 hingga B50, Sustainable Aviation Fuels (SAF), hidrogen hijau, ammonia hijau, serta penerapan teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS/CCUS). Berbagai inisiatif ini diharapkan menciptakan hingga 4,4 juta lapangan kerja baru sampai tahun 2029, didukung oleh program magang dan peningkatan keterampilan tenaga kerja hijau.

Airlangga menegaskan bahwa ketahanan energi menjadi prioritas utama nasional, sejalan dengan penguatan ketahanan pangan. “Pemerintah terus berkomitmen untuk menyeimbangkan transisi energi yang adil dengan pertumbuhan inklusif, demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan kombinasi pendanaan internasional, alokasi domestik, dan proyek-proyek konkret, Indonesia menunjukkan langkah progresif menuju ekonomi rendah karbon yang tetap kompetitif di tingkat global.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Jawa Timur Raih Posisi Runner-up Nasional dalam Partisipasi Cek Kesehatan Gratis
Next: Modus Kamuflase Valuta Asing: KPK Bongkar Potensi Celah Baru Gratifikasi di Ranah Peradilan

Related Stories

Isu Pengambilalihan Hanya Bayangan Lama
2 min read

Jokowi Tegaskan Batasan: Urusan PDIP Tetap Internal, Isu Pengambilalihan Hanya Bayangan Lama

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Silaturahmi Lebaran di Tengah Dinamika Nasional
2 min read

Silaturahmi Lebaran di Tengah Dinamika Nasional: Seskab Teddy Indra Wijaya Bahas Perkembangan Terkini dengan Wapres Gibran

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Erick Thohir Segarkan Kemenpora
3 min read

Erick Thohir Segarkan Kemenpora: 34 Persen Perempuan dan 13 Persen Pemimpin Muda Pimpin Transformasi Birokrasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Indonesia Bidik Gastronomi Jepang sebagai Pilar Pariwisata Masa Depan: Kolaborasi Strategis Menuju 60 Juta Wisatawan Mancanegara
  2. Hani I mengenai Babak Penentuan Dramatis Kasus VCS Bupati Limapuluh Kota: Polda Sumbar Siapkan Gelar Perkara Tanpa Restorative Justice
  3. Adi Tanjoeng mengenai Debat Sengit Data Bantuan Banjir Mengguncang Paripurna LKPJ Wali Kota Padangsidimpuan
  4. Mayang Sari mengenai Posbakum di Akar Rumput: Wujud Nyata Reformasi Hukum Prabowo untuk Keadilan Bagi Semua Lapisan Masyarakat
  5. Sammy Sandinata mengenai KSAL Laksamana Muhammad Ali Lepas KRI Bima Suci: Diplomasi Laut yang Menempa Generasi Pelaut Global

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Jumat Agung 2026 di Wonogiri: Ribuan Jemaat Beribadah dalam Suasana Aman dan Khusyuk Berkat Pengamanan Ketat Polres
  • Bukittinggi Mengukir Jejak Diplomasi Global Jelang Satu Abad Jam Gadang
  • Lonjakan Campak di Jawa Tengah Mengkhawatirkan, Solo Tetap Waspada Tanpa Kasus Positif
  • Polres Lampung Barat Gelar Simulasi Pengamanan Markas Jelang May Day: Antisipasi Ancaman untuk Jaga Stabilitas Keamanan
  • Perkembangan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kecamatan Jatisrono, Wonogiri
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.