Skip to content
24/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Hassan Wirajuda: Tanpa Kepercayaan Pihak Bertikai, Eks Menlu Ungkap Mengapa Indonesia Belum Siap Jadi Penengah Konflik Timur Tengah

Hassan Wirajuda: Tanpa Kepercayaan Pihak Bertikai, Eks Menlu Ungkap Mengapa Indonesia Belum Siap Jadi Penengah Konflik Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 bulan ago 3 minutes read
Eks Menlu Ungkap Mengapa Indonesia Belum Siap Jadi Penengah Konflik Timur Tengah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah yang melibatkan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai aktor diplomatik yang berupaya meredam ketegangan global. Namun, peluang Jakarta untuk berperan sebagai mediator dinilai masih bergantung pada penerimaan penuh dari semua pihak yang bertikai.

Mantan Menteri Luar Negeri periode 2001–2009, Noer Hassan Wirajuda, menekankan bahwa syarat utama bagi suatu negara untuk menjadi penengah adalah adanya kepercayaan dan kesediaan dari kedua belah pihak. “Menjadi mediator memerlukan penerimaan dari dua pihak yang bertikai,” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3) malam.

Menurut Hassan Wirajuda, yang baru saja mengikuti diskusi kebangsaan bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh nasional, kondisi saat ini masih jauh dari suasana kondusif untuk memulai dialog. Konflik yang masih ditandai saling serang dan kekerasan menunjukkan bahwa para pihak belum mencapai titik kejenuhan perang. “Dialog biasanya muncul ketika masing-masing pihak menyadari tidak mampu memenangkan perang. Selama masih ada ambisi dan keyakinan untuk menang, timing-nya belum tepat,” tambahnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap resmi pemerintah. Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto siap memfasilitasi mediasi jika Iran dan Amerika Serikat menunjukkan kehendak bersama. “Jika kedua belah pihak berkeinginan, ya kita—Pak Presiden—bersedia menjadi mediator. Tetapi kalau pandangan mereka berbeda, ya kita kembalikan kepada mereka,” kata Sugiono di lokasi yang sama pada hari yang sama.

Sugiono juga telah melakukan komunikasi langsung, termasuk melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, untuk menyampaikan kesiapan Indonesia dalam mendorong de-eskalasi dan dialog damai. Langkah ini menyusul pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri pada Sabtu (28/2) lalu, yang menegaskan kesediaan Indonesia memfasilitasi dialog guna mengembalikan kondisi keamanan yang kondusif di kawasan.

Baca juga : Ayah dan Anak Pulang Bersama: Jokowi dan Gibran Satu Mobil Usai Diskusi Kebangsaan di Istana

Dari sisi Iran, Duta Besar Mohammad Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas niat baik pemerintah Indonesia. Namun, ia menegaskan bahwa hingga kini belum ada langkah konkret yang menghasilkan kemajuan signifikan, terutama karena Teheran menilai Amerika Serikat tidak konsisten dalam mematuhi kesepakatan sebelumnya.

Analisis para pengamat diplomatik menunjukkan bahwa inisiatif Indonesia mencerminkan tradisi politik luar negeri bebas aktif, yang menempatkan perdamaian dan dialog sebagai prioritas. Meski demikian, keberhasilan mediasi sangat bergantung pada dinamika internal para pihak yang bertikai, di mana kelelahan perang dan perhitungan strategis menjadi kunci pembuka pintu negosiasi.

Situasi ini juga menimbulkan implikasi lebih luas bagi Indonesia, termasuk potensi dampak terhadap stabilitas energi global dan posisi negara di forum internasional. Pemerintah terus memantau perkembangan sambil menjaga sikap netral dan konstruktif dalam upaya meredakan krisis yang berpotensi meluas.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ayah dan Anak Pulang Bersama: Jokowi dan Gibran Satu Mobil Usai Diskusi Kebangsaan di Istana
Next: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK: Klaim Tak Ada Uang Disita, Penangkapan Saat Bersama Gubernur Jateng

Related Stories

Fondasi Kelembagaan HAM Menguat

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Hujan Buatan Jadi Andalan

Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Dari Bekasi hingga Karawang

Dari Bekasi hingga Karawang, 90 Talenta Muda Berebut Tiket Menuju Panggung Keterampilan Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by