RI News. Kulon Progo – Semangat kebersamaan TNI dan masyarakat kembali terwujud nyata dalam program TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026. Satgas TMMD bersama warga Padukuhan Senden, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bahu-membahu melanjutkan pembangunan rabat beton jalan sebagai sasaran fisik utama program tersebut.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (6/5/2026) itu menunjukkan betapa program TMMD bukan sekadar proyek fisik, melainkan juga sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di tingkat paling bawah. Warga dan anggota satgas terlihat kompak bekerja sejak pagi, saling bahu-membahu dalam suasana penuh kekeluargaan.
Babinsa Sidorejo Koramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo, Sertu Pardi, menjelaskan bahwa pengerjaan rabat beton di Padukuhan Senden dilakukan di tiga titik berbeda. Ketiga segmen tersebut memiliki panjang masing-masing 92,5 meter, 246,5 meter, dan 161 meter, dengan lebar tiga meter dan ketebalan 0,12 meter.

“Selain di Senden, kami juga sedang mengerjakan rabat beton sepanjang 600 meter di Padukuhan Jurug dengan spesifikasi yang sama. Sementara di Padukuhan Karang masih ada 100 meter yang belum dimulai,” terang Sertu Pardi.
Pemandangan gotong royong yang khas terlihat jelas sepanjang lokasi kerja. Sebagian warga melangsir pasir, batu kricak, dan semen dari pinggir jalan menuju lokasi pengecoran. Ada pula yang sibuk memasang begisting sebagai cetakan, sementara yang lain mengoperasikan mesin molen untuk mengaduk material. Tak ketinggalan, kelompok lainnya mengangkut adukan beton, menuangkannya ke badan jalan, dan meratakannya dengan teliti.
Baca juga : Gotong Royong Mengalir di Lereng Kulon Progo: Satgas TMMD ke-128 Kebut Rabat Beton Jalan di Padukuhan Jurug
Keterlibatan masyarakat yang begitu tinggi mencerminkan kepemilikan bersama terhadap program ini. Bagi warga setempat, pembangunan rabat beton bukan hanya sekadar perbaikan infrastruktur, melainkan juga peningkatan aksesibilitas yang akan berdampak langsung pada mobilitas ekonomi dan kesejahteraan sehari-hari.
Program TMMD Reguler ke-128 ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi peningkatan kualitas infrastruktur pedesaan di Kulon Progo, sekaligus memperkuat tali persaudaraan antara TNI dan masyarakat. Dengan semangat yang sama, pekerjaan diperkirakan akan terus berlanjut hingga seluruh sasaran fisik tercapai.
Pewarta: Lee Anno


