Skip to content
26/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Genangan Air Mengintai Huntara Simarpinggan: Ancaman Kesehatan Baru bagi Penyintas Retakan Tanah Tandihat

Genangan Air Mengintai Huntara Simarpinggan: Ancaman Kesehatan Baru bagi Penyintas Retakan Tanah Tandihat

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Genangan Air Mengintai Huntara Simarpinggan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tapanuli Selatan, 11 Februari 2026 – Belum genap seminggu sejak diresmikan pada Kamis, 5 Februari 2026, Hunian Sementara (Huntara) Simarpinggan di Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara, yang menampung sekitar 200 kepala keluarga penyintas bencana retakan tanah di Desa Tandihat, mulai menunjukkan sejumlah persoalan lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan penghuni.

Peresmian huntara tersebut dilakukan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Muhammad Tito Karnavian, didampingi Direktur Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta Gubernur Sumatera Utara. Fasilitas ini dirancang sebagai solusi transisi bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat fenomena tanah bergerak dan retak parah akhir 2025, yang menghancurkan ratusan rumah dan memaksa ratusan jiwa mengungsi.

Namun, laporan dari lapangan mengungkap adanya genangan air yang menggenangi kolong rumah-rumah huntara sejak hari-hari pertama penghunian. Seorang warga penerima manfaat, yang meminta identitasnya tidak disebutkan, menyatakan kekhawatiran mendalam atas kondisi tersebut. “Genangan air di kolong rumah sudah mulai menimbulkan sarang nyamuk. Jika dibiarkan, ini bisa memicu penyebaran demam berdarah dengue (DBD),” ujarnya kepada awak media.

Menurut pengakuan yang sama, persoalan ini bukan hal baru. Sebelum peresmian, Kepala Desa setempat telah melaporkan potensi genangan kepada pihak pengelola pembangunan huntara. Selain itu, lokasi sumur bor yang terlalu dekat dengan pemukiman juga menimbulkan aroma tidak sedap dan risiko kontaminasi. “Setiap hujan turun, kolong rumah langsung penuh air. Ini menandakan perencanaan drainase dan dampak lingkungan kurang matang sejak tahap awal,” tegas warga tersebut.

Upaya konfirmasi kepada koordinator pengelola huntara melalui Babinsa Kecamatan Angkola Selatan menghasilkan tanggapan bahwa setelah serah terima, tanggung jawab beralih ke Kepala Desa setempat. Sementara itu, salah seorang penanggung jawab pengelolaan Huntara Simarpinggan, Johannes, menyatakan akan melakukan pengecekan langsung di lapangan. “Kami akan cek melalui tim di lokasi. Titik lain masih aman,” jawabnya singkat.

Baca juga : BSKDN Dorong Komunikasi Kebijakan Publik yang Lebih Dekat dan Responsif di Era Digital

Kasus ini menimbulkan pertanyaan lebih luas tentang kualitas perencanaan dan pengawasan proyek huntara pascabencana. Dalam konteks rehabilitasi dan rekonstruksi, penyediaan hunian sementara seharusnya tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal, tetapi juga mempertimbangkan faktor sanitasi, drainase, dan pencegahan penyakit vektor seperti DBD—yang rentan meningkat pasca-bencana di daerah tropis dengan curah hujan tinggi.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Satgas PRR atau BNPB terkait keluhan ini. Penghuni huntara, yang baru saja berpindah dari tenda pengungsian, berharap isu genangan air segera ditangani agar tidak menambah beban trauma pascabencana. Pemerintah daerah dan pusat diharapkan melakukan evaluasi cepat untuk memastikan huntara benar-benar menjadi tempat aman dan layak, bukan sumber masalah kesehatan baru.

Pewarta: Adi Tanjoeng

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: BSKDN Dorong Komunikasi Kebijakan Publik yang Lebih Dekat dan Responsif di Era Digital
Next: Buku Baru PDP: Jembatan Pengetahuan Hukum Data Pribadi bagi Publik Awam dan Praktisi

Related Stories

ADAPI Dorong Alih Status Massal Dosen PPPK Jadi PNS

ADAPI Dorong Alih Status Massal Dosen PPPK Jadi PNS, Komisi X DPR RI Berikan Respons Positif

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah

Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Harapan Baru dari Sungai Sesayap

Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Polisi dan Kesehatan: Polda Jateng Luncurkan Program Peduli Berantas TB Paru, Libatkan Ribuan Bhabinkamtibmas sebagai Tracer
  • Polresta Padang Gelorakan Generasi Emas 2045 Melalui Pembinaan Intensif Pelajar
  • ADAPI Dorong Alih Status Massal Dosen PPPK Jadi PNS, Komisi X DPR RI Berikan Respons Positif
  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.