RI News. Trenggalek — Tepat pada Jumat, 26 Juni 2026 yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah, Kelurahan Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, menjadi pusat kegembiraan dan renungan mendalam. Masyarakat setempat, dipimpin PCNU Ranting Gandusari, menggelar pawai gebyar Tahun Baru Islam yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, jamaah, hingga warga sekitar.
Pawai dimulai pukul 07.45 WIB dari sekitar Dusun Nglancor dengan iring-iringan meriah. Rute yang dilalui mencakup Dusun Nglancor dan kawasan sekitarnya. Sekitar 30 unit armada sepur kelinci, ditambah puluhan kendaraan roda dua dan roda empat, memadati jalanan sambil membawa semangat peringatan tahun baru Islam.
Kegiatan ini tidak sekadar pesta rakyat, melainkan momentum evaluasi diri dan introspeksi kolektif. Sebelum keberangkatan, Kepala Desa P. Sumarwan menyampaikan sambutan yang mengajak masyarakat untuk memperbaiki diri, khususnya dalam aspek keagamaan, agar lebih baik dari tahun sebelumnya.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa setiap tahun baru Islam adalah kesempatan untuk hijrah menuju akhlak dan perbuatan yang lebih mulia,” ujarnya.
Pawai diiringi lantunan lagu-lagu bernuansa Islami yang menggema sepanjang perjalanan. Warga tampak antusias menyambut iring-iringan tersebut. Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengungkapkan rasa syukurnya.
“Dengan adanya Gebyar 1 Muharram ini, masyarakat merasa terhibur sekaligus menghayati makna sejati peringatan tahun baru Islam. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi tradisi tahunan yang terus dipertahankan,” katanya.
Baca juga : BGN Arahkan Program MBG pada Kelompok Rentan, Fokus Intervensi Gizi Sejak Masa Kehamilan
Kegiatan ini berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat Gandusari. Suasana penuh kekhidmatan sekaligus kegembiraan menjadi cerminan komitmen kolektif untuk menjadikan tahun baru Islam sebagai titik balik perbaikan diri, terutama dalam penguatan akhlak dan perilaku sehari-hari.
Peringatan 1 Muharram 1448 H di Gandusari diharapkan tidak hanya menjadi kenangan indah, melainkan inspirasi bagi daerah lain untuk menghidupkan tradisi keagamaan yang inklusif dan penuh makna.
Pewarta: Sugeng
Tagline : #1Muharram1448H, #PawaiGandusari, #TahunBaruIslam, #Trenggalek, #PCNUGandusari, #GebyarHijrah, #MasyarakatGandusari, #TradisiKeagamaan, #RefleksiDiri,

