RI News. Trenggalek, 31 Juli 2026 – Di tengah tekanan perekonomian global yang masih terasa berat, PT Arfindo Group kembali membuktikan daya saing produk lokal Indonesia di kancah internasional. Pada 24 Juli 2026, perusahaan yang beroperasi di Dusun Cetok, Desa Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, berhasil memberangkatkan pengiriman ekspor drum kabel kayu ke Taiwan. Pengiriman ini menjadi salah satu rangkaian ekspor yang telah dilakukan secara berulang, sekaligus menjadi bukti bahwa daerah kecil pun mampu menembus pasar global.
Drum kabel yang diekspor merupakan wadah penyimpanan kabel yang terbuat dari kayu rimba Jawa, meliputi mahoni, akasia, pinus, dan jenis kayu lokal lainnya. Proses produksi masih mengandalkan peralatan tradisional dan seadanya. Kendati demikian, PT Arfindo Group yang dipimpin oleh Arif mampu mempertahankan kualitas dan kontinuitas pasokan hingga diterima pasar Taiwan. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jawa Timur, khususnya Trenggalek, yang selama ini belum banyak dikenal sebagai pemain aktif dalam perdagangan internasional produk kayu olahan.

Arif, selaku pimpinan perusahaan, menyampaikan rasa bangganya. Ia mengakui bahwa pesaing dari Malaysia dan Vietnam menawarkan harga lebih kompetitif berkat dukungan peralatan modern. Namun, PT Arfindo Group tetap mampu menembus pasar yang sama meskipun masih mengandalkan peralatan tradisional. “Semoga pemerintah dapat memberikan perhatian, khususnya dukungan peralatan teknis yang lebih modern ke depan. Kami merasa bangga bisa bersaing dengan negara-negara yang memiliki fasilitas canggih,” ujarnya saat ditemui.
Pengiriman kali ini dimulai pukul 14.00 WIB dari Trenggalek menuju Krian, Sidoarjo, untuk proses stuffing kontainer. Muatan kemudian dilanjutkan dengan trailer 20 kaki menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Proses stuffing dilakukan di dua lokasi, yakni Trenggalek dan Krian Sidoarjo, sebagai bagian dari penyesuaian logistik agar pengiriman tetap efisien.
Keberadaan kegiatan ekspor ini juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah setempat. Dinas terkait di Kabupaten Trenggalek dinilai mulai menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan pendukung produksi, terutama terkait peralatan yang diperlukan untuk menjaga kontinuitas dan daya saing produk.
Baca juga: Pesona Tebing Alam Semarang Dihidupkan lewat Festival Mini Soccer Anak dan Gerakan Ekonomi Lokal
Keberhasilan PT Arfindo Group menjadi catatan penting bahwa semangat kewirausahaan lokal, ditopang oleh bahan baku berkualitas dan ketekunan pengelola, tetap mampu membuka ruang di pasar internasional meski dihadapkan pada keterbatasan infrastruktur produksi. Di tengah kondisi perekonomian yang menantang, langkah ini memberi harapan bahwa produk berbasis sumber daya lokal Jawa Timur dapat terus diperkuat dan diperluas jangkauannya.
Pewarta: Sugeng
Tagline: #EksporTrenggalek, #DrumKabelKayu, #PTArfindoGroup, #PasarTaiwan, #IndustriLokalJatim, #KayuRimbaJawa, #DayaSaingGlobal,

