Skip to content
19/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Gas Bumi untuk Industri: Asaki Desak Prioritas Domestik Agar Keramik Nasional Tak Terpuruk di Tengah Badai Energi dan Impor

Gas Bumi untuk Industri: Asaki Desak Prioritas Domestik Agar Keramik Nasional Tak Terpuruk di Tengah Badai Energi dan Impor

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Asaki Desak Prioritas Domestik Agar Keramik Nasional Tak Terpuruk di Tengah Badai Energi dan Impor
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mendesak pemerintah segera menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) atas komoditas gas bumi. Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin pasokan energi bagi sektor manufaktur strategis, khususnya industri keramik, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap perekonomian nasional di tengah berbagai tekanan berlapis.

Ketua Umum Asaki Edy Suyanto menyampaikan hal tersebut dalam pernyataan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (24/3/2026). Menurutnya, industri keramik saat ini menghadapi tantangan berat mulai dari gangguan pasokan gas, lonjakan biaya energi, hingga banjir produk impor yang semakin agresif.

“Gangguan suplai gas ini sangat berdampak langsung terhadap operasional pabrik dan produktivitas industri,” ujar Edy.

Data Asaki mencatat tingkat utilisasi produksi sektor keramik pada kuartal I 2026 hanya berada di kisaran 70-72 persen. Angka tersebut jauh meleset dari target ideal 80 persen yang diharapkan dapat mendorong pemulihan lebih kuat pasca-pandemi dan fluktuasi ekonomi global.

Asaki menegaskan bahwa penerapan DMO gas bumi menjadi solusi strategis. Dengan mengurangi porsi ekspor gas dan memprioritaskan pasokan untuk kebutuhan dalam negeri, pemerintah dapat menjaga ketahanan energi nasional sekaligus melindungi industri yang memiliki efek multiplier luas.

“Gas bumi seharusnya diprioritaskan untuk kebutuhan industri dalam negeri yang memiliki multiplier effect besar, seperti penyerapan tenaga kerja dan mendorong investasi baru,” tegas Edy.

Dinamika global turut memperburuk situasi. Konflik geopolitik di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas pasokan dan harga energi dunia, sementara Indonesia sebagai negara importir neto energi masih rentan terhadap gejolak tersebut.

Baca juga : Lonjakan Trafik Lebaran di Soekarno-Hatta: 1,98 Juta Penumpang Melintas dalam 11 Hari, Siap Hadapi Puncak Arus Balik

Di balik tekanan itu, industri keramik nasional sebenarnya menunjukkan fondasi yang solid. Kementerian Perindustrian mencatat kapasitas produksi terpasang saat ini telah mencapai 650 juta meter persegi per tahun, dengan serapan tenaga kerja sekitar 150 ribu orang. Pada 2025, tingkat utilisasi produksi sempat menyentuh 73 persen, sejalan dengan pertumbuhan sektor industri pengolahan nonmigas (IPNM) yang tumbuh 5,17 persen sepanjang tiga triwulan pertama tahun lalu dan menyumbang 17,27 persen terhadap PDB nasional.

Dari sisi perdagangan, IPNM juga mendominasi dengan kontribusi 80,27 persen terhadap total ekspor nasional serta menyerap hingga 20,26 juta tenaga kerja. Kinerja ini memperkuat posisi manufaktur sebagai penggerak utama perekonomian Indonesia.

Kementerian Perindustrian optimistis bahwa dengan dukungan kebijakan yang tepat, termasuk DMO gas bumi, industri keramik domestik berpeluang menjadi salah satu produsen terbesar di dunia—bahkan berpotensi menduduki peringkat empat global.

Edy menambahkan, keberlanjutan industri keramik bukan hanya soal kelangsungan pabrik, melainkan juga tentang menjaga ribuan lapangan kerja, mendorong investasi hilir, serta mendukung program pembangunan infrastruktur dan perumahan nasional yang membutuhkan material berkualitas tinggi.

“Dengan prioritas gas untuk industri dalam negeri, kita bukan hanya menyelamatkan satu sektor, tetapi juga memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pemerintah diharapkan segera merespons desakan ini agar momentum pemulihan industri keramik tidak sirna di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Lonjakan Trafik Lebaran di Soekarno-Hatta: 1,98 Juta Penumpang Melintas dalam 11 Hari, Siap Hadapi Puncak Arus Balik
Next: Respons Cepat Polres Melawi Atasi Kebakaran di Jalan Juang Nanga Pinoh, Satu Korban Luka Bakar

Related Stories

Gibran Dorong Santri Jadi Pencipta Teknologi

Gibran Dorong Santri Jadi Pencipta Teknologi, Bukan Sekadar Pengguna AI

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Plan of Action Halal Buka Jalan Pangan Indonesia Menembus Pasar Global

Jabat Tangan Jakarta–Teheran: Plan of Action Halal Buka Jalan Pangan Indonesia Menembus Pasar Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dua Papan, Satu Lahan: Klaim SHM dan Tanah Adat Berhadapan di Sitataring
  • Tersangka BBM Subsidi di Bali: Solar Ditimbun di Tabanan, Pertalite Dijual hingga Dua Kali Lipat
  • Slamet Tutup Pengabdian di Desa Kotesan: Titip Harapan agar Penerus Bawa Desa Lebih Maju
  • KPK Bongkar Ruang Pimpinan BNPB: Penggeledahan Menyasar Kedeputian hingga Unit Pengadaan dalam Kasus Dana Siap Pakai
  • Gibran Dorong Santri Jadi Pencipta Teknologi, Bukan Sekadar Pengguna AI
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by