Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ekspansi Blokade Maritim AS terhadap Iran: Strategi Tekanan Maksimal di Ambang Berakhirnya Gencatan Senjata

Ekspansi Blokade Maritim AS terhadap Iran: Strategi Tekanan Maksimal di Ambang Berakhirnya Gencatan Senjata

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Ekspansi Blokade Maritim AS terhadap Iran
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington – Militer Amerika Serikat tidak lagi membatasi operasinya hanya pada blokade pelabuhan-pelabuhan Iran. Kini, pasukan AS di berbagai belahan dunia diberi wewenang untuk menghentikan dan memeriksa kapal-kapal yang terkait dengan Tehran atau diduga membawa pasokan yang dapat mendukung pemerintah Iran, mulai dari senjata hingga komoditas strategis seperti minyak, logam, dan peralatan elektronik.

Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan (Joint Chiefs of Staff), menegaskan bahwa operasi ini telah meluas hingga ke kawasan Pasifik. Targetnya mencakup kapal-kapal yang berlayar sebelum blokade resmi diberlakukan di luar Selat Hormuz, jalur vital bagi perdagangan energi global. “Pasukan AS di wilayah tanggung jawab lain akan secara aktif mengejar setiap kapal berbendera Iran atau yang berupaya memberikan dukungan material kepada Iran,” ujar Jenderal Caine dalam pengarahan di Pentagon.

Langkah ini menandai eskalasi signifikan dalam pendekatan militer AS. Militer merilis daftar barang selundupan yang luas, yang mencakup “barang selundupan mutlak” seperti senjata dan amunisi, serta “barang selundupan bersyarat” seperti minyak, besi, baja, aluminium, elektronik, dan mesin berat. Barang-barang tersebut dapat disita di mana saja di luar wilayah netral jika terindikasi akan digunakan untuk kepentingan militer.

Perluasan blokade ini datang di saat genting, hanya beberapa hari sebelum masa gencatan senjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran berakhir. Para mediator internasional sedang berupaya keras memperpanjang truce yang telah menghentikan konflik selama hampir tujuh minggu. Analis melihat langkah ini sebagai bentuk tekanan ekonomi dan militer tambahan untuk mendorong Tehran ke meja perundingan.

Lebih dari 10.000 personel militer AS terlibat dalam penegakan blokade ini. Meskipun belum ada kapal yang dinaiki secara paksa, pihak pertahanan AS menyatakan telah mengeluarkan peringatan keras. Dalam tiga hari pertama operasi, 14 kapal memilih berbalik arah daripada menghadapi konfrontasi. Beberapa kapal terkait Iran dilaporkan menghentikan pergerakan, mematikan transponder, atau kembali ke pantai Iran.

Menteri Pertahanan Pete Hegseth menjelaskan bahwa operasi ini hanya menggunakan kurang dari 10 persen kekuatan angkatan laut AS. Saat ini, 16 kapal perang — termasuk satu kapal induk, 11 kapal perusak, tiga kapal serbu amfibi, dan satu kapal tempur pesisir — dikerahkan di Timur Tengah. Dukungan udara dan operasi intelijen melalui satelit serta drone juga memperkuat pengawasan.

Baca juga : Di Tengah Gejolak Global, Bappenas Tekankan Lompatan Pembangunan Lewat Perencanaan yang Presisi

Laksamana (Purn) Kevin Donegan, mantan Komandan Armada Kelima AS, menggambarkan operasi ini sebagai tugas yang kompleks. “Ini bukan hanya soal intelijen, tetapi juga penempatan kapal yang tepat untuk melakukan intersepsi,” ujarnya. Donegan menambahkan bahwa blokade hanyalah satu alat tekanan; efektivitasnya akan sangat bergantung pada sinergi dengan upaya diplomatik.

Sementara itu, Laksamana Brad Cooper, Komandan Komando Pusat AS (CENTCOM), yang jarang muncul dalam pengarahan Pentagon, menyampaikan pesan persatuan. Sebelum gencatan senjata berlaku, pasukan AS dan sekutu di Teluk Persia telah bertempur bahu-membahu. “Kami menciptakan payung pertahanan udara terbesar di dunia di Timur Tengah, dengan menempatkan personel pertahanan udara AS di samping prajurit mitra,” katanya. Ia bahkan menyebut bahwa Raja dan Putra Mahkota Bahrain mengenal nama para prajurit Amerika secara pribadi.

Dari perspektif strategis, ekspansi blokade ini mencerminkan doktrin “tekanan maksimal” yang diperbarui. Dengan mengganggu rantai pasok Iran secara global, Washington berharap dapat memperlemah kemampuan Tehran untuk melanjutkan konflik atau mendukung kelompok proksi. Namun, para pengamat memperingatkan risiko terhadap stabilitas pasar energi global serta potensi eskalasi jika kapal-kapal dari negara ketiga terlibat.

Gencatan senjata yang rapuh ini kini menjadi ujian krusial bagi diplomasi internasional. Apakah tekanan militer ini akan membuka jalan bagi kesepakatan yang lebih langgeng, atau justru memicu babak baru ketegangan, masih menjadi pertanyaan besar di panggung geopolitik Timur Tengah.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Di Tengah Gejolak Global, Bappenas Tekankan Lompatan Pembangunan Lewat Perencanaan yang Presisi
Next: Malam Maut di Ukraina: Serangan Udara Rusia Tewaskan Puluhan Warga Sipil di Tengah Krisis Rudal Pertahanan

Related Stories

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa: Integritas Pemilu Kolombia Diuji di Tengah Ketegangan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Malam Berdarah di Ukraina

Malam Berdarah di Ukraina: Eskalasi Serangan Rusia Menguji Ketahanan Sipil di Tengah Kekurangan Pertahanan

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Rapuhnya Gencatan Senjata

Rapuhnya Gencatan Senjata: Serangan Drone Israel Kembali Menghantam Lebanon di Tengah Upaya Diplomasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 16 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
  • KSP Intensif Awasi 17 Program Prioritas Nasional: 81 Verifikasi Lapangan Dilakukan dalam Lima Bulan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.