Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Drone Buatan Israel Hantam Helikopter Korsel, Korut Dituding Kacaukan Sinyal GPS

Drone Buatan Israel Hantam Helikopter Korsel, Korut Dituding Kacaukan Sinyal GPS

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 3 minutes read
Drone Buatan Israel Hantam Helikopter Korsel
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, Pesawat nirawak (drone) militer Korea Selatan bertabrakan dengan helikopter yang sedang berhenti di lapangan terbang. Insiden ini menyebabkan kebakaran yang kemudian dipadamkan dalam waktu sekitar 20 menit tanpa menimbulkan korban.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan menerangkan drone itu adalah Heron buatan Israel, kendaraan udara nirawak pengintai yang besar.

Korsel menuding ada upaya dari Korea Utara untuk mengacaukan sinyal GPS pada saat kecelakaan di Yangju, sebelah utara Seoul, kata laporan itu dilansir Reuters dari Yonhap, Senin, 17 Maret.

Gangguan GPS Korea Utara menjadi penyebab jatuhnya pesawat nirawak pengintai militer Korea Selatan pada November tahun lalu, menurut laporan media lokal pada hari Jumat, sebuah insiden yang menurut seorang pakar kepada NK News mengisyaratkan Pyongyang telah membuat langkah signifikan dalam teknologi peperangan elektroniknya.

#Advestaiment RI_News

Namun, Kementerian Pertahanan Seoul bersikeras bahwa pesawat nirawak tersebut beroperasi secara normal dan kemampuan pengintaian tetap “tidak terpengaruh.”

Kendaraan udara nirawak (UAV) Heron milik militer jatuh di Yangju, sebelah utara Seoul, pada tanggal 2 November 2024, media Korea Selatan melaporkan pada hari Jumat, mengutip sumber militer, beberapa hari setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik antarbenua menjelang pemilihan presiden AS.

Pesawat nirawak tersebut juga terbang pada ketinggian 600 meter ketika mengalami gangguan GPS yang berasal dari Kaepung di Provinsi Hwanghae Korea Utara, menurut laporan media lokal, sekitar 35 mil (56 kilometer) dari lokasi jatuhnya pesawat. Gangguan tersebut dilaporkan menyebabkan sistem pesawat nirawak salah mengartikan ketinggiannya menjadi kurang dari 2 mil (3 kilometer), sehingga menyebabkan tabrakan dengan tanah saat mendarat.

Baca juga : Kapolres Lampung Barat Berikan Penghargaan Kepada Personil yang Berprestasi

Kementerian Pertahanan Seoul menolak mengonfirmasi rincian insiden tersebut kepada NK News, dengan menyatakan bahwa “militer mengoperasikan aset terkait seperti biasa untuk pengawasan Korea Utara,” dan bahwa “tidak ada kelainan” dalam operasi keamanan Seoul saat ini.

“Kami mohon pengertian Anda bahwa status operasional terperinci terkait aset intelijen tidak dapat diungkapkan karena masalah keamanan operasional,” kata kementerian pertahanan

#Advestaiment RI_News

Shin Seung-ki, seorang peneliti di Institut Analisis Pertahanan Korea (KIDA), menjelaskan bahwa Heron, pesawat nirawak pengintai buatan Israel yang diperoleh oleh militer ROK, biasanya diharapkan untuk melakukan operasi pengawasan dan pengintaian saat terbang pada ketinggian kurang dari sekitar 6 mil (10 kilometer) dan memantau area yang membentang beberapa puluh kilometer di sepanjang perbatasan antar-Korea.

Namun, ia memperingatkan bahwa jika kecelakaan baru-baru ini disebabkan oleh serangan pengacauan Korea Utara, itu akan menandakan bahwa Pyongyang telah membuat langkah signifikan dalam teknologi peperangan elektroniknya.

“Korea Utara telah lama mengakui keefektifan peperangan elektronik dan terus mengembangkan kemampuannya di bidang ini. Ini bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan,” kata Shin.

Pada November tahun lalu, jenis kendaraan udara tak berawak yang sama jatuh di sekitar wilayah yang sama.

Pewarta : Setiawan

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: Drone Israel Korea Selatan

Post navigation

Previous: Kapolres Lampung Barat Berikan Penghargaan Kepada Personil yang Berprestasi
Next: Polres Lampung Barat Menerima Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat

Related Stories

Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa

Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa: Tekanan Semakin Kuat terhadap Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Junta Mali Tantang Barat

Junta Mali Tantang Barat, Vonis Penjara 20 Tahun untuk Mata-Mata Prancis

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Perubahan Mendadak Trump terhadap Pasukan AS di Eropa Mengancam Kesiapan dan Kepercayaan NATO

Perubahan Mendadak Trump terhadap Pasukan AS di Eropa Mengancam Kesiapan dan Kepercayaan NATO

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Hanura Padangsidimpuan Solid Konsolidasi, Siapkan Kemenangan 2029
  • Pantai Sundak Bangkit: Kodim dan Pemkab Gunungkidul Luncurkan Gerakan Indonesia Asri di Hari Lingkungan Sedunia
  • Dugaan Penipuan Rp555 Juta di Balik Sewa Alat Berat: Cek Bodong Menggerus Kepercayaan Bisnis di Labuan Bajo
  • Kekerasan di Balik Tembok Pesantren: Polres Lombok Tengah Usut Kasus Pembakaran dan Pelecehan Santri
  • Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa: Tekanan Semakin Kuat terhadap Rusia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.