Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Dishut Kalsel Tegas Bubarkan Tambang Emas Ilegal di Jantung Tahura Sultan Adam

Dishut Kalsel Tegas Bubarkan Tambang Emas Ilegal di Jantung Tahura Sultan Adam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Dishut Kalsel Tegas Bubarkan Tambang Emas Ilegal di Jantung Tahura Sultan Adam
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Banjarbaru – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan kembali menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi kawasan hutan konservasi. Tim Pengamanan Kawasan Hutan berhasil menertibkan aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Kabupaten Banjar.

Penertiban tersebut dilakukan oleh tim di Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Tanjung sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan di kawasan lindung yang rentan terhadap kerusakan ekosistem.

Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Dinas Kehutanan Kalsel, Rudiono Herlambang, menyampaikan hal tersebut di Banjarbaru, Rabu. Menurutnya, petugas menemukan sejumlah pekerja yang sedang melakukan aktivitas penambangan ilegal di lokasi tersebut.

“Para pekerja berasal dari beberapa desa sekitar, seperti Tanjung, Riam Pinang, Bentok, dan Kiram. Mereka langsung didata dan dimintai keterangan oleh tim,” ujar Rudiono.

Dalam operasi itu, petugas mengamankan berbagai peralatan yang digunakan untuk aktivitas PETI. Barang bukti yang disita meliputi satu unit mesin diesel, tiga unit genset dengan kapasitas berbeda, serta peralatan manual seperti linggis, palu, gergaji, dan karpet pengolahan emas.

Rudiono menekankan bahwa penindakan tidak dilakukan dengan pendekatan keras semata. Tim sengaja mengedepankan cara persuasif untuk menghindari potensi konflik sosial di masyarakat sekitar. Para pekerja diminta menghentikan seluruh aktivitas dan mengosongkan kawasan hutan negara secara sukarela dalam waktu dua hingga tiga hari.

“Selain penertiban, kami juga memasang spanduk peringatan di titik lokasi. Ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih memahami status kawasan sebagai hutan konservasi yang harus dilindungi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rudiono menegaskan bahwa penanganan kasus ini tidak berhenti pada tahap penertiban lapangan. Kasus tersebut akan dilanjutkan ke tahap penyidikan sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas.

Baca juga : Membongkar Selubung Cukai: KPK Dalami Peran Pengusaha Rokok dalam Dugaan Korupsi di Bea dan Cukai

“Kami tidak akan membiarkan ekosistem Tahura Sultan Adam rusak oleh aktivitas ilegal yang merugikan lingkungan dan negara. Semua proses hukum akan dijalankan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Rudiono.

Penindakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah Kalimantan Selatan dalam program Revolusi Hijau. Melalui program tersebut, Pemprov Kalsel berupaya menjaga kelestarian sumber daya alam hutan agar tetap memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, baik secara ekologis maupun ekonomi jangka panjang.

Tahura Sultan Adam sebagai kawasan konservasi memiliki peran vital dalam menjaga keanekaragaman hayati, mengatur tata air, serta menjadi benteng terakhir bagi ekosistem hutan di wilayah Banjar. Aktivitas PETI yang merusak tanah dan sungai berpotensi menimbulkan longsor, pencemaran air, serta hilangnya habitat satwa liar.

Dengan langkah tegas ini, Dinas Kehutanan berharap dapat memberikan efek jera sekaligus mengajak masyarakat sekitar untuk ikut serta menjaga kelestarian hutan secara bersama-sama, demi generasi mendatang.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Membongkar Selubung Cukai: KPK Dalami Peran Pengusaha Rokok dalam Dugaan Korupsi di Bea dan Cukai
Next: Pejabat TNI AL Yogyakarta Dilepas dengan Suasana Haru dan Penghormatan Tinggi

Related Stories

Bansos Jawa Timur

Bansos Jawa Timur: Penyangga yang Dinanti, Jembatan yang Belum Kokoh

Jurnalis RI News Portal Posted on 29 menit ago 0
Aktivis Anti-Korupsi Soroti Dugaan Penyimpangan Dana CSR BI dan OJK di Tapanuli Selatan

Desakan Transparansi: Aktivis Anti-Korupsi Soroti Dugaan Penyimpangan Dana CSR BI dan OJK di Tapanuli Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 39 menit ago 0
Jembatan Gantung Kayu Roboh

Cunca Wulang: Jembatan Gantung Kayu Roboh, Dua Wisatawan Austria Jatuh ke Jurang 10 Meter

Jurnalis RI News Portal Posted on 45 menit ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kudatuli di Markas CHP: Krisis Internal Oposisi Turki yang Mengguncang Demokrasi Erdogan
  • Pleidoi Pembelaan Terakhir: Eks Wamenaker Noel Gerungan Hadapi Tuntutan 5 Tahun Penjara atas Dugaan Pemerasan Sertifikat K3
  • Bansos Jawa Timur: Penyangga yang Dinanti, Jembatan yang Belum Kokoh
  • Desakan Transparansi: Aktivis Anti-Korupsi Soroti Dugaan Penyimpangan Dana CSR BI dan OJK di Tapanuli Selatan
  • Cunca Wulang: Jembatan Gantung Kayu Roboh, Dua Wisatawan Austria Jatuh ke Jurang 10 Meter
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.