RI News. Semarang – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap bahaya narkotika, Korem 072/Pamungkas menggelar sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) bagi seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Korem serta Satuan Dinas Jajaran. Kegiatan berlangsung di Aula Sugiono Korem 072/Pamungkas, Rabu (20/5/2026).
Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., dalam sambutannya yang dibacakan Kasi Intel Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Arh Sutrisno, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa Indonesia, termasuk institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI).
“Fenomena ini dapat menghancurkan karakter, merusak moral, memutus masa depan generasi muda, dan pada akhirnya melemahkan stabilitas ketahanan nasional,” ujarnya.
Brigjen Yuniar menekankan kebijakan zero tolerance terhadap narkoba di lingkungan TNI. Setiap pelanggar, baik sebagai pemakai maupun pengedar, akan menghadapi sanksi paling berat berupa Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) dari dinas militer.

“Narkoba tidak hanya merusak individu, tetapi juga merusak keluarga, masyarakat, dan negara. Sebagai prajurit, kita dituntut memiliki fisik dan mental yang prima dalam menjalankan tugas negara. Penyalahgunaan narkoba jelas bertentangan dengan tugas dan tanggung jawab kita sebagai prajurit,” tegasnya.
Lebih lanjut, Korem 072/Pamungkas menyatakan komitmen penuh mendukung Kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayahnya. Penyalahgunaan narkoba dinilai tidak hanya berdampak pribadi, melainkan juga merusak citra satuan dan TNI secara keseluruhan.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dr. Natasha dari Rumah Sakit Tingkat III dr. Soetarto yang menyampaikan materi mendalam mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan fisik dan mental. Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab yang aktif dari para peserta.
Baca juga : Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Puncak kegiatan adalah pelaksanaan tes urine secara acak terhadap para hadirin. Hasil pemeriksaan dari Tim Medis menunjukkan nihil—tidak ditemukan satu pun prajurit atau PNS yang positif mengonsumsi zat terlarang.
Kegiatan diikuti oleh Pasilidpam, Perwira, Bintara, Tamtama, serta PNS Korem 072/Pamungkas.
Dengan kegiatan ini, Korem 072/Pamungkas berupaya membangun kesadaran kolektif bahwa pencegahan narkoba bukan sekadar kewajiban institusi, melainkan tanggung jawab moral setiap prajurit dalam menjaga kehormatan diri, satuan, dan negara.
Pewarta: Lee Anno

