Skip to content
19/01/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Budaya
  • Hiburan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi di Tengah Badai Geopolitik: Pertemuan Xi-Macron Ungkap Celah Kerja Sama dan Ketegangan Asia-Eropa

Diplomasi di Tengah Badai Geopolitik: Pertemuan Xi-Macron Ungkap Celah Kerja Sama dan Ketegangan Asia-Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Pertemuan Xi-Macron Ungkap Celah Kerja Sama dan Ketegangan Asia-Eropa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Beijing, 4 Desember 2025 – Di balik gemerlap upacara penyambutan di Aula Besar Rakyat, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden China Xi Jinping memulai dialog yang sarat muatan strategis pada Kamis pagi ini. Kunjungan kenegaraan Macron yang keempat ini bukan sekadar protokol diplomatik; ia menjadi panggung krusial untuk menjajaki jalan keluar dari krisis global, mulai dari kabut perang di Ukraina hingga bayang-bayang konflik di Selat Taiwan. Saat Beijing semakin vokal dalam narasinya di panggung dunia, pertemuan ini juga menyoroti dinamika rumit antara aspirasi multilateral Prancis dan ambisi hegemoni China di kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan kedua pemimpin ini datang di saat yang tepat, ketika Eropa berusaha menyeimbangkan ketergantungan ekonomi pada China dengan kebutuhan de-risking yang mendesak. Macron, yang baru saja menyambut Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Paris pekan lalu, membawa mandat tegas: mendorong Beijing agar lebih tegas menekan Moskow untuk gencatan senjata. “China, sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB, memiliki peran pivotal untuk memengaruhi Rusia agar memilih dialog daripada kehancuran,” kata seorang pejabat tinggi Elysee yang enggan disebut namanya, merujuk pada harapan Paris agar Beijing menghentikan segala bentuk dukungan logistik yang diduga mengalir ke pasukan Rusia.

Namun, isu Ukraina hanyalah satu lapis dari lapisan kompleksitas. Di meja perundingan, Taiwan kemungkinan besar akan menjadi titik panas. China, yang konsisten mengklaim pulau itu sebagai wilayah tak terpisahkannya, baru-baru ini menegaskan posisi tegasnya melalui panggilan telepon akhir November dengan Presiden AS Donald Trump. Xi menekankan bahwa intervensi asing hanya akan memperburuk stabilitas regional, sebuah pesan yang kini bergema lebih kencang di tengah perselisihan dengan Tokyo. Pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi bulan lalu—yang menyiratkan kemungkinan respons militer Jepang jika Taiwan diserang—telah memicu gelombang protes dari Beijing. Menteri Luar Negeri China Wang Yi bahkan menyebutnya sebagai “provokasi yang berbahaya”, mengingatkan pada pelajaran sejarah Perang Dunia II di mana Jepang dianggap sebagai pihak yang memicu konflik.

Dalam konteks ini, Macron berjalan di atas tali tipis. Prancis, mewakili posisi Uni Eropa, tetap berkomitmen pada prinsip “satu China” sambil menolak perubahan paksa status quo di Selat Taiwan. Macron dikabarkan mempertimbangkan undangan bagi Xi ke KTT G7 tahun depan di Prancis, sebuah gestur yang bisa membuka pintu dialog multilateral—tapi juga berisiko menimbulkan friksi dengan sekutu Atlantik seperti AS dan Jepang. “Ini adalah upaya untuk menjembatani, bukan memihak,” tambah pejabat Prancis tersebut, menekankan bahwa Paris ingin melihat China berkontribusi lebih besar pada stabilitas Eurasia daripada memperlemahnya.

Baca juga : Prabowo Terima Wang Huning di Istana Merdeka: China-Indonesia Perkuat Diplomasi Parlemen di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Sementara itu, Beijing melihat kunjungan ini sebagai peluang untuk memperkuat ikatan dengan Paris, terutama di tengah ketegangan perdagangan yang membayangi. Kementerian Luar Negeri China menyatakan kesiapan untuk “memperdalam kemitraan multilateral” yang lebih erat, dengan fokus pada hubungan China-Uni Eropa yang stabil. Macron dijadwalkan menghadiri forum bisnis Prancis-China sore ini, di mana topik seperti tarif impor brandy Eropa—yang sempat menjadi korban retaliasi Beijing—dan pesanan pesawat Airbus yang tertunda kemungkinan akan dibahas. Namun, di balik agenda ekonomi, ada nuansa geopolitik: China berharap dukungan Prancis untuk menangkal narasi Jepang, sementara Prancis mencari jaminan bahwa ekspansi pengaruh Beijing di Pasifik tidak akan mengganggu rantai pasok global.

Kunjungan Macron yang berlangsung hingga Jumat ini juga menyentuh sentuhan budaya yang hangat. Pada hari kedua, ia akan ditemani Xi ke Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, untuk menyaksikan pemulangan sepasang panda raksasa yang telah tinggal di Prancis selama 13 tahun. Gestur simbolis ini mengingatkan pada kunjungan Macron terakhir pada April 2023, ketika ia bertemu Xi bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen—sebuah pertemuan yang menghasilkan janji dialog tapi juga kritik atas ketidakseimbangan perdagangan.

Bagi para pengamat hubungan internasional, pertemuan ini mencerminkan pola diplomasi kontemporer: di mana kekuatan besar seperti China dan Prancis harus menavigasi antara konfrontasi dan kolaborasi. Apakah dialog hari ini akan melahirkan terobosan damai untuk Ukraina atau sekadar meredam api di Taiwan? Jawabannya mungkin baru terlihat dalam minggu-minggu mendatang, tapi satu hal pasti: di era ketidakpastian ini, setiap jabat tangan adalah taruhan strategis.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Prabowo Terima Wang Huning di Istana Merdeka: China-Indonesia Perkuat Diplomasi Parlemen di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Next: 140 Anak Gaza Kembali ke Rumah setelah Menyelesaikan Perawatan Medis Komprehensif di Yordania

Related Stories

Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump
3 min read

Bentrokan Protes Imigrasi di Minneapolis: Eskalasi Ketegangan Politik di Era Pemerintahan Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan
3 min read

Ketegangan Iran-AS: Pidato Khamenei dan Respons Trump Menyoroti Krisis Kepemimpinan dan Kedaulatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia
3 min read

Upaya Diplomasi Ukraina di Washington Berlangsung di Tengah Eskalasi Serangan Energi Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sami.s mengenai Kota Kediri Naik Kelas: Predikat “Sangat Inovatif” dalam Innovative Government Award 2025
  2. Sami.s mengenai Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi di Pesisir Selatan: Antara Keluhan Masyarakat dan Kebijakan Pembatasan Provinsi
  3. Adi tanjoeng mengenai Petugas Karantina Ketapang Gagalkan Penyelundupan 120 Kg Hiu Dilindungi CITES di Banyuwangi
  4. Sugeng Rudianto mengenai Polres Wonogiri Perkuat Pencegahan Bullying melalui Pendekatan Edukasi Dini di Sekolah Dasar
  5. Sami.s mengenai Iran dan Rusia Sepakat Perluas Model Kerja Sama Pertanian ke Sektor Strategis Lainnya

Berita Video

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Awal Tahun 2026: Lonjakan Produksi Industri Manufaktur Tunjukkan Ketahanan Ekonomi Nasional
  • Prabowo dan Jokowi Bersama Sahkan Ijab Kabul: Momen Hangat di Pernikahan Orang Kepercayaan
  • Doa Bersama Tokoh Adat, Spiritual, dan Lintas Agama Kawal Pembangunan Bandara Internasional Bali Utara
  • Ribuan Umat Hindu Berdoa di Joglo Pesantren: Klaten Menulis Babak Baru Harmoni Lintas Iman
  • Padang Perluas Akses Pendidikan Internasional melalui Kerja Sama dengan Guangdong
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.