Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Bupati Melawi Dorong Aspirasi Petani Sawit Mandiri hingga ke Gubernur Kalbar

Bupati Melawi Dorong Aspirasi Petani Sawit Mandiri hingga ke Gubernur Kalbar

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 4 minutes read
Bupati Melawi Dorong Aspirasi Petani Sawit Mandiri hingga ke Gubernur Kalbar
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Melawi Kalimantan Barat – Di tengah ketegangan yang membayangi ribuan petani sawit mandiri di Kabupaten Melawi, janji Bupati H. Dadi Sunarya Usfa Yursa akhirnya menunjukkan hasil konkret. Pada Selasa, 26 Agustus 2025, rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Dadi mendatangi Kantor Gubernur Kalimantan Barat di Pontianak. Kunjungan ini bukanlah sekadar protokoler, melainkan puncak dari perjuangan kolektif untuk mencari keadilan atas penyegelan lahan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Rombongan tersebut mencakup beragam elemen masyarakat: Wakil Bupati Malin, Sekretaris Daerah Paulus, anggota DPRD Provinsi Kalbar dan Kabupaten Melawi, serta perwakilan dari organisasi petani sawit mandiri. Kehadiran lintas unsur ini menggarisbawahi bahwa isu penyegelan lahan bukan hanya masalah sektoral, melainkan isu bersama yang memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat Melawi. “Ini adalah manifestasi dari komitmen kami dalam memperjuangkan hak-hak dasar petani. Kami membawa aspirasi langsung dari masyarakat yang mendambakan kepastian hukum,” kata Bupati Dadi dengan tegas saat ditemui usai pertemuan.

Pertemuan di ruang rapat Gubernur berlangsung dalam suasana dialog yang hangat, meskipun sarat dengan isu kompleks. Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyambut rombongan secara langsung dan menyatakan kesiapannya untuk menampung keluhan tersebut. “Pemerintah provinsi tidak akan menutup telinga terhadap suara rakyat. Kami akan menindaklanjuti aspirasi ini dengan tetap mengacu pada kerangka hukum yang ada,” ujar Gubernur Norsan. Sebagai langkah awal, ia menerima berkas pengajuan pemutihan lahan beserta data kebun sawit mandiri dari 16 desa di Melawi, dengan total luas mencapai sekitar 16.000 hektare.

Menurut data yang terkumpul, penyegelan oleh Satgas PKH telah memengaruhi 634,18 hektare lahan di Melawi. Penyegelan ini didasarkan pada Peraturan Presiden RI Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan, di mana lahan tersebut dikategorikan sebagai kawasan Hutan Tanaman Industri yang berada dalam konsesi PT Inhutani—perusahaan yang telah lama tidak aktif mengelolanya. Bagi petani, however, dampaknya jauh melampaui aspek administratif: ini adalah ancaman langsung terhadap sumber penghidupan mereka, termasuk akses terhadap pendidikan anak dan kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Baca juga : APDESI Sintang: Motor Perubahan untuk Tata Kelola Desa yang Inovatif dan Transparan

Suhaili, koordinator perwakilan petani yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Nanga Nyuruh di Kecamatan Ella Hilir, berbagi pengalaman pribadi melalui wawancara telepon dengan tim redaksi. “Kami hanya menginginkan kepastian agar bisa bekerja tanpa rasa was-was. Hasil panen seharusnya menjadi berkah, bukan sumber konflik,” katanya dengan suara yang menunjukkan kelelahan emosional. Ia menambahkan bahwa plang penyegelan yang dipasang Satgas PKH—dengan peringatan ketat seperti larangan memasuki, merusak, atau memanen tanpa izin—telah menimbulkan tekanan psikologis bagi masyarakat.

Dari perspektif akademis, isu ini mencerminkan konflik klasik antara regulasi lingkungan dan hak ekonomi masyarakat lokal di Indonesia. Studi-studi di bidang agraria dan hukum lingkungan sering menyoroti bagaimana kebijakan penertiban hutan, meskipun bertujuan melindungi ekosistem, kerap mengabaikan dimensi sosial-ekonomi petani kecil. Di Kalimantan Barat, di mana sawit menjadi tulang punggung ekonomi pedesaan, penyegelan semacam ini berpotensi memicu ketidakstabilan sosial jika tidak ditangani dengan pendekatan inklusif. Analisis ini sejalan dengan kerangka teori keadilan distributif, di mana akses terhadap sumber daya alam harus diimbangi dengan perlindungan hak masyarakat adat dan petani mandiri.

Hasil pertemuan ini membuahkan kesepakatan penting: Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemkab Melawi, dan perwakilan petani akan segera menggelar diskusi bersama Kejaksaan Tinggi Kalbar untuk mengklarifikasi status hukum lahan dan hak panen. Selain itu, Gubernur Norsan berjanji memfasilitasi pertemuan langsung antara petani dan Satgas PKH, pihak yang memiliki otoritas utama dalam penertiban. “Gubernur menyarankan agar kami tetap memanen hasil kebun sementara proses berjalan, asal menjaga ketenangan dan menghindari tindakan anarkis,” ungkap Suhaili. Pesan ini disertai imbauan agar masyarakat tetap sabar dan menjaga kondusivitas wilayah.

Bagi warga Melawi, momen ini menjadi sinar harapan di tengah ketidakpastian yang telah berlangsung lama. Bupati Dadi menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi rakyat. “Kami tidak mencari solusi instan, tapi jalan yang adil untuk semua pihak. Petani kami pantas mendapatkan pengakuan atas kerja keras mereka,” katanya. Meski baru langkah awal, pertemuan ini bisa menjadi katalisator perubahan, memungkinkan petani sawit mandiri untuk menatap masa depan dengan lebih optimis—tanpa bayang-bayang ancaman hukum yang menggantung.

Pewarta : Lisa Susanti

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: APDESI Sintang: Motor Perubahan untuk Tata Kelola Desa yang Inovatif dan Transparan
Next: Presiden Prabowo: RS PON Mahar Mardjono, Mercusuar Neurosains Kelas Dunia di Jakarta

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by