Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • BPOM Bongkar Jaringan Peredaran Sekretom Stem Cell Ilegal di Klinik Hewan Magelang: Implikasi Kesehatan dan Hukum

BPOM Bongkar Jaringan Peredaran Sekretom Stem Cell Ilegal di Klinik Hewan Magelang: Implikasi Kesehatan dan Hukum

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 4 minutes read
BPOM Bongkar Jaringan Peredaran Sekretom Stem Cell Ilegal di Klinik Hewan Magelang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 27 Agustus 2025 – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil menindak sarana peredaran produk sekretom atau turunan sel punca (stem cell) ilegal yang dikamuflase sebagai klinik dokter hewan di Kecamatan Magelang Utara, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Operasi ini mengungkap praktik pengobatan tidak sah yang menargetkan pasien manusia, dengan nilai ekonomi mencapai Rp230 miliar, menyoroti celah pengawasan dalam industri terapi regeneratif yang sedang berkembang pesat di Indonesia.

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam konferensi pers di Jakarta pada Rabu kemarin, menyatakan bahwa temuan ini berawal dari laporan masyarakat tentang dugaan pengobatan ilegal oleh seorang dokter hewan. “Temuan ini merupakan hasil pengawasan BPOM yang ditindaklanjuti dengan penindakan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPOM bersama dengan Koordinator Pengawas (Korwas) PPNS Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI (Bareskrim Polri),” ujar Taruna. Penindakan dilakukan pada 25 Juli 2025, di lokasi yang berada di tengah pemukiman padat penduduk, di mana sarana tersebut melayani terapi kepada pasien manusia dari berbagai daerah di Indonesia.

Praktik ilegal ini melibatkan penyuntikan produk sekretom secara intramuskular, seperti pada lengan pasien, dengan klaim manfaat seperti pencegahan kanker, peningkatan stamina, awet muda, dan pengobatan penyakit kronis. Namun, sarana tersebut disamarkan dengan papan nama “Praktik Dokter Hewan”, yang menimbulkan risiko kontaminasi dan penyalahgunaan lebih lanjut. Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), tim PPNS BPOM menyita barang bukti signifikan, termasuk produk sekretom siap suntik dalam tabung eppendorf 1,5 ml, 23 botol sekretom dalam kemasan 5 liter yang disimpan di kulkas, krim pengobatan luka berbasis sekretom, peralatan suntik, serta termos pendingin berlabel identitas pasien.

Pemilik sarana, berinisial YHF, telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan 12 saksi memberikan keterangan untuk penyidikan lanjutan. Seluruh barang bukti kini disimpan di gudang Balai Besar POM di Yogyakarta. Operasi ini tidak hanya menekankan kerjasama antarlembaga, tetapi juga menggarisbawahi pentingnya pengawasan ketat terhadap produk biologi yang rentan disalahgunakan.

Baca juga : Ambon Bangkit: Pemkot Mulai Rekonstruksi Rumah Warga Hunuth Pasca Kebakaran

Dalam konteks ilmiah, sekretom merujuk pada kumpulan zat bioaktif—seperti protein, faktor pertumbuhan, dan molekul lain—yang disekresikan oleh sel punca (stem cell). Berbeda dari transplantasi stem cell langsung, terapi sekretom memanfaatkan efek parakrin ini untuk regenerasi jaringan, tanpa memerlukan implantasi sel hidup. Menurut penjelasan medis, sekretom berfungsi sebagai “hasil produksi” dari stem cell, yang dapat mendukung penyembuhan luka, perbaikan organ, dan modulasi sistem imun.

Namun, penggunaan sekretom ilegal tanpa izin edar dari BPOM berpotensi mengabaikan standar keamanan, termasuk pengujian kontaminasi bakteri atau virus. Di Indonesia, terapi ini sedang populer sebagai alternatif pengobatan regeneratif, tetapi regulasi ketat diperlukan untuk mencegah eksploitasi komersial yang tidak etis.

Taruna Ikrar menekankan bahaya nyata dari produk sekretom ilegal: “Penggunaan produk sekretom ilegal dapat memicu timbulnya sejumlah efek fatal, seperti gagal ginjal, gagal jantung, bahkan kematian.” Klaim manfaat yang berlebihan sering kali tidak didukung bukti klinis kuat, sementara risiko infeksi atau reaksi imunologi meningkat karena produksi tidak steril. Kasus ini mencerminkan tren global di mana terapi stem cell abal-abal mengeksploitasi harapan pasien dengan penyakit kronis, sering kali di lokasi tersembunyi seperti klinik hewan untuk menghindari pengawasan.

Studi akademis menunjukkan bahwa sekretom dari stem cell dapat memang mendukung regenerasi, seperti pada cedera tulang belakang, tetapi hanya jika diproduksi di fasilitas berstandar GMP (Good Manufacturing Practice). Tanpa itu, pasien berisiko menghadapi komplikasi jangka panjang, termasuk kegagalan organ yang ireversibel.

Tindakan ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya Pasal 435 jo. Pasal 138 ayat (2) serta Pasal 436 ayat (1) jo. Pasal 145 ayat (1). Pelaku yang memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi tidak memenuhi standar keamanan, khasiat, dan mutu dapat dihukum penjara hingga 12 tahun atau denda hingga Rp5 miliar. Selain itu, praktik kefarmasian tanpa keahlian resmi dapat dikenai pidana hingga 5 tahun penjara atau denda Rp200 juta.

Kasus ini menjadi preseden penting dalam penegakan hukum kesehatan di Indonesia, di mana BPOM semakin gencar membongkar jaringan ilegal di Jawa Tengah. Implikasinya tidak hanya pada perlindungan konsumen, tetapi juga pada penguatan regulasi terapi inovatif agar tetap berbasis bukti ilmiah.

Dengan nilai ekonomi Rp230 miliar, operasi ini menegaskan urgensi edukasi masyarakat tentang risiko terapi ilegal. BPOM mendorong pelaporan dugaan pelanggaran melalui saluran resmi, sambil terus berkolaborasi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga integritas sistem kesehatan nasional.

Pewarta : Albertus Parikesit

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ambon Bangkit: Pemkot Mulai Rekonstruksi Rumah Warga Hunuth Pasca Kebakaran
Next: Wartawan Gelar Aksi Teatrikal di MK: Dorong Perlindungan Hukum Anti-Kriminalisasi Pers

Related Stories

MPR Siapkan Draf PPHN

MPR Siapkan Draf PPHN, Sosokolemasi Publik Mulai Sabtu untuk Bangun Harmoni Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Prabowo dan Ramos-Horta Dukung Kolaborasi Nobel untuk Riset Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah

Dinamika Suksesi Kepemimpinan Daerah: DPRD Klaten Resmikan Tahapan Krusial Pemilihan Wakil Bupati Sisa Masa Jabatan 2025–2030

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by