Skip to content
22/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Blok Cepu di Persimpangan: Negosiasi Perpanjangan Kontrak ExxonMobil Menguji Keseimbangan Kepentingan Negara dan Investasi Asing

Blok Cepu di Persimpangan: Negosiasi Perpanjangan Kontrak ExxonMobil Menguji Keseimbangan Kepentingan Negara dan Investasi Asing

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 min read
Negosiasi Perpanjangan Kontrak ExxonMobil Menguji Keseimbangan Kepentingan Negara dan Investasi Asing
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Di tengah upaya pemerintah mempertahankan ketahanan energi nasional di era transisi menuju sumber daya yang lebih berkelanjutan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa pembicaraan intensif masih berlangsung dengan ExxonMobil terkait perpanjangan pengelolaan Blok Cepu. Kontrak yang semestinya berakhir pada 2035 ini kini menjadi arena negosiasi krusial, didorong oleh penemuan cadangan baru yang membuka peluang produksi berkelanjutan lebih lama.

Blok Cepu, yang membentang di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah dengan pusat operasi utama di Lapangan Banyu Urip, Kabupaten Bojonegoro, telah lama menjadi tulang punggung produksi minyak nasional. Struktur kepemilikan saat ini mencerminkan kemitraan strategis: 45 persen dipegang oleh Pertamina, 45 persen oleh ExxonMobil melalui ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan sisanya 10 persen dikuasai badan usaha milik daerah setempat. Komposisi ini menjadikan Blok Cepu sebagai model kolaborasi publik-swasta yang relatif seimbang, namun juga rentan terhadap tarik-menarik kepentingan dalam pembagian hasil.

Menurut penjelasan Menteri Bahlil pasca-konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM pada 3 Maret lalu, penemuan sumber daya tambahan menjadi pemicu utama keinginan perpanjangan. Proyek Banyu Urip Infill Clastic (BUIC) telah berhasil meningkatkan output dari sekitar 150 ribu barel per hari menjadi kisaran 180 ribu barel per hari—kontribusi signifikan yang menyumbang 25–30 persen dari total lifting minyak Indonesia. Angka ini menegaskan posisi Blok Cepu sebagai aset strategis, terutama di saat produksi nasional menghadapi tekanan penurunan alamiah di banyak lapangan tua.

Inti negosiasi saat ini berpusat pada skema pembagian hasil produksi, khususnya proporsi hak pemerintah (government take) versus hak kontraktor. Pemerintah menegaskan prioritas utama adalah memaksimalkan pendapatan negara, dengan mempertimbangkan berbagai skenario yang paling menguntungkan secara fiskal dan jangka panjang. Meski sejumlah prinsip telah disepakati, detail pembagian masih menjadi titik krusial yang belum final. Pendekatan ini mencerminkan strategi hati-hati pemerintah untuk menghindari pengorbanan kepentingan nasional demi kelangsungan investasi asing.

Secara lebih luas, pembicaraan ini tidak terlepas dari konteks geopolitik dan ekonomi global. ExxonMobil, sebagai mitra lama dengan rekam jejak operasi panjang di Indonesia, mewakili aliran investasi asing yang krusial bagi sektor hulu migas. Perpanjangan kontrak berpotensi memperkuat stabilitas pasokan domestik, sekaligus membuka ruang bagi transfer teknologi dan peningkatan kapasitas lokal. Namun, di sisi lain, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang kedaulatan sumber daya alam di tengah tuntutan transisi energi yang semakin mendesak.

Baca juga : Gubernur Pramono Anung Tegaskan Sikap Tegas: Lapangan Padel di Permukiman Warga Tak Boleh Beroperasi Melewati Pukul 20.00 WIB

Dengan produksi Blok Cepu yang tetap kokoh—bahkan menunjukkan tren positif pasca-proyek infill—negosiasi ini menjadi ujian bagi kemampuan pemerintah menyeimbangkan antara menjaga pendapatan negara, mempertahankan mitra investasi strategis, dan mempersiapkan fondasi energi jangka panjang. Hasil akhir dari pembicaraan ini tidak hanya akan menentukan nasib Blok Cepu pasca-2035, melainkan juga menjadi preseden bagi pengelolaan aset migas nasional di masa depan.

Pewarta : Diki Eri

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gubernur Pramono Anung Tegaskan Sikap Tegas: Lapangan Padel di Permukiman Warga Tak Boleh Beroperasi Melewati Pukul 20.00 WIB
Next: Yusril Ihza Mahendra: Ambang Batas Parlemen Bukan Penentu Stabilitas, Kompromi Politik yang Sebenarnya Menjamin Pemerintahan Efektif

Related Stories

Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik
2 min read

Peluang Emisi Obligasi China di Pasar Domestik: Strategi Timbal Balik Purbaya Yudhi Sadewa Tekan Biaya Pembiayaan Negara

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Prabowo Terima Telepon Albanese
2 min read

Prabowo Terima Telepon Albanese: Indonesia Mulai Ekspor Ratusan Ribu Ton Pupuk Urea ke Australia, Bukti Surplus Produksi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo
3 min read

Sinergi TNI-Polri Kunci Pembangunan di Tengah Rawan Konflik: Gibran Dorong Program Prioritas Presiden Sentuh Warga Yahukimo

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Di Balik Sentuhan Tangan: Kisah Praktisi Pengobatan Alternatif dengan Tarif Keiklasan dan Menyembuhkan yang ‘Tak Tertolong’ Dokter
  • Fragmen Iliad Homer yang Tersembunyi di Pelukan Mumi: Rahasia Daur Ulang Sastra Yunani di Tanah Firaun
  • Kemitraan Futuristik di Tengah Gejolak Global: Lee Jae-myung dan Modi Targetkan Perdangan Indo-Korea Capai 50 Miliar Dolar AS
  • Jepang Mengakhiri Tabu Pasifisme: Ekspor Senjata Mematikan Resmi Dibuka di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik
  • CIA di Balik Operasi Rahasia Meksiko: Dua Agen AS Tewas dalam Kecelakaan, Picu Ketegangan Diplomatik dengan Trump
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.