Skip to content
09/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Budaya
  • Nilai Sakral, Fungsi Sosial Kisah Jati Ki Ageng Sentono, Rekonstruksi Historis Tahun 1966 dalam Perspektif Budaya dan Administrasi Daerah Wonogiri

Nilai Sakral, Fungsi Sosial Kisah Jati Ki Ageng Sentono, Rekonstruksi Historis Tahun 1966 dalam Perspektif Budaya dan Administrasi Daerah Wonogiri

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 tahun ago 4 minutes read
Rekonstruksi Historis Tahun 1966 dalam Perspektif Budaya dan Administrasi Daerah Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

“Kayu jati sakral peninggalan punden Ki Ageng Sentono yang tumbang akibat longsor pada tahun 1966, secara resmi diboyong ke Pendopo Kabupaten Wonogiri oleh Bupati ke-8, RM. Ng. Broto Pranoto, atas persetujuan warga Desa Tanggulangin. Pohon jati berusia ratusan tahun itu, sebelumnya dianggap keramat oleh masyarakat setempat, namun dimanfaatkan sebagai bahan pembangunan rumah perkantoran pemerintah setelah melalui proses musyawarah dan permohonan izin adat.”

RI News Portal. Wonogiri, 29/04/2025. Artikel ini merekonstruksi peristiwa pemanfaatan kayu jati sakral Ki Ageng Sentono oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri pada tahun 1966, yang dilatarbelakangi oleh kejadian alam berupa longsor di Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono. Dengan pendekatan sejarah lisan dan sumber primer lokal, tulisan ini menelaah proses administratif, legitimasi sosial-budaya, dan nilai pelestarian tradisi dalam konteks kebijakan lokal.

Eksistensi pohon jati di punden-punden keramat di wilayah pedesaan Jawa, khususnya Wonogiri, tidak hanya mengandung nilai ekologis tetapi juga nilai historis dan spiritual yang tinggi. Salah satu yang dikenal masyarakat adalah kayu jati Ki Ageng Sentono di Desa Tanggulangin, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Tahun 1966 menjadi titik penting dalam sejarah lokal ketika pohon jati tersebut tumbang akibat longsor, dan kemudian dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Wonogiri sebagai material pembangunan rumah perkantoran.

Menurut berbagai keterangan lisan dari warga dan tokoh masyarakat yang dihimpun oleh Warta Javaindo, pohon jati Ki Ageng Sentono telah lama dianggap sakral. Kejatuhannya akibat erosi sungai kecil memunculkan dilema antara nilai keramat dan potensi kemanfaatan materialnya. Dalam konteks ini, Kepala Daerah Kabupaten Wonogiri ke-8, RM. Ng. Broto Pranoto, melalui mekanisme persetujuan lokal, meminta izin kepada Kepala Desa Tanggulangin saat itu, Marto Kartono, untuk memboyong kayu tersebut ke pendopo Kabupaten.

Konfirmasi terhadap peristiwa ini datang dari Alfa Syamsubahari, mantan Kepala Desa Tanggulangin dua periode setelah Marto Kartono. Ia menegaskan bahwa kayu jati tersebut dibawa ke Kabupaten Wonogiri setelah memperoleh persetujuan masyarakat. Hal ini memperlihatkan bahwa praktik administratif kala itu tetap mempertimbangkan legitimasi sosial dan tradisi lokal.

Baca juga : Upaya Penegakan Hukum terhadap Jaringan Narkotika di Wilayah Perbatasan, Pengungkapan Kasus Sabu oleh Polres Wonogiri

Menurut saksi sejarah Kartoyo, warga Dusun Jaten, proses pemotongan dilakukan secara manual menggunakan gergaji tangan. Tidak hanya sebagai saksi, Kartoyo juga turut serta dalam kegiatan renovasi rumah dinas Bupati Wonogiri yang menggunakan material kayu jati tersebut. Pernyataan dari Bupati ke-14, Drs. Tjuk Susilo, memperkuat legitimasi historis bahwa kayu jati tersebut berasal dari punden Ki Ageng Sentono.

Dipan Kromowiyono, perangkat desa Jogo Tirto kala itu, juga menjadi saksi hidup peristiwa ini. Ia menekankan bahwa pemindahan kayu dilakukan secara terbuka dan diketahui masyarakat, sehingga tidak menimbulkan konflik nilai dengan norma adat desa.

Menteri Agraria dan (ATR/BPN) Nusron Wahid menarik kewenangan penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB)

Ki Ageng Sentono bukan sekadar nama satu tokoh, melainkan bagian dari kelompok besar tokoh spiritual dan sejarah lokal Wonogiri seperti Ki Ageng Sukoboyo, Ki Ageng Donoloyo, dan Ki Ageng Mbogo. Dalam sistem kepercayaan masyarakat agraris Jawa, keberadaan punden dan tokoh Ki Ageng memiliki posisi sebagai penjaga nilai dan harmoni desa.

Pemanfaatan kayu dari kawasan sakral menunjukkan upaya adaptasi kultural terhadap kebutuhan pembangunan daerah. Meski demikian, proses ini tetap disertai dengan penghormatan melalui musyawarah dan permohonan izin yang dianggap sebagai bentuk “palilah” atau restu adat.

Peristiwa tahun 1966 menjadi cerminan dari harmoni antara modernisasi administratif dan pelestarian budaya lokal di Kabupaten Wonogiri. Kayu jati Ki Ageng Sentono, yang kini masih dikenang keberadaannya, bukan hanya material konstruksi, melainkan simbol konsensus sosial, sejarah lokal, dan penghargaan terhadap kearifan tradisi. Melalui kajian ini, penting ditegaskan bahwa setiap tindakan pembangunan yang bersentuhan dengan simbol budaya harus melibatkan masyarakat dan nilai-nilai lokal secara aktif.

Pewarta : Nandar Suyadi

Baca Berita lain >>>>>>>>>>>
#rinewsadvertaising, #iklanrinews, #ruangiklan, #terkinirinews,
#beritarinews, #viralrinews, #updaterinews, #inforinews,
#beritarepublikindonesia, #beritaindonesia, #republikindonesianews,
#indonesianews, #republicindonesianews, #republicindonesiannews,
#beritacepat, #beritabaru, #ri_news, #republikindonesiaportal, #pertalberitaindonesia,
#rinewsportal, #republikindonesiaportal, #republicindonesianewsportal, #republicindonesianportal

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Mengurai Kejahatan Seksual dalam Keluarga, Pencabulan Anak oleh Ayah Tiri di Wonogiri (2023–2024)
Next: Pendekatan Penegakan Hukum Terhadap Kejahatan Kekerasan dan Narkotika, Ungkap Kasus Kriminal oleh Polres Wonogiri April 2025

Related Stories

Jalanan Wates Kembali Menyala Warna

Jalanan Wates Kembali Menyala Warna: Karnaval Budaya IGTKI Jadi Panggung Anak TK Rayakan HUT RI ke-81

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Banteng Wareng Menari di Panggung Tradisi

Banteng Wareng Menari di Panggung Tradisi: Bedhol Pusaka Kampak Jaga Akar Budaya di Hari Jadi ke-832 Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro

Festival Budaya dan Musik Etnik Mojopuro: Strategi Desa Menghidupkan Tradisi sekaligus Menggerakkan Ekonomi Lokal di HUT ke-81 RI

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Lintas Sektor Padamkan Api di Belaban Ella: Strategi Kolaboratif Mitigasi Karhutla di Benteng Ekosistem Melawi
  • Mengabdi dalam Kesederhanaan, Polwan Polres Melawi Perkuat Komitmen Penegakan Hukum pada HUT ke-78
  • Denyut Olahraga Komunitas: Membedah Turnamen DDC Cup 2026 sebagai Ruang Pembinaan Atlet Muda dan Rekonsiliasi Sosial Pedukuhan di Dongko
  • Dinamika Tata Kelola Olahraga Daerah: Paralisis Anggaran KONI Kota Blitar dan Implikasinya Terhadap Pembinaan Atlet Prospektif
  • Transformasi Peran dan Dedikasi: Refleksi 78 Tahun Langkah Polwan Polda DIY Mengabdi untuk Masyarakat
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by