RI News. Mandailing Natal – Persoalan penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menggelora setelah DPP GARDA AMPUH mendesak pembubaran Satgas PETI Madina. Ketua DPP GARDA AMPUH Indra Saputra menilai satgas tersebut selama ini hanya melakukan kegiatan seremonial tanpa membawa dampak nyata terhadap pemberantasan aktivitas ilegal.
Indra Saputra menyoroti bahwa rapat-rapat dan koordinasi yang rutin digelar satgas tak diikuti tindakan konkret di lapangan. Menurutnya, publik sudah wajar mempertanyakan efektivitas satgas ketika aktivitas PETI tetap berlanjut.
“Kalau aktivitas PETI masih terus berlangsung, sementara rapat dan koordinasi terus dilakukan, maka publik patut mempertanyakan efektivitas satgas,” tegas Indra Saputra.

Selain itu, Indra Saputra juga mengungkap dugaan kebocoran informasi operasi sebelum personel tiba di lokasi. Menurutnya, kebocoran tersebut harus segera diusut secara menyeluruh.
“Kalau informasi penindakan bocor sebelum petugas tiba di lokasi, ini harus diusut. Kalau memang ada pihak internal yang membocorkan informasi, harus diproses sesuai aturan,” ujarnya.
Indra Saputra memastikan tuntutan tidak berhenti di level daerah. Apabila pemerintah tak merespons transparan, persoalan PETI Madina akan dibawa ke tingkat nasional, termasuk dilaporkan ke Mabes Polri dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Di tengah kekhawatiran ini, Indra Saputra juga menyerukan evaluasi pola penindakan yang selama ini hanya menyasar pekerja lapangan. Ia menuntut agar pemodal, pemilik alat berat, dan pihak yang mengendalikan kegiatan ilegal turut diproses.
“Jangan hanya pekerja yang ditindak. Kalau ada pemodal, pemilik alat berat, atau pihak yang mengendalikan aktivitas tambang dan ditemukan bukti keterlibatannya, tentu harus diproses,” tegasnya.
Ia juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan dan siap mendukung setiap langkah yang berkelanjutan untuk melindungi lingkungan serta hak masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Satgas PETI Madina belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan pembubaran maupun dugaan kebocoran informasi operasi.
Pewarta: RI News ( Tim )
Tagline: #PETIMadinaDibubarkan, #UsutKebocoranInformasi, #HukumTanpaAmpun, #LindungiLahanMadina, #GARDAAMPUH,
