RI News. Pontianak, 23 Juli 2026 – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menekankan bahwa Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau bukan sekadar perayaan adat semata, melainkan momentum strategis untuk melestarikan budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif.
Menurut Krisantus, perhelatan budaya seperti Gawai Dayak harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai ruang promosi potensi daerah. “Gawai Dayak bukan sekadar pesta adat, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, melestarikan budaya, sekaligus mempromosikan potensi daerah,” ujarnya saat membuka acara di Betang Youth Center, Rabu.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan Gawai Dayak memiliki potensi besar jika diintegrasikan dengan pengembangan UMKM, kerajinan tangan, dan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Krisantus mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta perajin untuk memanfaatkan setiap momentum kegiatan budaya guna memperkenalkan produk unggulan mereka ke pasar yang lebih luas, tidak hanya terbatas pada tingkat lokal.

Lebih lanjut, Krisantus menilai penguatan ekonomi masyarakat sebagai pilar penting dalam pembangunan daerah. Ia mendorong masyarakat Dayak untuk menjadi pelaku utama dengan memperkuat kapasitas usaha dan melahirkan lebih banyak pengusaha lokal. “Pemerintah akan memberikan perlindungan kepada seluruh pelaku investasi di Kalimantan Barat. Namun investasi tersebut harus membawa dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Krisantus juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan keadilan sosial, sehingga aktivitas ekonomi dan investasi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Sementara itu, Ketua Bidang I TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Donata Krisantus menyoroti peran penting kaum perempuan dalam pengembangan ekonomi kreatif. “TP PKK sangat mendukung Gawai Dayak karena di dalamnya terdapat peran besar kaum perempuan dalam menjaga adat, kuliner, dan kerajinan,” katanya.
Ia berharap berbagai produk binaan TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Sekadau dapat terus berkembang, naik kelas, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.
Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau berlangsung pada 21 hingga 25 Juli 2026. Rangkaian kegiatan mencakup pameran UMKM, lomba seni dan budaya tradisional, ritual adat, pemilihan Bujang Dara Gawai, serta pertunjukan musik. Melalui berbagai aktivitas tersebut, Betang Youth Center diharapkan menjadi pusat perayaan budaya yang sekaligus berfungsi sebagai ruang promosi produk lokal dan penggerak ekonomi kreatif masyarakat Kabupaten Sekadau.
Pewarta: Pan Basten
Tagline: #GawaiDayakXV, #BudayaDanEkonomi, #UMKMKalbar, #SekadauMaju, #PemberdayaanMasyarakat, #WarisanDayak,

