RI News. Wonogiri, 17 Juli 2026 — Program sosialisasi sanitasi terpadu yang digelar Djarum Foundation bersama pemerintah daerah Kabupaten Wonogiri berhasil menyentuh kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sanitasi yang baik demi kesehatan dan kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung di empat lokasi berbeda ini bertujuan tidak hanya memberikan bantuan fisik berupa fasilitas sanitasi dan air bersih, tetapi juga meningkatkan pengetahuan serta kemampuan masyarakat dalam merawat dan memelihara sarana yang telah dibangun. Dengan demikian, manfaat program diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan, turut mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesehatan warga.
Sosialisasi digelar di Aula Kelurahan Giriwono pada 8 Juli 2026, Desa Kerjo Lor Ngadirojo pada 9 Juli 2026, serta Kelurahan Giripurwo dan Kelurahan Wuryorejo Wonogiri pada 16 Juli 2026. Acara dihadiri oleh perwakilan Bapperida Kabupaten Wonogiri Siti Suryani, Sanitarian dan Promkes Puskesmas Wonogiri 2 Titik Widyastuti, DPU TARU Wonogiri Sri Rahayuningsih, Diskominfo Wonogiri Ida Mulyaningsih, PDAM Wonogiri Purwanto, serta Program Fasilitator Djarum Foundation Sony Suharsono PF. Turut hadir pula kepala daerah setempat, kelompok swadaya masyarakat (KSM) penerima manfaat, mahasiswa UNDIP, dan warga penerima bantuan.

Titin Drajat selaku perwakilan menyampaikan rincian bantuan program terpadu Djarum. Di Kelurahan Giriwono terdapat 100 titik sanitasi dan 20 titik PDAM. Desa Kerjo Lor Ngadirojo mendapat 27 titik sanitasi. Kelurahan Wuryorejo memperoleh 46 titik sanitasi dan 12 titik PDAM, sementara Kelurahan Giripurwo mendapatkan 27 titik saluran sanitasi serta 13 titik bantuan air minum dari PDAM.
“Program ini merupakan hasil kerja sama Bapperida Kabupaten Wonogiri, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas, DPU TARU, Diskominfo, dan PDAM Wonogiri, dengan seluruh dana berasal dari PT Djarum,” papar Titin Drajat.
Perwakilan penerima manfaat Mujiyo dari Sentul Kerjo Lor, didampingi Giyanto, mengajak seluruh warga untuk tidak hanya menikmati manfaat bantuan, melainkan juga memprioritaskan pemeliharaan agar fasilitas dapat bertahan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Sri Rahayuningsih dari DPU TARU Wonogiri menjelaskan bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari koordinasi persiapan Kick-off pembangunan jamban kedap air. Program ini memasuki tahun ke-3 dan ke-4 dengan sasaran utama keluarga miskin dan berpenghasilan rendah. Ia menekankan pentingnya perawatan rutin, termasuk penyedotan septik tank setelah 3–5 tahun pemakaian.
Para kepala kelurahan dan desa secara keseluruhan menyambut positif program ini. Mereka menyampaikan apresiasi mendalam kepada PT Djarum dan pemerintah daerah Kabupaten Wonogiri, seraya berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Program ini sejalan dengan visi Wonogiri “Berdaya Saing, Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline: #SanitasiBersih, #KesehatanLingkungan, #PemeliharaanFasilitas, #ProgramTerpaduDjarum, #WonogiriSehat, #KesadaranMasyarakat, #KualitasHidupLebihBaik,

