RI News. Semarang, 11 Juli 2026 – Guna merealisasikan pengabdian nyata kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XXVIII Universitas Semarang (USM) sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan sosialisasi edukatif yang berpusat di Lingkungan Candisewu, khususnya warga RT 03 RW 05 Kelurahan Bambankerep, Kecamatan Ngaliyan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis malam, 9 Juli 2026, sejak pukul 19.00 WIB di pemukiman warga setempat ini menjadi wadah interaktif yang memadukan pengetahuan multidisiplin dengan kebutuhan lokal.
Rangkaian sosialisasi ini diinisiasi sebagai respons langsung terhadap tantangan edukasi di tingkat rukun tetangga, mencakup aspek tata ruang dan mitigasi bencana, kesehatan lingkungan, serta penguatan pola asuh anak di tengah maraknya penggunaan teknologi digital. Tiga program kerja unggulan disampaikan secara langsung oleh para mahasiswa KKN USM di hadapan warga yang antusias mengikuti diskusi hingga larut malam.
Program pertama, Edukasi Desain Bangunan Tahan Gempa dan Banjir yang dibawakan oleh Bilal Untara Fradika (NIM. C.131.22.0179), memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya pemeliharaan dan perancangan rumah tinggal yang adaptif terhadap bencana. Materi ini menekankan prinsip konstruksi kokoh serta penataan ruang yang aman untuk meminimalisir risiko kerugian materiil dan korban jiwa akibat banjir atau gempa.

Sesi kedua, Sosialisasi Sanitasi & Lingkungan Sehat oleh Rizky Setyawan (NIM. C.131.23.0114), mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan kualitas sanitasi keluarga. Pembahasan mencakup penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pembersihan saluran air, serta manajemen sampah rumah tangga sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit endemik di lingkungan padat penduduk.
Sementara itu, Muhammad Salman Alfarisi (NIM. F.131.23.0139) menyampaikan Edukasi Dampak Negatif Gadget Berlebihan pada Perkembangan Anak. Presentasi ini mengupas bahaya penggunaan gawai secara berlebihan serta memberikan solusi praktis bagi orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak, sehingga aspek psikologis, emosional, dan sosial anak tetap terjaga.
Suasana diskusi semakin hidup ketika memasuki sesi tanya jawab materi desain bangunan adaptif bencana. Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Bambankerep, Bapak Sriyanto, membagikan kondisi riil di lapangan. Beliau menceritakan musibah baru-baru ini berupa robohnya tembok akibat pergeseran tanah atau longsor lokal di wilayah RT 03.
Baca juga : Gubernur Luthfi: Integritas Pemimpin Kunci Pemerintahan Bersih di Tengah Kasus OTT Bupati Sukoharjo
Menanggapi paparan mahasiswa, Sriyanto menantang para mahasiswa—khususnya yang memiliki latar belakang Teknik Sipil—untuk tidak berhenti pada teori semata. Ia mengajak tim KKN USM untuk segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi bekas longsor guna mengkaji kelayakan struktur bangunan yang roboh, memastikan apakah pembangunan sebelumnya telah sesuai dengan standar teknik keselamatan.
Ajakan tersebut langsung disambut positif oleh tim mahasiswa KKN PPM XXVIII USM. Perwakilan mahasiswa menyatakan kesiapan untuk menjadwalkan observasi teknis lapangan dalam waktu dekat, membantu pemetaan dan memberikan rekomendasi teknis bagi perbaikan infrastruktur demi keamanan warga ke depan.

Sriyanto menegaskan harapannya terhadap program pengabdian masyarakat ini. “Harapan kami, kehadiran adik-adik mahasiswa di lingkungan Candisewu RT 03 RW 05 ini bisa memberikan solusi nyata atas problem lingkungan yang kami hadapi. Hasil kajian dari mahasiswa nantinya diharapkan bisa menjadi rekomendasi teknis yang bermanfaat agar pembangunan kembali infrastruktur pasca-longsor dapat berjalan sesuai prosedur baku yang aman dan membawa kemaslahatan bersama,” pungkasnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Pewarta: Sriyanto
Tagline: #KKNUSM, #PengabdianMasyarakat, #MitigasiBencana, #PendidikanLingkungan, #PolaAsuhDigital, #CandisewuNgaliyan,

