RI News. Lampung, 12 Juli 2026 — Pemerintah Provinsi Lampung memberikan dukungan penuh kepada siswa berprestasi Riski Muhammad Ivan dari MAN 1 Bandarlampung untuk menghadiri konferensi keamanan siber internasional bergengsi Black Hat USA 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat ekosistem talenta digital muda Lampung di tengah pesatnya perkembangan teknologi global.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan bahwa dukungan terhadap Riski merupakan wujud nyata upaya provinsi dalam membangun sumber daya manusia unggul di bidang teknologi. “Pemprov Lampung terus mendorong pengembangan talenta digital daerah dengan memberikan dukungan kepada putra Lampung, Riski Muhammad Ivan, untuk mengikuti konferensi keamanan siber bergengsi Black Hat USA 2026 yang akan digelar di Las Vegas, AS, pada Agustus mendatang,” ujarnya di Bandarlampung, Sabtu.
Riski telah menunjukkan kemampuan luar biasa melalui Program Bug Bounty dengan berhasil mengidentifikasi berbagai celah keamanan pada platform digital kelas dunia, termasuk milik Microsoft dan NASA. Temuan-temuan tersebut dilaporkan melalui mekanisme responsible disclosure, yang mencerminkan etika profesional di bidang keamanan siber.

Menurut Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, keamanan siber akan menjadi profesi strategis di masa depan yang semakin bergantung pada teknologi. Ia mengapresiasi perjalanan Riski yang mengasah kemampuan secara otodidak sejak tingkat Sekolah Menengah Pertama melalui berbagai sumber daring dan komunitas keamanan siber. “Bidang cyber security adalah profesi yang akan semakin dibutuhkan di masa depan. Maka ini harus terus ditekuni karena potensinya sangat besar,” tegasnya.
Gubernur juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan (AI), machine learning, pemrograman, dan pengembangan sistem digital. Menurutnya, kemampuan ini akan menjadi faktor penentu daya saing sumber daya manusia, khususnya di tingkat daerah. “Kami berharap prestasi Riski dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Lampung untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan kompetensi di bidang teknologi digital,” katanya.
Baca juga : Terobosan Baru RI-Maroko: Akselerasi MRA Halal Dorong Keseimbangan Neraca Perdagangan
Riski Muhammad Ivan sendiri mengungkapkan bahwa minatnya terhadap keamanan siber bermula dari hobi mempelajari pemrograman secara mandiri. “Saya aktif mempelajari berbagai bahasa pemrograman dan teknik pengujian keamanan sistem melalui YouTube, sejumlah platform serta komunitas keamanan siber,” ungkapnya. Berkat konsistensinya, ia berhasil mendapatkan undangan bergengsi untuk menghadiri Black Hat USA 2026, salah satu konferensi keamanan siber paling prestisius yang mempertemukan para ahli dari berbagai negara.
Keberhasilan Riski tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga menegaskan potensi talenta muda Indonesia untuk bersaing di kancah global. Dukungan Pemprov Lampung diharapkan menjadi katalisator bagi semakin banyak pemuda Lampung yang mampu berkontribusi dalam penguatan keamanan digital nasional.
Pewarta : T-Gaul
Tagline: #TalentaDigitalLampung, #CyberSecurity, #BlackHatUSA2026, #PemprovLampung, #GenerasiMudaInovatif, #BugBounty, #SDM Unggul,

