RI News. Jakarta, 6 Juli 2026 — Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terus mengawal kehadiran negara melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) guna mewujudkan hunian layak bagi masyarakat. Program ini dipandang sebagai fondasi utama terciptanya keluarga sehat dan desa sejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, Ibas menegaskan bahwa rumah merupakan kebutuhan dasar setiap keluarga. Menurutnya, menghadirkan hunian yang aman dan layak menjadi bagian krusial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat fondasi kesejahteraan keluarga.
“Rumah adalah tempat kita berteduh dan membangun kehidupan keluarga. Saya mendengar masih banyak rumah masyarakat yang membutuhkan perbaikan. Insya Allah setiap aspirasi yang kami terima akan terus kami perjuangkan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah yang layak,” ujar Ibas.

Lebih lanjut, Ibas menjelaskan bahwa pembangunan rumah layak bukan sekadar memperbaiki fisik bangunan, melainkan juga membangun ketenteraman keluarga sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Program ini, kata dia, ikut memperkuat keluarga harmonis, masyarakat yang tangguh, dan bangsa yang semakin maju.
Ia mengutip petuah Jawa yang mendalam: “Rukun ing omah, tentrem ing urip: rukun di rumah, tenteram dalam hidup dan keluarga ayem, negara tentrem.” Menurut Ibas, keluarga yang tenang akan melahirkan negara yang tenteram.
Ibas menekankan komitmen agar tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. “Kita ingin masyarakat hidup semakin layak. Tidak boleh lagi ada rumah dengan atap bocor, dinding yang masih rapuh, atau lantainya masih tanah. Mari kita bersama-sama menghadirkan rumah yang benar-benar layak untuk masyarakat,” tegasnya.
Program BSPS yang telah berjalan sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, menurut Ibas, terus memberikan manfaat nyata bagi keluarga yang membutuhkan. Meski nilai bantuannya tidak selalu besar, dampaknya sangat signifikan bagi penerima. Ia berharap jangkauan program dapat terus diperluas di masa mendatang.
Baca juga : Kemdiktisaintek Tegaskan SPMI sebagai Pilar Utama Budaya Mutu Perguruan Tinggi Indonesia
Keberhasilan program ini juga tidak lepas dari semangat gotong royong yang kuat antara pemerintah desa dan masyarakat. “Bantuan sebesar Rp20 juta mungkin terlihat kecil, tetapi manfaatnya sangat besar untuk memperbaiki rumah warga menjadi lebih layak. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan seluruh masyarakat yang bergotong royong menyukseskan program ini hingga tuntas,” ungkap Ibas.
Pada Sabtu (4/7) lalu, Ibas secara langsung meninjau pelaksanaan program BSPS di Desa Mendolo Kidul, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Kunjungan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk mensosialisasikan empat pilar MPR RI dengan tema Satu Rasa Satu Bangsa: Rumah Layak, Keluarga Sehat dan Desa Sejahtera.
Dengan pendekatan ini, Ibas berupaya memastikan bahwa kehadiran negara tidak hanya dirasakan secara administratif, melainkan juga memberikan dampak langsung pada kualitas kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput.
Pewarta : Yogi Hilamawan
Tagline: #RumahLayak, #BSPS, #IbasMPR, #KeluargaSehat, #DesaSejahtera, #GotongRoyong, #SatuRasaSatuBangsa,

