RI News. Klaten – Program unggulan serap aspirasi masyarakat bernama Sambung Rasa kembali bergulir di Kabupaten Klaten sepanjang tahun 2026. Kegiatan pembuka digelar di Desa Pesu, Kecamatan Wedi, Jumat (5/6/2026), menandai komitmen pemerintah daerah untuk terus mendekatkan pelayanan publik kepada warga di tingkat desa.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Pesu tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo beserta jajaran asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Berbagai layanan publik dihadirkan di lokasi, mulai dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dissos P3APPKB), Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Diskominfo, Disdukcapil, DKUKMP, Dispersip, hingga Bank Klaten, Bank Jateng, RSUD Bagas Waras, dan Puskesmas setempat.
Selain pelayanan, potensi setiap desa di Kecamatan Wedi juga dipamerkan dalam acara tersebut. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan sosial, pendidikan, dan paket sembako dari Baznas, PT BPR Bank Klaten, PDAM Tirta Merapi, serta Dissos P3APPKB. Ada pula penyerahan santunan jaminan kematian dan beasiswa bagi dua ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan asal Desa Pesu.

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo menegaskan bahwa Sambung Rasa merupakan agenda strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Menurutnya, program ini menjadi jembatan komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
“Kegiatan ini adalah bagaimana menyambung rasa antara kami dari pemerintahan dan masyarakat. Kami bisa menyerap secara langsung apa yang menjadi usulan dari masyarakat. Tentu tidak kemudian semua bisa diselesaikan secara langsung. Ada beberapa yang bisa langsung dieksekusi, ada yang harus menunggu aturan, anggaran dan lain sebagainya,” ujar Hamenang.
Ia menambahkan bahwa berbagai pelayanan pemerintah daerah sengaja dihadirkan di lokasi untuk mendekatkan akses kesehatan, sosial, perizinan, dan layanan lainnya kepada masyarakat. “Dari kegiatan ini kami menghadirkan secara langsung bantuan-bantuan ke masyarakat,” jelasnya.
Dari aspirasi yang disampaikan warga Desa Pesu, beberapa di antaranya menonjol, seperti permintaan bantuan mobil layanan desa, perbaikan saluran irigasi, dan pembangunan gedung PAUD. Bupati Hamenang langsung merespons bahwa perbaikan saluran irigasi dapat dikerjakan pada tahun ini, sementara usulan lainnya akan diprogramkan tahun depan.
Baca juga : BPK Soroti Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kalbar di Balik Opini WTP Tahun 2025
“Alhamdulillah untuk saluran irigasi mungkin bisa kami kerjakan tahun ini. Untuk yang lainnya mungkin di tahun depan,” kata Hamenang.
Sementara itu, Nanang, perwakilan lembaga RT/RW Desa Pesu, menyampaikan harapan agar bantuan mobil layanan sosial segera direalisasikan. Kendaraan tersebut dinilai krusial untuk mendukung mobilitas pelayanan terhadap lansia, akseptor KB, penanganan stunting, dan program sosial lainnya.
“Kami dari lembaga RT/RW menyampaikan aspirasi dari warga kami agar dapat diwujudkan mobil layanan sosial,” ungkap Nanang.
Program Sambung Rasa 2026 akan digelar secara bergiliran ke seluruh 26 kecamatan di Kabupaten Klaten, diharapkan mampu semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah melalui pendekatan yang langsung dan solutif.
Pewarta : Rendro P
Tagline : #SambungRasa2026, #KlatenBersatu, #AspirasiMasyarakat, #PelayananPublik, #BupatiKlaten, #DesaPesu, #WediKlaten, #PembangunanDesa,

