RI News. Semarang – Delapan generus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Semarang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kota Semarang cabang Pencak Silat. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mengembangkan potensi generasi muda yang unggul baik secara fisik maupun karakter.
Dari delapan generus yang lolos seleksi tingkat kota, empat di antaranya berhasil menyandang gelar juara. Semua peraih medali berasal dari Pengurus Cabang (PC) LDII Gunungpati, yang semakin menegaskan peran kecamatan tersebut sebagai salah satu basis prestasi olahraga pencak silat di kalangan pelajar Semarang.
Alif Yunus Kenzie dari SMP IT Mutiara Hati Gunungpati berhasil menjadi Juara 1 Jurus Tunggal IPSI Putra tingkat SMP. Prestasi serupa juga diraih oleh Zarina Antalya Syaza dari SD Negeri Sekaran 01 yang meraih Juara 2 Jurus Tunggal Putri tingkat SD. Sementara itu, Barra Adya Fadhil Mahadika (SMP Kartika II) meraih Juara 3 Laga Kelas F Putra SMP, dan Haifa Aqila Zahra (SMP Negeri 22) menyumbang Juara 3 Jurus Tunggal Putri SMP.

Keberhasilan ini diraih setelah melalui seleksi ketat di tingkat kota. Untuk jenjang SMP, kompetisi digelar pada 18 Mei 2026 di SMP Negeri 4 Semarang. Sedangkan jenjang SD dilaksanakan dua hari kemudian, tepatnya 20 Mei 2026 di lokasi yang sama.
Selain empat peraih medali, empat generus LDII lainnya juga turut serta dalam seleksi tingkat kota, yaitu Karrel El Wafa’ dan Haifa Aqila Zahra (SMP Negeri 22), Muhammad Rihan Mudzakir (SD Negeri Sekaran 01), Verrel Hisamu Rochmad (SD Negeri Tugurejo 03), serta Asadillah Ali Ma’ruf (SD Negeri Jomblang 05).
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan generus LDII tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan dan akhlak, tetapi juga mendorong prestasi di bidang akademik dan olahraga. Melalui program pembinaan yang terstruktur, LDII Kota Semarang terus melahirkan generasi yang berdaya saing tinggi.
Pencak silat sebagai olahraga warisan budaya bangsa semakin menunjukkan potensinya dalam membentuk karakter disiplin, tangguh, dan beretika di kalangan pelajar. Keberhasilan generus LDII di O2SN 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berprestasi sambil menjaga nilai-nilai keislaman.
Reporter: Sriyanto

