RI News. Jakarta – Federico Dimarco menorehkan sejarah baru bagi para bek di Liga Italia. Pemain bertahan Inter Milan ini resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A musim 2025/2026, mengalahkan persaingan ketat dari nama-nama besar di kompetisi tersebut.
Sebagai pilar utama Nerazzurri dalam perjalanan menuju gelar juara Liga Italia ke-21 dalam sejarah klub, Dimarco tampil luar biasa sepanjang musim. Bek sayap kiri Timnas Italia ini tidak hanya solid dalam bertahan, tetapi juga menjadi senjata mematikan di sektor serangan dengan kontribusi luar biasa.
Sepanjang 34 pertandingan, Dimarco mencatatkan 6 gol dan 18 assist. Catatan 18 assist tersebut menjadikannya pemilik assist terbanyak di Serie A musim ini, sebuah pencapaian istimewa untuk seorang bek.
CEO Serie A, Luigi De Siervo, memberikan apresiasi tinggi atas penampilan para pemain musim ini.

“Sebagai musim Serie A yang menarik dengan begitu banyak yang harus diputuskan dalam hal kualifikasi piala Eropa dan pertempuran untuk menghindari degradasi, kami menghormati para pemain yang telah berkontribusi paling banyak selama kejuaraan,” ujar De Siervo melalui laman resmi Serie A, Sabtu.
Keberhasilan Dimarco meraih gelar individu tertinggi ini semakin istimewa karena Serie A musim ini dikenal sangat kompetitif. Inter Milan berhasil keluar sebagai juara, namun perjuangan di papan tengah hingga papan bawah berlangsung sengit hingga pekan-pekan terakhir.
Selain Dimarco, Serie A juga mengumumkan para pemenang di kategori posisi masing-masing. Lautaro Martinez, kapten sekaligus penyerang utama Inter Milan, menyabet gelar Penyerang Terbaik setelah penampilan konsistennya sepanjang musim.
Baca juga : PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen
Gelandang muda berbakat Nico Paz dari Como berhasil menjadi Gelandang Terbaik, menunjukkan bahwa talenta baru mulai bersinar di kompetisi papan atas Italia. Sementara itu, Marco Palestra dari Cagliari dinobatkan sebagai Pemain Bertahan Terbaik, dan kiper AS Roma, Mile Svilar, terpilih sebagai Penjaga Gawang Terbaik.
Adapun gelar Pemain Muda Terbaik diraih oleh Kenan Yildiz dari Juventus, semakin memperkuat narasi bahwa Serie A tetap menjadi ladang subur bagi talenta muda Eropa.
Pencapaian Federico Dimarco musim ini menjadi bukti bahwa posisi bek sayap kini semakin vital dalam sepak bola modern. Kontribusi ofensifnya yang masif, dikombinasikan dengan soliditas pertahanan, membuatnya layak menjadi pemain terbaik di salah satu liga paling ketat di dunia.
Pewarta: Vie

