RI News. Jakarta, 20 Mei 2026 – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menjadikan Kota Kopenhagen, Denmark, sebagai salah satu rujukan utama dalam upaya revitalisasi kawasan bersejarah Jakarta. Menurutnya, kota yang telah berusia lebih dari 900 tahun tersebut berhasil mempertahankan identitas historis sekaligus menciptakan ruang hidup yang modern dan manusiawi.
Rano menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan kerja ke Kopenhagen pada Senin, 18 Mei lalu. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat transformasi Jakarta menjadi kota yang lebih nyaman, hijau, dan ramah bagi warganya. Pernyataan tersebut disampaikan melalui siaran pers yang diterima di Jakarta pada Rabu.
Dalam pertemuan bilateral, Rano berdialog dengan Mayor of Employment, Integration, and Business for the City of Copenhagen, Andreas Kiel. Diskusi mendalam mencakup strategi pembangunan kota berkelanjutan, pengelolaan ekonomi perkotaan, pengembangan pariwisata, serta berbagai langkah peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kami melihat bagaimana Kopenhagen mengintegrasikan sejarah panjang dengan inovasi kota modern,” ungkap Rano, seraya menekankan pentingnya pembelajaran tersebut bagi Jakarta.
Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membentuk tim khusus revitalisasi Kota Tua berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 1153 Tahun 2025, dengan Rano Karno sendiri sebagai Ketua Revitalisasi dan Penataan Kota Tua. Pengembangan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah pusat, pelaku usaha, komunitas lokal, hingga sektor swasta.
Tujuannya adalah menghidupkan kembali Kota Tua sebagai kawasan bersejarah yang inklusif, dinamis, dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi Jakarta untuk berkembang sebagai kota global yang tetap berakar pada sejarah dan identitas lokal.
“Jakarta sedang memperkuat transformasi menuju kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga nyaman dihuni dan tetap memiliki identitas kuat yang berpihak pada kualitas hidup masyarakat,” tegas Rano.
Baca juga : Prabowo Hadir Langsung di Paripurna DPR, Sampaikan Fondasi Ekonomi RAPBN 2027
Pertemuan dengan pihak Kopenhagen juga membahas pengelolaan kerja sama internasional, jejaring kota-kota global, serta model pembangunan kota layak huni (livable city). Kopenhagen dikenal sebagai salah satu kota dengan kualitas hidup tertinggi di dunia, berkat desain ruang publik yang nyaman, jaringan jalur sepeda yang luas, kawasan tepi air yang bersih, serta akses setara bagi semua warga dengan pendekatan berkelanjutan.
Pemerintah Kota Kopenhagen menekankan bahwa setiap kota memiliki karakter dan tantangan unik. Bagi Jakarta sebagai kota tropis, konsep kota layak huni perlu disesuaikan, terutama dengan penyediaan lebih banyak ruang teduh dan area interaksi publik yang nyaman di tengah iklim panas.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk tidak sekadar mengejar kemajuan infrastruktur, melainkan membangun kota yang menghormati masa lalu sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Revitalisasi Kota Tua diharapkan menjadi pilot project yang dapat menjadi contoh bagi pengembangan kawasan-kawasan lainnya di ibu kota.
Pewarta : Yogi Hilmawan

