RI News. Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 14.237 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan penyampaian pendapat masyarakat dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026. Operasi ini menekankan komitmen aparat keamanan untuk menjaga ketertiban sekaligus melindungi hak konstitusional warga dalam menyampaikan aspirasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, total personel tersebut terdiri dari 12.263 anggota Polri, 500 personel TNI, 74 petugas pemerintah daerah, 400 pengamanan dalam DPR/MPR RI, serta 1.000 anggota Sabuk Kamtibmas atau Potmas.
Menurut Budi, seluruh kekuatan tersebut disiagakan bersama jajaran Kodam Jaya untuk memastikan kegiatan masyarakat berjalan aman dan lancar, termasuk pengaturan arus lalu lintas yang dinamis. “Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya mempersiapkan kegiatan masyarakat dalam penyampaian pendapat di muka umum, termasuk terkait situasi arus lalu lintas,” ujarnya di Jakarta, Rabu.

Pengamanan difokuskan pada beberapa titik krusial, antara lain kawasan DPR/MPR RI, Monas atau Silang Selatan, Kejaksaan Agung RI, Gedung Pelni, Bawaslu RI, hingga Tugu Proklamasi. Kehadiran aparat di lapangan, kata Budi, bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus memastikan penyampaian aspirasi dapat berlangsung tertib.
Polda Metro Jaya menegaskan tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum sebagaimana dijamin oleh undang-undang. “Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat karena merupakan hak yang dilindungi undang-undang,” tegas Budi.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta saling menghormati petugas TNI-Polri yang bertugas. Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan, dan masyarakat diminta mengikuti arahan petugas agar aktivitas kota tetap berjalan normal.
Baca juga : KPK Perluas Jerat Korupsi Ponorogo: Sprindik Baru dan Dugaan Pencucian Uang Menguat
Peringatan Harkitnas tahun ini menjadi momentum penting di tengah dinamika sosial politik nasional. Dengan kesiapan personel dalam skala besar, aparat berharap semangat kebangkitan nasional dapat terwujud tidak hanya melalui rangkaian acara resmi, tetapi juga melalui penyampaian aspirasi yang damai dan bertanggung jawab dari berbagai elemen masyarakat.
Pewarta : Yogi Hilmawan

