Skip to content
24/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Konflik Lahan Ancang-Ancang Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo

Konflik Lahan Ancang-Ancang Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Konflik Lahan Ancang-Ancang Sekolah Rakyat di Temanggung dan Wonosobo
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Temanggung – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membangun Sekolah Rakyat sebagai terobosan pemutus rantai kemiskinan kembali menghadapi hambatan sosial di lapangan. Di dua kabupaten, Temanggung dan Wonosobo, rencana tersebut menuai penolakan dari warga setempat yang khawatir kehilangan lahan publik yang selama ini dimanfaatkan sebagai ruang terbuka.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah, Imam Masykur, mengakui adanya dinamika di masyarakat meski secara administratif lahan telah lolos verifikasi. “Yang di Temanggung sudah lolos verifikasinya, lahan seluas lima hektare memenuhi syarat. Namun masyarakat memang perlu diberi sosialisasi yang lebih intensif,” ujar Imam saat dihubungi Kamis (7/5).

Menurut Imam, penolakan yang muncul bukanlah konflik besar, melainkan bentuk aspirasi warga yang merasa kebutuhannya belum terakomodasi. Di Temanggung, ganjalan utama berada pada aspek pendekatan sosial, sementara di Wonosobo, warga yang tinggal di sekitar lapangan yang direncanakan sebagai lokasi Sekolah Rakyat menuntut penyediaan lahan pengganti.

“Di Wonosobo sudah lolos verifikasi, tapi warganya minta tanah pengganti karena mereka butuh lapangan. Saya optimis untuk Wonosobo bisa lolos sepenuhnya. Cuma Temanggung memang perlu pendekatan lebih ke warganya,” tambahnya.

Sekolah Rakyat merupakan inisiatif yang dirancang mirip Sekolah Taruna Nusantara, dengan fokus tidak hanya pada pendidikan formal tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan. Tujuannya jelas: memanusiakan fakir miskin dan memberi anak-anak mereka akses pendidikan berkualitas agar kelak memiliki kompetensi yang mumpuni.

Tahun ini Jawa Tengah memiliki 14 lokasi rintisan Sekolah Rakyat. Sebagian besar di antaranya akan diwujudkan sebagai bangunan permanen. Beberapa daerah seperti Brebes, Sukoharjo, dan Cilacap mendapat bantuan langsung pembangunan dari pemerintah pusat. Sementara itu, Sekolah Rakyat Sukoharjo direncanakan juga menampung siswa dari Solo.

Biaya pembangunan setiap unit Sekolah Rakyat mencapai Rp200 hingga Rp350 miliar, seluruhnya ditanggung APBN. Konsep pendanaannya pun bervariasi; ada yang mendapat bantuan bangunan langsung, ada pula yang harus mencari lahan terlebih dahulu.

Baca juga : Pengasuh Ponpes Ndolo Pati Ditangkap di Masjid Agung Wonogiri: Detik-detik Pelarian Berakhir di Balik Jeruji

Meski konsepnya visioner, realisasi Sekolah Rakyat ternyata tak lepas dari persoalan klasik pembangunan di daerah: kurangnya komunikasi dan keterlibatan masyarakat sejak awal. Penolakan di Temanggung dan Wonosobo menjadi pelajaran berharga bahwa verifikasi teknis lahan semata tidak cukup. Pendekatan humanis dan solusi win-win bagi warga sekitar menjadi kunci agar program strategis ini tidak terhambat.

Imam Masykur berharap, dengan penanganan yang tepat, seluruh rintisan dapat berjalan sesuai rencana. “Harapannya mereka keluar dari Sekolah Rakyat bisa punya keterampilan yang bagus dan kepribadian yang lebih baik,” pungkasnya.

Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari fisik bangunan megah, melainkan juga dari penerimaan masyarakat dan dampak nyata terhadap penurunan kemiskinan struktural di Jawa Tengah.

Pewarta : Rendro P

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pengasuh Ponpes Ndolo Pati Ditangkap di Masjid Agung Wonogiri: Detik-detik Pelarian Berakhir di Balik Jeruji
Next: Bupati Wonogiri Janji Tindak Tegas, Guru Olahraga Diduga Lecehkan Siswi Segera Dinonaktifkan

Related Stories

Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri Bangkit

Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri Bangkit: Operasional Mulai Bergulir Meski Tantangan Stok Masih Membayangi

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Penangkapan

Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Penangkapan, Praperadilan Uji Keabsahan Kasus Ijazah Jokowi

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Sulsel Raih Rp258 Miliar untuk Jalan Daerah

Sulsel Raih Rp258 Miliar untuk Jalan Daerah: Dorong Konektivitas dan Ekonomi Merata

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Perjuangan Los Cafeteros yang Penuh Ketegangan
  • Repatriasi Warisan Budaya: Kementerian Kebudayaan Perkuat Koordinasi dengan FBI untuk Percepatan Pemulangan Artefak
  • Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri Bangkit: Operasional Mulai Bergulir Meski Tantangan Stok Masih Membayangi
  • Semangat Pengorbanan Pahlawan Menginspirasi Polri di Ambang Hari Bhayangkara ke-80
  • Presiden Prabowo Disambut Ribuan Petani dan Nelayan di PENAS KTNA XVII Gorontalo
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.