RI News. Payakumbuh, Sumatera Barat — Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta secara resmi melepas keberangkatan 175 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Payakumbuh untuk musim haji 1447 H/2026 M. Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera pataka di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (30 April 2026).
Acara pelepasan tersebut menjadi momen penting bagi para calon haji untuk menerima restu dan arahan jelang keberangkatan menuju Tanah Suci. Zulmaeta menyampaikan harapan agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, serta kembali ke kampung halaman sebagai haji yang mabrur.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Endra Rinaldi, menjelaskan bahwa 175 jemaah dibagi menjadi dua kelompok terbang (kloter) sesuai jadwal embarkasi. Kloter 13 terdiri atas 161 orang dijadwalkan memasuki Asrama Haji Embarkasi Padang pada Kamis (7 Mei 2026). Mereka akan diberangkatkan ke Jeddah pada Jumat (8 Mei 2026) pukul 07.10 WIB dengan pesawat Garuda Indonesia (GIA) 3513. Jadwal kedatangan diperkirakan pukul 12.00 Waktu Standar Arab Saudi (WAS).

Sementara itu, Kloter 14 yang berjumlah 14 orang juga akan masuk asrama pada hari yang sama dan diterbangkan ke Tanah Suci pada Sabtu (9 Mei 2026) pukul 10.45 WIB menggunakan penerbangan GIA 3514, dengan estimasi tiba di Jeddah pukul 14.55 WAS.
Untuk kepulangan, Kloter 13 direncanakan bertolak dari Madinah pada 17 Juni 2026 pukul 19.00 WAS dan tiba di Padang pada 18 Juni 2026 pukul 10.30 WIB via GIA 3813. Sedangkan Kloter 14 akan kembali dari Madinah pada 19 Juni 2026 pukul 13.20 WAS dan tiba di Padang pada 20 Juni 2026 pukul 04.50 WIB dengan penerbangan GIA 3814.
Dari total 175 jemaah, terdapat 84 laki-laki dan 91 perempuan. Jemaah tertua adalah Syahilfa Sainun Jubai berusia 78 tahun, sementara jemaah termuda adalah Mohammad Luthfi yang baru berusia 18 tahun. Keberagaman usia ini mencerminkan semangat keberagamaan yang merata di kalangan masyarakat Payakumbuh.
Pada dini hari Kamis (7 Mei 2026) pukul 02.00 WIB, rombongan jemaah telah bertolak dari Payakumbuh menuju embarkasi Padang untuk memulai perjalanan suci mereka.
Baca juga : Camat Linggo Sari Baganti Diperiksa Kejaksaan atas Dugaan Skandal Dana UPK
Pelepasan ini tidak hanya menjadi agenda administratif, melainkan juga momentum spiritual bagi kota yang dikenal dengan sebutan “Kota Limbago” ini. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan terus mendoakan agar para jemaah diberi kemudahan, kesehatan, dan keselamatan selama menunaikan rukun Islam kelima, serta pulang dengan membawa haji mabrur yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan.
Semoga perjalanan suci ini menjadi ladang amal yang berlipat ganda bagi seluruh jemaah asal Payakumbuh. Amin.
Pewarta: Mayang Sari


