Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Revitalisasi Vokasi Jawa Barat: Dari Pencetak Pencari Kerja Menuju Inkubator Ekonomi Berbasis Lokal

Revitalisasi Vokasi Jawa Barat: Dari Pencetak Pencari Kerja Menuju Inkubator Ekonomi Berbasis Lokal

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Revitalisasi Vokasi Jawa Barat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bandung – Kesepakatan strategis antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk merevitalisasi pendidikan vokasi menandai pergeseran paradigma pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. Inisiatif yang dirumuskan di Gedung Pakuan, Bandung pada 22 April 2026 ini tidak sekadar merespons tingginya angka pengangguran terdidik, tetapi juga mencoba mengurai anomali struktural dalam pasar kerja nasional yang selama ini didominasi orientasi pada sektor formal administratif.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa lembaga pendidikan vokasi harus berani keluar dari pola konvensional yang menjadikan sektor formal sebagai tujuan utama lulusan. Menurutnya, realitas menunjukkan bahwa lulusan pendidikan formal justru terjebak dalam antrean panjang pekerjaan administratif, sementara sektor-sektor berbasis potensi lokal seperti pariwisata, kebudayaan, dan pengolahan sumber daya alam masih kekurangan tenaga kerja terampil.

Dari perspektif akademis, fenomena ini dapat dibaca sebagai mismatch antara output pendidikan dengan demand pasar kerja. Selama ini, sistem pendidikan cenderung menghasilkan tenaga kerja dengan kompetensi generik, sementara kebutuhan industri—terutama sektor berbasis lokal—memerlukan keahlian spesifik yang kontekstual dan adaptif. Revitalisasi vokasi menjadi instrumen kebijakan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui reformulasi kurikulum berbasis kebutuhan riil ekonomi daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyoroti momentum bonus demografi yang harus dioptimalkan melalui peningkatan kualitas pendidikan yang relevan. Ia menekankan bahwa peluang kerja masa depan tidak hanya bertumpu pada sektor teknologi tinggi, tetapi juga terbuka luas pada sektor kepariwisataan, ekonomi kreatif, dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, pendidikan vokasi diharapkan bertransformasi menjadi ekosistem pembelajaran yang mampu melahirkan tenaga kerja inovatif, bukan sekadar pencari kerja.

Langkah konkret dari revitalisasi ini tercermin dalam pengembangan kurikulum yang lebih fleksibel dan berbasis kompetensi. Sektor-sektor seperti industri anyaman, pangan tradisional, hingga perkebunan kopi dan teh diposisikan sebagai ruang ekonomi baru yang memiliki stabilitas pasar. Pendekatan ini sekaligus merekonstruksi persepsi sosial terhadap pekerjaan non-formal yang selama ini sering dianggap marginal.

Dukungan juga datang dari Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, yang menilai arah kebijakan ini selaras dengan kebutuhan industri pariwisata nasional. Pemerintah telah menyiapkan perangkat pendukung berupa standar kompetensi yang terukur, termasuk pengembangan ratusan skema okupasi baru untuk memastikan tenaga kerja memiliki keahlian yang diakui secara profesional.

Baca juga : Menata Ulang Tata Kelola Digital Negara: Uji Publik Regulasi SPBE Jadi Momentum Reformasi Layanan Pemerintahan

Keterlibatan Politeknik Pariwisata NHI Bandung dalam proses perumusan kebijakan memperkuat aspek implementatif dari program ini. Institusi tersebut diharapkan menjadi model integrasi antara pendidikan, industri, dan kebutuhan pasar global, terutama dalam mencetak tenaga kerja pariwisata yang kompetitif secara internasional.

Secara struktural, revitalisasi pendidikan vokasi ini merepresentasikan upaya negara dalam mengoreksi bias pembangunan yang terlalu berorientasi pada sektor formal. Dengan mengarahkan pendidikan pada penguatan ekonomi lokal berbasis potensi daerah, kebijakan ini tidak hanya berpotensi menekan angka pengangguran terdidik, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Namun demikian, tantangan implementasi tetap menjadi faktor penentu keberhasilan. Sinkronisasi antara pemerintah pusat, daerah, institusi pendidikan, dan pelaku industri menjadi prasyarat utama agar transformasi ini tidak berhenti pada tataran kebijakan, melainkan mampu menghasilkan dampak nyata bagi struktur ketenagakerjaan nasional.

Pewarta : Vie

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Menata Ulang Tata Kelola Digital Negara: Uji Publik Regulasi SPBE Jadi Momentum Reformasi Layanan Pemerintahan
Next: Operasi Senyap di Timur Indonesia: 17,8 Juta Rokok Ilegal Disita, Negara Selamatkan Miliaran Rupiah

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by