Skip to content
07/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Jepang Mengakhiri Tabu Pasifisme: Ekspor Senjata Mematikan Resmi Dibuka di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Jepang Mengakhiri Tabu Pasifisme: Ekspor Senjata Mematikan Resmi Dibuka di Tengah Ketegangan Indo-Pasifik

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Jepang Mengakhiri Tabu Pasifisme
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Tokyo – Dalam langkah bersejarah yang menandai pergeseran mendalam dalam kebijakan pertahanan pascaperang, Jepang secara resmi mencabut larangan ekspor senjata mematikan. Keputusan Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi ini membuka pintu bagi penjualan kapal perang, drone tempur, jet tempur, rudal, dan kapal perusak buatan Jepang ke negara mitra terpilih.

Perubahan ini bukan sekadar penyesuaian teknis, melainkan respons strategis terhadap lingkungan keamanan yang semakin kompleks di kawasan Indo-Pasifik. Dengan ancaman militer yang semakin terbuka dari China dan Korea Utara, serta ketidakpastian komitmen Amerika Serikat, Tokyo kini memilih untuk memperkuat basis industri pertahanannya sekaligus memperdalam kerja sama dengan sekutu-sekutunya.

Sekretaris Kabinet Utama Minoru Kihara menegaskan bahwa kebijakan baru ini bertujuan “menjamin keselamatan Jepang sekaligus berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas regional”. Menurutnya, pemerintah akan secara aktif mempromosikan transfer peralatan pertahanan untuk membangun lingkungan keamanan yang menguntungkan Jepang serta memperkuat ketahanan industri nasional.

Sejak berakhirnya Perang Dunia II, Jepang dikenal dengan konstitusi pasifisnya yang sangat ketat, yang melarang ekspor senjata dalam skala besar. Selama puluhan tahun, ekspor hanya dibatasi pada peralatan non-mematikan seperti rompi anti peluru, masker gas, dan radar intelijen. Kini, semua pembatasan tersebut dihapus. Ekspor senjata mematikan hanya diperbolehkan kepada 17 negara yang telah menandatangani perjanjian transfer teknologi pertahanan dengan Jepang, dengan pengawasan ketat oleh Dewan Keamanan Nasional dan mekanisme pemantauan pasca-penjualan.

Langkah ini mendapat sambutan hangat dari mitra utama Jepang. Australia, misalnya, baru saja menandatangani kesepakatan senilai 6,5 miliar dolar AS untuk pengadaan dan produksi bersama fregat kelas Mogami. Selandia Baru dan Filipina juga menyatakan minat serius terhadap kapal perang dan kapal perusak Jepang. Bahkan perwakilan NATO baru-baru ini mengunjungi fasilitas industri pertahanan Jepang untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut.

Namun, tidak semua pihak menyambut baik. China langsung mengecam keputusan tersebut sebagai “langkah gegabah menuju militerisme baru”. Di dalam negeri, kelompok oposisi dan aktivis pasifis menilai kebijakan ini melanggar semangat konstitusi Jepang dan berpotensi meningkatkan ketegangan global serta mengancam keselamatan warga Jepang sendiri.

Baca juga : CIA di Balik Operasi Rahasia Meksiko: Dua Agen AS Tewas dalam Kecelakaan, Picu Ketegangan Diplomatik dengan Trump

Perubahan ini merupakan kelanjutan logis dari langkah-langkah bertahap yang dimulai sejak 2014 dan dipercepat pada 2023. Saat itu, Jepang mulai mengizinkan penjualan komponen senjata berlisensi asing serta kerja sama pengembangan jet tempur generasi keenam bersama Inggris dan Italia. Kini, dengan industri pertahanan yang selama ini terbatas hanya melayani Pasukan Bela Diri Jepang, Tokyo berupaya menjadikan sektor ini sebagai salah satu pilar pertumbuhan strategis nasional.

Pemerintahan Takaichi menjadikan industri pertahanan sebagai salah satu dari 17 bidang prioritas. Perusahaan besar dan startup semakin tertarik, terutama pada teknologi dual-use dan drone. Pemerintah juga meningkatkan pendanaan bagi riset akademik dan perusahaan rintisan di bidang ini.

Secara akademis, kebijakan ini mencerminkan evolusi konsep “pacifisme proaktif” Jepang yang telah berkembang sejak satu dekade terakhir. Jepang tidak lagi hanya bergantung pada aliansi dengan Amerika Serikat, melainkan secara aktif membangun jaringan deterrence kolektif di kawasan. Hal ini sekaligus menandai normalisasi peran militer Jepang dalam tatanan keamanan internasional pasca-Perang Dingin.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi (kiri) dan Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi (kanan) tiba untuk rapat kabinet di kantor perdana menteri di Tokyo, Selasa, 21 April 2026.

Meski demikian, Tokyo tetap menegaskan komitmennya pada standar ekspor yang ketat. Senjata mematikan tidak akan dijual kepada negara yang sedang berperang, meski pengecualian dapat diberikan dalam situasi tertentu yang dianggap mendesak.

Dengan langkah ini, Jepang tidak hanya memperkuat industri dalam negerinya, tetapi juga mengubah peta geopolitik kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Apakah perubahan ini akan membawa stabilitas baru atau justru memicu perlombaan senjata regional, masih menjadi perdebatan yang akan terus diawasi para pengamat keamanan internasional dalam waktu mendatang.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: CIA di Balik Operasi Rahasia Meksiko: Dua Agen AS Tewas dalam Kecelakaan, Picu Ketegangan Diplomatik dengan Trump
Next: Kemitraan Futuristik di Tengah Gejolak Global: Lee Jae-myung dan Modi Targetkan Perdangan Indo-Korea Capai 50 Miliar Dolar AS

Related Stories

Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa

Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa: Tekanan Semakin Kuat terhadap Rusia

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Junta Mali Tantang Barat

Junta Mali Tantang Barat, Vonis Penjara 20 Tahun untuk Mata-Mata Prancis

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Perubahan Mendadak Trump terhadap Pasukan AS di Eropa Mengancam Kesiapan dan Kepercayaan NATO

Perubahan Mendadak Trump terhadap Pasukan AS di Eropa Mengancam Kesiapan dan Kepercayaan NATO

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Hanura Padangsidimpuan Solid Konsolidasi, Siapkan Kemenangan 2029
  • Pantai Sundak Bangkit: Kodim dan Pemkab Gunungkidul Luncurkan Gerakan Indonesia Asri di Hari Lingkungan Sedunia
  • Dugaan Penipuan Rp555 Juta di Balik Sewa Alat Berat: Cek Bodong Menggerus Kepercayaan Bisnis di Labuan Bajo
  • Kekerasan di Balik Tembok Pesantren: Polres Lombok Tengah Usut Kasus Pembakaran dan Pelecehan Santri
  • Kemajuan Ukraina di Medan Perang dan Diplomasi Eropa: Tekanan Semakin Kuat terhadap Rusia
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.