Skip to content
30/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas

Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Yogyakarta – Di tengah derasnya arus modernisasi yang kerap menggerus nilai-nilai luhur bangsa, Ketua Umum Dewan Pembina Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), Khofifah Indar Parawansa, mengajak seluruh kader perempuan Muslimat NU untuk terus merawat tradisi kegotongroyongan sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

Khofifah menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU di Yogyakarta, Minggu (29 Maret 2026). Harlah nasional tahun ini mengusung tiga pilar utama: merawat tradisi, menguatkan kemandirian, dan meneduhkan peradaban.

“Harapan kita adalah tradisi kesantunan, tradisi kegotongroyongan, serta tradisi saling membangun persaudaraan itu terus kita rawat,” ujar Khofifah seusai acara.

Menurutnya, merawat tradisi tersebut tak lepas dari akar ajaran Nahdlatul Ulama, yaitu Ahlus Sunnah wal Jamaah. Tradisi ini, lanjut Khofifah, memiliki tiga nilai inti yang sangat relevan dengan tantangan zaman: moderasi, toleransi, dan keadilan.

“Pola-pola seperti ini mengingatkan kita bahwa ada tradisi kebaikan yang harus kita kuatkan dan kita rawat bersama,” tambah mantan Menteri Sosial yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur tersebut.

Pilar kedua yang diusung dalam Harlah kali ini adalah penguatan kemandirian. Khofifah menegaskan bahwa Muslimat NU sebagai organisasi kemasyarakatan perempuan Islam telah menunjukkan ketangguhan luar biasa dalam membangun kemandirian.

“Dengan anggota sekitar 36 juta jiwa, Alhamdulillah kita survive dan terus eksis. Peningkatan layanan pendidikan melalui PAUD dan TK, layanan kesehatan, layanan ekonomi, hingga dakwah menjadi bukti nyata kemandirian tersebut,” jelasnya.

Menurut Khofifah, keberhasilan Muslimat NU dalam menjalankan berbagai program pelayanan masyarakat ini menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai dinamika sosial keagamaan di masa depan.

Baca juga : Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026

Pilar ketiga yang menjadi sorotan adalah “meneduhkan peradaban”. Khofifah mengungkapkan bahwa isu ini telah digaungkan sejak dua tahun terakhir sebagai respons terhadap berbagai bentuk kekerasan dan ketegangan sosial yang masih kerap terjadi.

Diskusi tentang peradaban yang teduh, menurutnya, mencakup berbagai tingkatan mulai dari rumah tangga, komunitas, hingga skala lokal, regional, nasional, dan global.

“Termasuk bagaimana kekerasan terhadap perempuan, terhadap anak, dan terhadap masyarakat secara umum. Kita ingin membangun proses penetrasi bersama agar seluruhnya menjadi teduh, sejuk, dan damai,” tegas Khofifah.

Ia menekankan bahwa upaya meneduhkan peradaban bukan sekadar wacana, melainkan gerakan nyata yang harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga, kemudian merembet ke komunitas yang lebih luas.

Dengan semangat tiga pilar tersebut, Harlah ke-80 Muslimat NU diharapkan tidak hanya menjadi momentum peringatan, tetapi juga menjadi titik tolak bagi seluruh kader untuk semakin aktif merawat nilai-nilai luhur NU sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan peradaban Indonesia yang berkeadilan dan penuh kedamaian.

Acara Harlah ini diikuti ribuan kader Muslimat NU dari berbagai daerah, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menjaga dan meneruskan warisan tradisi kebaikan yang telah menjadi ciri khas organisasi perempuan Islam terbesar di Indonesia ini.

Pewarta : Lee Anno

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
Next: Lapas Kendal Panen Raya Ikan Nila: Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian dan Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

Related Stories

Sinergi Pemerintah dan Fatayat NU Jateng Perkuat Perlindungan Pesantren dari Kekerasan

Sinergi Pemerintah dan Fatayat NU Jateng Perkuat Perlindungan Pesantren dari Kekerasan

Jurnalis RI News Portal Posted on 25 menit ago 0
Pendidikan Gratis SMP di Papua Tengah

Pendidikan Gratis SMP di Papua Tengah: Investasi Masa Depan untuk 26.511 Generasi Muda

Jurnalis RI News Portal Posted on 39 menit ago 0
Lonjakan Reformasi Birokrasi Sumbar

Lonjakan Reformasi Birokrasi Sumbar: Indeks 89,32 Raih Predikat A- di Tahun 2025

Jurnalis RI News Portal Posted on 45 menit ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Indonesia Siap Menyongsong Era Pasca-2030: Bappenas Tekankan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
  • Bareskrim Polri Bekukan Aktivitas PT WIN di Torobulu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas Utama
  • Sinergi Pemerintah dan Fatayat NU Jateng Perkuat Perlindungan Pesantren dari Kekerasan
  • Bone Menjadi Sentra Hilirisasi Ayam Terintegrasi Pertama di Luar Jawa
  • Pendidikan Gratis SMP di Papua Tengah: Investasi Masa Depan untuk 26.511 Generasi Muda
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.