Skip to content
30/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026

Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 2 minutes read
Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bogota, Kolombia, 12 April 2026 – Saat ratusan ribu warga Peru bersiap memberikan suara mereka hari ini untuk memilih presiden dan anggota Kongres baru, satu ancaman eksistensial bagi masa depan Amazon justru hampir tak tersentuh dalam kampanye: pertambangan emas ilegal.

Aktivitas ini bukan sekadar masalah lingkungan biasa. Ia telah berkembang menjadi ekonomi bayangan terbesar di negara tersebut, mendorong deforestasi masif, pencemaran merkuri yang parah, serta ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat dan hak masyarakat Adat. Namun, mayoritas kandidat dan partai politik tampak enggan menjadikannya prioritas utama.

Menurut data proyeksi Institut Ekonomi Peru, pertambangan ilegal menghasilkan lebih dari 11,5 miliar dolar AS sepanjang 2025, dengan ekspor emas mencapai lebih dari 100 ton — nilai yang setara bahkan melampaui sektor pertambangan formal dan perdagangan narkotika. Harga emas global yang melonjak hingga kisaran 4.500–5.000 dolar per ons semakin memicu ekspansi aktivitas ini ke wilayah Amazon yang lebih dalam, termasuk wilayah-wilayah masyarakat Adat yang sebelumnya relatif terisolasi.

Pengacara lingkungan terkemuka César Ipenza menegaskan, “Partai-partai politik belum memahami sepenuhnya bahwa pertambangan ilegal telah menjadi aktivitas kriminal utama yang menggerakkan uang terbesar di Peru. Ada ketidaktahuan, atau dalam beberapa kasus, keterlibatan langsung dalam ekonomi ini.”

Analisis dari Observatorium Pertambangan Ilegal Peru menunjukkan fakta yang mengkhawatirkan: dari 36 partai politik terdaftar, hanya 12 yang menyajikan proposal spesifik. Sekitar 64 persen platform partai sama sekali tidak membahas isu ini secara bermakna, sementara hanya sekitar 5 persen yang menyebutkannya dengan jelas dan eksplisit.

Deforestasi terlihat akibat penambangan emas ilegal di provinsi Madre de Dios, Amazon Peru, pada 17 Januari 2018.

Kandidat teknokrat seperti Jorge Nieto dan Alfonso López Chau mengusulkan langkah-langkah seperti sistem pelacakan emas (traceability), peningkatan intelijen keuangan, serta perlindungan bagi pembela lingkungan. Namun, usulan tersebut masih bersifat fragmentaris dan belum membentuk strategi komprehensif.

Baca juga : Beijing Tawarkan “Jembatan Perdamaian” ke Taiwan: Penerbangan Langsung dan Impor Produk Akuakultur Kembali Dibuka Pasca Kunjungan Ketua KMT

Sementara itu, kandidat-kandidat dari kubu konservatif dan populis berpengaruh — seperti Keiko Fujimori, Rafael López Aliaga, dan César Acuña — cenderung lebih menekankan isu keamanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan ekstraktif, tanpa secara langsung menyentuh kaitan pertambangan ilegal dengan korupsi dan penguasaan wilayah di Amazon. Beberapa kandidat lain bahkan sama sekali tidak memasukkan isu ini dalam program mereka.

Magaly Ávila, direktur tata kelola lingkungan di Proética, menilai situasi ini sebagai kegagalan struktural. “Ekonomi ilegal, termasuk pertambangan liar, tidak menjadi prioritas dalam rencana pemerintahan. Hal ini mencerminkan lemahnya komitmen politik untuk menghadapi ancaman yang sudah mendalam ini,” ujarnya.

Pewarta : Setiawa Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Beijing Tawarkan “Jembatan Perdamaian” ke Taiwan: Penerbangan Langsung dan Impor Produk Akuakultur Kembali Dibuka Pasca Kunjungan Ketua KMT
Next: Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas

Related Stories

Lonjakan Dramatis Kekerasan Seksual dalam Konflik

Lonjakan Dramatis Kekerasan Seksual dalam Konflik: PBB Catat Lebih dari Dua Kali Lipat Kasus pada 2025

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Putin Tingkatkan Eskalasi di Kyiv

Putin Tingkatkan Eskalasi di Kyiv: Strategi Bertahan di Tengah Kebuntuan dan Kelelahan Perang

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Trump Tunda Keputusan Perpanjangan Gencatan Senjata Iran di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Trump Tunda Keputusan Perpanjangan Gencatan Senjata Iran di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Jurnalis RI News Portal Posted on 13 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Indonesia Siap Menyongsong Era Pasca-2030: Bappenas Tekankan Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
  • Bareskrim Polri Bekukan Aktivitas PT WIN di Torobulu, Keselamatan Warga Jadi Prioritas Utama
  • Sinergi Pemerintah dan Fatayat NU Jateng Perkuat Perlindungan Pesantren dari Kekerasan
  • Bone Menjadi Sentra Hilirisasi Ayam Terintegrasi Pertama di Luar Jawa
  • Pendidikan Gratis SMP di Papua Tengah: Investasi Masa Depan untuk 26.511 Generasi Muda
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.