RI News. Pemalang – Ribuan warga Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, kembali merasakan dukungan langsung dari pemerintah pusat melalui penyaluran bantuan pangan non-tunai. Bantuan ini berupa beras dan minyak goreng, yang disalurkan sebagai bagian dari program Kementerian Sosial untuk meringankan beban ekonomi masyarakat pasca-Hari Raya Idulfitri.
Komisah (60), warga RT 005/005 Dusun Kepungan, termasuk salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Saat dikonfirmasi pada Selasa (7/4/2026), ia mengungkapkan bahwa keuangan keluarganya sempat menipis setelah Lebaran.
“Alhamdulillah, usai Lebaran pada saat keuangan sudah menipis, saya menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng,” ujar Komisah dengan nada syukur.
Ia menambahkan bahwa kualitas bantuan tersebut cukup memuaskan. “Berasnya bagus dan minyak goreng warnanya jernih, tidak keruh, cocok untuk memasak sehari-hari,” tuturnya sambil tersenyum sumringah.

Penyaluran bantuan ini menjadi yang pertama kali dilakukan sejak Lebaran di wilayah tersebut. Lurah Bojongbata, Mirza Agus Faizal, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa program ini menjangkau seluruh kelurahan dengan jumlah penerima yang signifikan.
“Penerima bantuan hari ini untuk warga Kelurahan Bojongbata ada 2.902 KK. Masing-masing keluarga penerima manfaat mendapatkan 20 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng,” jelas Mirza.
Dengan total tersebut, penyaluran melibatkan ribuan kantong minyak goreng yang dibagikan kepada seluruh KPM di wilayah kelurahan. Bantuan ini bersumber dari program Kementerian Sosial dan merupakan bentuk stimulus pangan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah pemulihan ekonomi pasca-libur Lebaran.
Meski berlangsung di tengah cuaca panas yang cukup menyengat, proses penyaluran secara keseluruhan berjalan lancar. Beberapa kendala kecil sempat muncul, seperti perbedaan data Kartu Keluarga (KK) antara penerima dan pengambil bantuan, namun petugas di lapangan berhasil mengatasinya dengan koordinasi yang baik.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjangkau masyarakat di tingkat dusun dan rukun warga (RW) yang tersebar di Kelurahan Bojongbata. Bantuan pangan non-tunai seperti ini diharapkan dapat terus mendukung pemenuhan kebutuhan pokok keluarga prasejahtera, terutama di masa-masa transisi setelah perayaan besar keagamaan.
Penyaluran serupa juga telah berlangsung di berbagai daerah lain di Indonesia sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban rumah tangga.
Pewarta: Ragil Surono

