Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ancaman Trump terhadap Infrastruktur Sipil Iran: Batas Waktu Ultimatum yang Mengancam Eskalasi Perang Regional

Ancaman Trump terhadap Infrastruktur Sipil Iran: Batas Waktu Ultimatum yang Mengancam Eskalasi Perang Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Ancaman Trump terhadap Infrastruktur Sipil Iran- Batas Waktu Ultimatum yang Mengancam Eskalasi Perang Regional
Silahkan bagikan ke media anda ...

Diplomasi melalui mediator masih berjalan meski Teheran tolak gencatan senjata sementara dan Israel tingkatkan tekanan militer.

RI News. Iran – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mempertegas ancamannya terhadap Iran dengan menargetkan seluruh pembangkit listrik dan jembatan di negara tersebut. Ancaman ini disampaikan Senin (6 April 2026) saat batas waktu ultimatum semakin mendekat, menyusul penolakan Teheran atas usulan gencatan senjata selama 45 hari.

Dalam pernyataannya, Trump menyatakan bahwa “seluruh negara itu bisa dihancurkan dalam satu malam, dan malam itu mungkin besok malam.” Ia menegaskan bahwa batas waktu Selasa pukul 20.00 waktu Timur Amerika Serikat merupakan batas akhir, setelah sebelumnya memberikan beberapa perpanjangan waktu kepada Iran.

Amerika Serikat menuntut Iran segera membuka kembali Selat Hormuz bagi seluruh lalu lintas kapal. Selat yang menjadi jalur pengiriman sekitar seperlima minyak dunia ini telah ditutup Iran sejak pecahnya konflik pada akhir Februari lalu. Ancaman serangan terhadap infrastruktur sipil seperti pembangkit listrik dan jembatan memicu kekhawatiran luas dari kalangan ahli hukum internasional, yang menyebutnya berpotensi melanggar hukum perang.

“Setiap serangan terhadap infrastruktur sipil merupakan pelanggaran hukum internasional yang sangat jelas,” tegas juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa Stephane Dujarric.

Sementara itu, Israel memperberat tekanan dengan melancarkan serangan terhadap pabrik petrokimia utama di ladang gas alam South Pars – ladang gas terbesar di dunia yang juga dimanfaatkan Qatar. Serangan tersebut disebut Israel sebagai upaya memutus sumber pendapatan utama Iran. Selain itu, Israel juga melaporkan telah menewaskan dua perwira senior Garda Revolusi Iran, termasuk kepala intelijen pasukan paramiliter tersebut.

Teheran menolak proposal gencatan senjata sementara dan menyampaikan rencana damai 10 poin melalui Pakistan sebagai mediator utama. “Kami hanya menerima penghentian perang dengan jaminan bahwa kami tidak akan diserang lagi,” ujar Mojtaba Ferdousi Pour, kepala misi diplomatik Iran di Kairo. Iran menyatakan tidak lagi mempercayai administrasi Trump setelah serangan udara Amerika Serikat sebelumnya selama putaran pembicaraan.

Baca juga : Demokrasi Guyub di Bambankerep: Mudji Laksono Terpilih Pimpin LPMK 2026-2030

Meski demikian, upaya diplomasi belum sepenuhnya runtuh. Seorang pejabat regional yang terlibat dalam perundingan mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan kedua belah pihak masih berlangsung. Pejabat Mesir, Pakistan, dan Turki telah menyampaikan proposal gencatan senjata dan pembukaan Selat Hormuz kepada pihak Iran dan Amerika Serikat. Sementara itu, pejabat Iran dan Oman sedang menyusun mekanisme pengelolaan selat tersebut.

Trump sendiri mengakui bahwa negosiasi masih terus dilakukan, meskipun retorikanya kali ini jauh lebih tegas dibandingkan ultimatum sebelumnya. Ia bahkan menyatakan tidak khawatir dengan tuduhan kejahatan perang dan berpendapat bahwa rakyat Iran “bersedia menderita demi kebebasan”. Namun hingga kini, belum terlihat tanda-tanda pemberontakan massal di Iran, di mana warga sipil terus berlindung dari serangan udara.

Dampak kemanusiaan konflik ini semakin terasa. Lebih dari 1.900 orang dilaporkan tewas di Iran sejak perang dimulai, meski pemerintah Iran jarang memperbarui data korban. Di Lebanon, lebih dari 1.400 korban jiwa dan lebih dari satu juta warga mengungsi akibat operasi militer Israel terhadap kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Puluhan korban juga tercatat di wilayah Teluk Arab, Tepi Barat, dan Israel, termasuk 13 anggota militer Amerika Serikat.

Serangan Israel terhadap tiga bandara di Teheran dan pembunuhan pejabat tinggi Iran menunjukkan bahwa front militer terus aktif meski jalur diplomasi masih terbuka. Warga Teheran melaporkan suara ledakan dan drone yang hampir terus-menerus, serta kekhawatiran akan pemadaman listrik, gas, dan air bersih.

Konflik ini tidak hanya mengancam stabilitas Timur Tengah, tetapi juga perekonomian global akibat gangguan pasokan energi melalui Selat Hormuz. Para pengamat menilai bahwa serangan terhadap infrastruktur sipil berisiko memicu eskalasi yang lebih luas dan sulit dikendalikan, terutama jika melibatkan lebih banyak aktor regional.

Upaya mediator internasional kini menjadi harapan terakhir untuk mencegah “malam yang menghancurkan” yang dijanjikan Trump. Namun dengan posisi kedua belah pihak yang semakin mengeras, prospek perdamaian permanen masih jauh dari harapan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Demokrasi Guyub di Bambankerep: Mudji Laksono Terpilih Pimpin LPMK 2026-2030
Next: Pemilu Hongaria 2026: Ujian Terberat Bagi Viktor Orbán dan Masa Depan Kesatuan Eropa

Related Stories

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv

Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv: Malam Paling Mengerikan dalam Empat Tahun Perang

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Rubio di New Delhi

Rubio di New Delhi: Upaya Perbaikan Hubungan AS-India di Tengah Arus Ketegangan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 12 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Polisi dan Kesehatan: Polda Jateng Luncurkan Program Peduli Berantas TB Paru, Libatkan Ribuan Bhabinkamtibmas sebagai Tracer
  • Polresta Padang Gelorakan Generasi Emas 2045 Melalui Pembinaan Intensif Pelajar
  • ADAPI Dorong Alih Status Massal Dosen PPPK Jadi PNS, Komisi X DPR RI Berikan Respons Positif
  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.