RI News. Melawi – Polres Melawi melaksanakan pemeriksaan administrasi awal dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun 2026, Senin (6/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Tribrata Polres Melawi ini mengusung prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) sebagai landasan utama proses seleksi.
Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr. Opsla, melalui Kabag SDM Polres Melawi AKP Widaya selaku Ketua Tim Seleksi Pabanrim, menyatakan bahwa sebanyak 58 orang mengikuti tahapan pemeriksaan administrasi awal tersebut. Dari jumlah tersebut, 52 orang mendaftar melalui jalur Bintara dan 6 orang melalui jalur Tamtama.
“Dari total 58 pendaftar, sebanyak 52 orang mendaftar pada jalur Bintara dan 6 orang pada jalur Tamtama,” ungkap AKP Widaya.
AKP Widaya menjelaskan bahwa pemeriksaan administrasi awal merupakan tahap krusial untuk memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen peserta sebelum mereka melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya. Proses ini dirancang agar hanya calon anggota Polri yang benar-benar memenuhi syarat administratif yang dapat melaju ke tahap selanjutnya.

Untuk menjaga objektivitas dan integritas proses, Polres Melawi melibatkan tim pemeriksa eksternal dari berbagai instansi pemerintah daerah. Tim tersebut meliputi perwakilan Kementerian Agama, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Selain pengawasan eksternal, proses ini juga diawasi ketat oleh pengawas internal Polri melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Seksi Pengawasan (Siwas). Pengawasan dari pihak eksternal media turut memperkuat transparansi kegiatan.
Dengan melibatkan berbagai unsur pengawas lintas institusi, Polres Melawi berharap seluruh rangkaian penerimaan anggota Polri dapat berlangsung bersih, transparan, akuntabel, serta terhindar dari segala bentuk kecurangan. Pendekatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Polres Melawi dalam merekrut calon anggota Polri yang profesional, berkualitas, dan memiliki integritas tinggi.
Baca juga : Hak Angket DPRK Subulussalam Menggantung di Tengah Kabut Ketidakpastian
“Melalui prinsip Betah, kami ingin menghasilkan anggota Polri yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berakhlak mulia dan siap mengabdi kepada masyarakat,” tegas pernyataan resmi Polres Melawi.
Pemeriksaan administrasi awal ini menjadi langkah awal penting dalam upaya Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tubuh kepolisian, khususnya di wilayah Kabupaten Melawi.
Pewarta: Lisa Susanti

