Skip to content
20/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Di Balik Jubah Sipil: Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Militer Tetap Berkuasa di Tengah Perang Saudara

Di Balik Jubah Sipil: Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar, Militer Tetap Berkuasa di Tengah Perang Saudara

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Min Aung Hlaing Resmi Jadi Presiden Myanmar
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bangkok – Parlemen Myanmar pada Jumat (3 April 2026) secara resmi memilih Senior Jenderal Min Aung Hlaing sebagai Presiden baru negara tersebut. Keputusan ini menandai transisi formal dari pemerintahan junta militer murni menuju struktur “sipil” yang dikendalikan militer, lima tahun setelah kudeta yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi.

Min Aung Hlaing meraih 429 suara dari total 584 suara yang sah dalam pemungutan suara di gedung parlemen yang baru direnovasi di Naypyidaw. Dua calon lainnya, mantan jenderal Nyo Saw dan politisi etnis Karen Nan Ni Ni Aye dari partai pro-militer, terpilih sebagai Wakil Presiden. Ketiganya dijadwalkan dilantik minggu depan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi militer untuk melegitimasi kekuasaannya melalui jalur parlementer. Meski disebut sebagai “kembalinya pemerintahan terpilih”, proses tersebut berlangsung di bawah bayang-bayang pemilu yang diorganisir militer dan dinilai tidak bebas serta tidak adil oleh oposisi dan pengamat independen. Partai-partai oposisi utama, termasuk Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Suu Kyi, dilarang berpartisipasi atau menolak ikut serta karena menganggap aturan mainnya tidak adil.

Analis politik melihat pemilihan ini sebagai upaya militer untuk memperkuat posisi internal sekaligus meredakan tekanan diplomatik dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara. Hubungan dengan beberapa anggota ASEAN sempat membeku pasca-kudeta 2021. Sementara itu, China dan Rusia terus memberikan dukungan politik dan ekonomi kepada pemerintahan militer, berbeda dengan sanksi yang diterapkan negara-negara Barat.

Sebelum pemungutan suara, Min Aung Hlaing secara resmi melepaskan jabatan Panglima Tertinggi Militer — posisi yang dilarang dirangkap oleh presiden menurut konstitusi buatan militer. Jabatan tersebut kini dipegang oleh ajudan dekatnya, Jenderal Ye Win Oo. Perpindahan ini memungkinkan Min Aung Hlaing beralih ke peran “sipil” tanpa kehilangan kendali atas institusi militer.

Namun, transisi ini terjadi di tengah perang saudara yang semakin membara. Sejak kudeta Februari 2021, konflik bersenjata telah menewaskan hampir 8.000 aktivis dan warga sipil, serta menjebloskan lebih dari 22.000 orang ke penjara politik. Militer semakin mengandalkan serangan udara untuk menghadapi perlawanan gabungan antara kelompok pro-demokrasi dan etnis minoritas yang menuntut otonomi lebih besar.

Baca juga : Pergantian Tongkat Komando di Korem 072/Pamungkas: Perspektif Akademik dari Alumni UGM Hadapi Tantangan Keamanan Yogyakarta

Nay Phone Latt, juru bicara Pemerintahan Persatuan Nasional (National Unity Government) yang dianggap oposisi sebagai pemerintahan sah, menegaskan bahwa rakyat Myanmar menolak legitimasi baru ini. “Revolusi akan terus berlanjut dengan momentum yang lebih besar,” ujarnya.

Dari perspektif hukum internasional, posisi Min Aung Hlaing sebagai presiden tidak serta-merta melindunginya dari pertanggungjawaban. Amnesty International menekankan bahwa gelar sipil tidak menghapus tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang selama ini dialamatkan kepadanya, termasuk penindasan brutal terhadap etnis Rohingya. Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah memulai penyelidikan, sementara kasus genosida Rohingya masih bergulir di Mahkamah Internasional (ICJ).

Pemilihan Min Aung Hlaing yang berusia 69 tahun ini menutup babak lima tahun kekuasaan militer langsung sejak ia menggulingkan pemerintahan yang sah pada 2021. Bagi banyak pengamat, ini bukan akhir dari krisis Myanmar, melainkan babak baru di mana militer berusaha mengonsolidasikan kekuasaan di balik fasad demokrasi prosedural, sementara negara tetap terpecah oleh kekerasan dan ketidakstabilan struktural.

Berita ini menunjukkan betapa rumitnya proses demokratisasi di Myanmar: di satu sisi ada keinginan untuk tampil “normal” di mata internasional, di sisi lain realitas perang saudara dan penindasan terus berlanjut.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pergantian Tongkat Komando di Korem 072/Pamungkas: Perspektif Akademik dari Alumni UGM Hadapi Tantangan Keamanan Yogyakarta
Next: Pergeseran Taktik Serangan Udara Rusia: Dari Malam ke Siang, Meningkatkan Ancaman bagi Warga Sipil Ukraina

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.